Sejarah Idul adha Keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam Ketaatan dan Keikhlasan
04/06/2026 | Penulis: Humas Baznas
Sejarah Idul Adha
BAZNAS CIAMIS,- Iduladha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang sarat akan nilai keimanan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Perayaan yang diperingati setiap 10 Zulhijah ini tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang kisah agung Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Sejarah Iduladha bermula ketika Nabi Ibrahim AS menerima perintah melalui mimpi untuk mengorbankan putra yang sangat dicintainya, Nabi Ismail AS. Perintah tersebut menjadi ujian besar bagi seorang ayah sekaligus nabi. Namun dengan penuh keyakinan dan ketakwaan, Nabi Ibrahim AS tetap berusaha menjalankan perintah Allah SWT tanpa keraguan.
Di sisi lain, Nabi Ismail AS menunjukkan keteladanan luar biasa sebagai seorang anak yang taat kepada Allah dan hormat kepada orang tua. Dengan penuh keikhlasan, ia menerima keputusan tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta. Ketika Nabi Ibrahim AS hendak melaksanakan perintah itu, Allah SWT kemudian menggantikan Nabi Ismail AS dengan seekor hewan sembelihan sebagai bentuk kasih sayang dan balasan atas keimanan keduanya.
Peristiwa inilah yang kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Islam. Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan, ketaatan, serta kesediaan berkorban demi menjalankan perintah Allah SWT.
Lebih dari sekadar ritual tahunan, Iduladha juga mengandung pesan sosial yang kuat. Daging kurban dibagikan kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan bersama. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial menjadi bagian penting dalam perayaan Iduladha.
Di tengah kehidupan modern yang penuh tantangan, semangat Iduladha mengajarkan bahwa keimanan tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui pengorbanan, kepedulian, dan ketulusan dalam berbagi kepada sesama.
Semoga momentum Iduladha semakin memperkuat ketakwaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat berbagi demi terciptanya masyarakat yang lebih peduli dan berkeadilan. Aamiin.
Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:
BSI 7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)
BSI 1515111449 (Rek. Zakat)
a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis
Atau melalui link:
https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat
Konfirmasi: 0823-1764-7075
Artikel Lainnya
Sunnah-Sunnah di Hari Iduladha yang Perlu Diketahui Umat Muslim
Kurban Bukan Beban, Melainkan Bentuk Ketaatan
Meningkatkan Kesadaran Sosial dengan Memaksimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah
Filantropi Islam di Tatar Galuh: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Kesejahteraan Mustahik
Makna Berbagi Jika Di Lihat Dari Perspektif Islam Dan Sosial
Keutamaan Orang Yang Berkurban
Memaknai Ibadah Kurban Antara Kewajiban dan Kepedulian
Kurban Wujud Cinta dan Ketakwaan kepada Allah SWT
5 Keistimewaan Bulan Dzulqa’dah
Di Balik Daging Kurban, Ada Nilai Kepedulian dan Persaudaraan
Sedekah Yang Dilakukan Hari Ini, Akan Memberi Kebaikan untuk Nanti
Dari Umat untuk Umat: Menilik Strategi BAZNAS Ciamis dalam Mengangkat Martabat Mustahik
Indahnya Sedekah Subuh
Sedekah Tidak Harus Menunggu Kaya!
Dari Desa, Zakat Bergerak: Strategi BAZNAS Ciamis Meningkatkan Penghimpunan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.
Lihat Daftar Rekening →