Receh dan Kencleng Warga Ciamis Berbuah Jadi Infak Miliaran yang Terkumpul di Baznas
23/04/2025 | Penulis: tribunpriangan.com
Receh dan Kencleng Warga Ciamis Berbuah Jadi Infak Miliaran yang Terkumpul di Baznas
BAZNAS CIAMIS,- Di balik celengan sederhana atau dalam bahasa Sunda dinamai 'kencleng' yang menjadi tempat disimpannya uang receh pecahan seratus hingga seribu rupiah, tersimpan semangat gotong royong dan solidaritas luar biasa.
Hal itu menjadi inovasi dari BAZNAS dan gerakan sosial yang dilakukan di Kabupaten Ciamis.
Hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2025, program ini berhasil mengumpulkan dana infak masyarakat yang dihimpun dalam kencleng mencapai kurang lebih Rp7 Miliar yang berasal dari uang receh.
Gerakan ini bermula dari ide sederhana BAZNAS Kabupaten Ciamis, bagaimana menjangkau lebih banyak masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam infak dan sedekah, meski dengan nominal kecil.
Setiap rumah menyimpan kencleng, yang secara rutin diisi oleh anggota keluarga, mulai dari kembalian belanja, sisa uang jajan, hingga recehan dari hasil berdagang.
Lalu, setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, ketua RT akan berkeliling kampung, mengambil kencleng dari warga, menghitung isinya, dan menyerahkannya ke kepala dusun untuk disetor ke BAZNAS.
Program ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, namun ini tentang partisipasi kolektif, pendidikan sedekah sejak dini di rumah, dan penguatan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari dan hasilnya nyata.
Adapun untuk dana infak yang terkumpul itu akan disalurkan untuk lima program utama:
1. Ciamis Peduli untuk membangun rumah layak huni bagi warga kurang mampu
2. Ciamis Cerdas berupa beasiswa pendidikan bagi anak yang kurang mampu
3. Ciamis Sehat untuk layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan
4. Ciamis Sejahtera berupa modal usaha bagi para pelaku UMKM
5. Ciamis Agamis sebagai insentif guru ngaji
Di antara puluhan desa yang mengikuti program ini, Desa Werasari, Kecamatan Sadananya menjadi salah satu desa yang mengakui adanya peningkatan jumlah infak yang signifikan dari bulan-bulan sebelum adanya program kencleng tersebut.
Mekanisme pengumpulan pun disusun rapi dengan melibatkan ketua RT dan RW hingga kepala dusun.
Setiap lapisan masyarakat terlibat, dari anak-anak sampai lansia, semua merasa menjadi bagian dari perubahan.
Gerakan kencleng di Ciamis bukan hanya tentang nominal tapi mengajarkan makna keikhlasan, membangun budaya peduli, dan menciptakan sistem distribusi keadilan sosial yang adil dan merata.
Program ini membuktikan satu hal penting bahwa masyarakat tidak kekurangan kepedulian, mereka hanya butuh sarana yang tepat untuk menyalurkan kebaikan.
Dan kencleng, celengan kecil itu, telah menjadi jembatan dari saku ke surga, dari rumah ke perubahan, dari receh ke solusi besar.
Berita Lainnya
BAZNAS Kabupaten Ciamis Dinobatkan sebagai Fundraising Zakat Terbaik oleh IFI
BAZNAS Ciamis Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp. 37.500/Jiwa
Kunjungi Baznas Ciamis, Bappenas Soroti Keberhasilan Indeks Zakat Nasional
Baznas Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026
Ramadan 2026, BAZNAS RI Perkuat Kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”
Baznas Ciamis Raih Indonesia Fundraising Award 2025

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
