Memberi Tapi Tidak Rugi: Rahasia Infak dan Sedekah di Masa Rasulullah SAW
29/01/2026 | Penulis: Muhammad Rizal Fadillah
Rahasia Infak dan Sedekah di Masa Rasulullah SAW
Infak dan sedekah merupakan amalan penting dalam ajaran Islam yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Kedua konsep ini tidak hanya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga berfungsi sebagai sarana membangun kepedulian, solidaritas, dan keseimbangan sosial di tengah masyarakat. Pada masa Rasulullah Muhammad SAW, praktik infak dan sedekah menjadi bagian integral dari kehidupan umat Islam dan memberikan teladan yang sangat kuat hingga saat ini.
Teladan Rasulullah dalam Infak dan Sedekah
Rasulullah Muhammad SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan dan penuh kepedulian terhadap sesama. Dalam kehidupan sehari-hari, beliau senantiasa mendorong umat Islam untuk gemar berbagi, terutama kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Rasulullah SAW menanamkan keyakinan bahwa harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan membawa kerugian, melainkan justru mendatangkan keberkahan.
Ini ditegaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW. yaitu:
Artinya: “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta”. (HR. Muslim No 2588).
Ajaran ini menunjukkan bahwa infak dan sedekah bukan hanya ibadah individual, tetapi juga bentuk investasi spiritual yang berdampak positif bagi kehidupan pribadi dan sosial.
Keteladanan Para Sahabat
Selain Rasulullah SAW, para sahabat juga menunjukkan contoh nyata dalam mengamalkan infak dan sedekah. Abu Bakar Ash-Shiddiq dikenal sebagai sahabat yang rela menyerahkan seluruh hartanya demi kepentingan dakwah Islam. Sementara itu, Utsman bin Affan masyhur dengan kedermawanannya, salah satunya dengan menyumbangkan hartanya untuk penyediaan sumber air bagi masyarakat Madinah.
Abdurrahman bin Auf, seorang sahabat yang dikenal sebagai pengusaha sukses, juga memberikan teladan dengan menginfakkan sebagian besar kekayaannya secara ikhlas. Kepedulian para sahabat ini mencerminkan pemahaman mendalam bahwa harta merupakan amanah yang harus dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama.
Sedekah dalam Berbagai Bentuk
Pada masa Rasulullah SAW, sedekah tidak dipahami secara sempit sebagai pemberian materi semata. Rasulullah mengajarkan bahwa sedekah dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kebaikan, termasuk perilaku sederhana seperti membantu sesama, berkata baik, atau bahkan tersenyum. Ajaran ini menegaskan bahwa setiap tindakan positif yang membawa manfaat bagi orang lain memiliki nilai sedekah di sisi Allah SWT.
Dengan demikian, sedekah bersifat inklusif dan dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa memandang kondisi ekonomi atau status sosial.
Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis :
BSI 7119191011 (Rek. Sedekah/Infaq)
BSI 1515111449 (Rek. Zakat)
a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis
Atau melalui link:
https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat
Konfirmasi: 082317647075
Artikel Lainnya
Sudah Tepatkah Zakat Anda? Inilah 8 Golongan yang Berhak Menerimanya
Urgensi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf dalam Pemberdayaan Umat
Membersihkan Harta, Menyucikan Jiwa: Panduan Niat dan Doa Zakat
Mengapa Cara Ciamis Menggerakan Zakat Layak Direplikasi?
Mengenal Macam-Macam Zakat Mal: Jenis dan Ketentuannya
Rahasia Harta Bertambah Lewat Sedekah

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
