Berita Terbaru
Kabupaten Ciamis Didorong Kemenag Jabar Jadi Kabupaten Zakat Pertama di Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk bantuan rehab 100 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Ciamis. Rumah yang mendapatkan bantuan tahun ini adalah mereka yang telah melakukan pengajuan tahun 2023. Bantuan itu bersifat reguler yang dijalankan tiap tahun. Sedangkan untuk rumah rusak akibat bencana alam seperti gempa dan pergerakan tanah, BAZNAS telah menugaskan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing desa untuk menanganinya.
Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. KH Lili Miftah, M.BA sewaktu memberikan sambutan pada acara Pelantikan Unit Pengumpul Zakat Kantor Urusan Agama (UPZ-KUA) dan Penyerahan Program Ciamis Peduli Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bersumber dari dana infaq Ramadhan 1445 Hijriah se-Kabupaten Ciamis, di ruang auditorium KH. Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (13/6).
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.MPd, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis, Drs. KH Wasdi Idjudin, M.Si, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Menurut KH. Lili Miftah, setiap rumah tidak layak huni akan menerima bantuan sebesar Rp 10 juta. Rumah yang rusak ringan, sedang, dan berat bisa dari UPZ selama dana siap. Sebab, BAZNAS Kabupaten dananya mencari zakat infak dan sedekah. “BAZNAS lebih mengandalkan UPZ sebagai pihak yang lebih dekat dengan masyarakat dalam pengumpulan zakat. Sebab ketika UPZ bisa membantu, tahu persis kondisinya. Karena sebelum dibantu lihat dulu, apakah bantuan butuhnya besar, ringan, atau biasa,”.
Selain pelantikan, kata KH. Lili Miftah, Baznas juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. “Pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” .
Menurut ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, dalam upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran pihaknya terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i. “Salah satunya adalah melalui program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H. Penyerahan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu yang telah kita serahkan secara simbolis, dan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta,”.
Potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun. Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis mencapai Rp1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp21,1 miliar pada tahun 2023. “Diperlukan upaya-upaya edukasi dan pendekatan strategi berbasis inovasi agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis dapat memahami dan menyadari serta terlayani dengan maksimal dalam hal perzakatan, “.
Sementara Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS. “Kita sangat gembira atas prestasi yang ditorehkan oleh Baznas Ciamis. UPZ yang terlengkap dan terkomplit di Jawa Barat hanya dimiliki oleh Baznas Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i. Bahkan dirinya mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis. “Kemenag berharap Ciamis bisa menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia yang berkolaborasi dengan BWI. Manfaatkan kearifan lokal hingga bisa mengembangkan UMKM dan oleh-oleh Ciamis,” tukasnya.
Sementara itu Pj. Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna yang pada kesempatan tersebut diwakili Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis, Drs. KH Wasdi Idjudin yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ciamis atas kinerjanya yang luar biasa dalam upaya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui penyaluran zakat dan berbagai bantuan sosial. “Capaian positif BAZNAS dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial di daerah. Dukungan nyata yang diberikan oleh BAZNAS dalam penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi faktor penting dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, “ ujar KH. Wasdi Idjudin.
Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis juga menyampaikan pesan penting kepada BAZNAS untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat. “Saya ingat persis ketika BAZNAS Ciamis di lantik pada April 2021, saat itu Bupati Herdiat berpesan agar dapat memberikan kepercayaan pada masyarakat dan agar betul-betul bekerja secara profesional dan bermartabat serta pelihara, tingkatkan terus amanah serta kepercayaan yang diberikan masyarakat,” ujar KH. Wasdi.
Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis mengungkapkan Pemerintah Daerah sangat merasa terbantu dengan hadirnya BAZNAS, salah satunya dengan berbagai bantuan sosial yang telah diberikan baik berupa bantuan rutilahu, bantuan sembako maupun bantuan bagi anak yatim. “Saya berharap kedepan bantuan yang diberikan tidak semuanya berupa bantuan konsumtif dapat juga berupa bantuan stimulan atau bantuan produktif agar terwujud kesejahteraan di masyarakat. Dengan jumlah penduduk 1,4 juta tentu BAZNAS ini memiliki potensi yang luar biasa jika dioptimalkan akan sebanding dengan APBD Ciamis,” pungkasnya.
BERITA14/06/2024 | Japos.co
Kata Baznas Kabupaten Ciamis Potensi ZIS Bisa Mencapai Lebih dari Rp 1 Triliun
BAZNAS CIAMIS,- Potensi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat NAsional (BAZNAS) KAbupaten Ciamis bisa lebih RP 1 triliun.
Hal tersebut berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun.
Itu disampaikan langsung Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H Lili Miftah saat pelantikan 26 unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, kemarin Kamis 13 Juni 2024.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis mengatakan, potensi zakat di Kabupaten Ciamis sebesar Rp 1 triliun lebih. Akan tetapi tahun 2023 baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 21,1 miliar.
"Artinya potensi ZIS dari perbandingan dan realisasi pengumpulan terdapat jaraknya yang cukup besar," katanya kepada wartawan.
Untuk itu, di sini perlu upaya-upaya pendekatan sosialisasi dan strategi berbasis inovasi agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis.
"Arahnya agar masyarakat dapat memahami dan menyadari serta terlayani dengan maksimal dalam hal ZIS," terangnya.
Oleh karenanya, BAZNAS Kabupaten Ciamis terus bersinergi dengan instansi pemerintah Kabupaten Ciamis atau instansi vertikal lainnya. Seperti kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Ciamis dengan melantik 26 UPZ KUA.
"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL),".
Selanjutnya, pemanfaatan ZIS dapat dijadikan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah.
Hal ini dalam upaya program penyaluran ZIS dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i.
"Salah satunya adalah melalui program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H,".
Sebagai bukti nyata peran ZIS untuk kemaslahatan umat. Itu dengan Baznas Kabupaten Ciamis menyerahkan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit dan ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit.
"Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu dan penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta,".
Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa'i, supaya potensi ZIS dapat tergali dengan baik, ia pun mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia. Tentunya harus bersinergi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI).
"Misalnya dapat berkolaborasi untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis,".
BERITA14/06/2024 | radartasik.com
Baznas Ciamis Lantik 26 Unit Pengumpul Zakat KUA dan Serahkan 100 Unit Bantuan Rutilahu
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024).
Selain pelantikan, Baznas Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
“UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” ujar Lili Miftah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menambahkan bahwa dalam upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran, Baznas Kabupaten Ciamis terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i.
“Salah satunya adalah melalui program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H,” ucapnya.
Penyerahan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit.
“Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu yang telah kita serahkan secara simbolis, dan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta.
Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis sebesar Rp 1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 21,1 miliar pada tahun 2023.
Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS.
“Kita sangat gembira atas prestasi yang ditorehkan oleh Baznas Ciamis. UPZ yang terlengkap dan terkomplit di Jawa Barat hanya dimiliki oleh Baznas Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
BERITA13/06/2024 | asajabar.com
Tingkatkan Literasi ZIS Ketua Baznas Ciamis Lantik UPZ KUA
BAZNAS CIAMIS,- Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) resmi dilantik oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (13/6/2024).
Ketua Baznas menjelaskan bahwa pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
“UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” ujar ketua BAZNAS.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, pada saat menjadi narasumber setelah acara pelantikan dengan materi peran KUA dalam penguatan literasi dan pengumpulan ZIS-DSKL.
“Program UPZ KUA , tidak hanya akan berdampak pada distribusi zakat, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi umat, edukasi, dan peningkatan literasi zakat,” ungkapnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Asisten Daerah I, H. Wasdi, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, pengurus UPZ Kecamatan, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/06/2024 | jabar.kemenag.go.id
Pelantikan 26 Unit Pengumpul Zakat KUA oleh Baznas Ciamis: Dorong Literasi dan Penyaluran Dana Infak Ramadhan
BAZNAS CIAMIS,- Sebanyak 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) dilantik oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024).
Bukan hanya pelantikan, acara tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyerahkan bantuan bagi program rumah tidak layak huni (Rutilahu), yang dibiayai melalui dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa tujuan dari pelantikan tersebut adalah untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait zakat, infak, sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
Sebanyak 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) dilantik oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024).
Selain itu, Baznas Kabupaten Ciamis terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program-program yang berlandaskan prinsip-prinsip syar’i.
Salah satu program yang disebutkan oleh Lili Miftah adalah program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H.
“Bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, dengan tambahan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. Totalnya, 100 unit bantuan program rutilahu diserahkan secara simbolis, dengan setiap penerima manfaat menerima bantuan sebesar Rp 10 juta,” ungkapnya.
Di sisi lain, potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah, berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat, mencapai Rp 30,84 triliun. Namun, potensi zakat di Kabupaten Ciamis baru terealisasi sebesar Rp 21,1 miliar pada tahun 2023.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, turut mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS.
Di samping itu, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
BERITA13/06/2024 | Pewarta.id
BAZNAS Ciamis Lantik 26 UPZ Kantor KUA
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024).
Selain pelantikan, Baznas Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
BERITA13/06/2024 | faktaindonesianews.com
Baznas Ciamis Melantik UPZ KUA, Pertama di Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten, H. Lili Miftah, melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten Ciamis, menjadikannya yang pertama di Indonesia.
Selain pelantikan, Baznas juga memberikan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dibiayai oleh dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah.
Kemudian, ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis H. Lili Miftah mengatakan, pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
“UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh, sesuai panduan pengembangan unit pengumpul zakat di KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” ujar ketua Baznas Kabupaten Ciamis.
Ketua Baznas Ciamis juga menekankan pentingnya transparansi dalam program penyaluran zakat, dengan terobosan syiar yang didasarkan pada prinsip-prinsip syariah.
Salah satu contohnya adalah program Ciamis Peduli yang mendukung pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H.
Total bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit.
Di sisi lain, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i.
Kemudian, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/06/2024 | berandaperistiwa.com
Kemenag Jabar Dorong Ciamis Jadi Kabupaten Zakat Pertama di Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa'i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
Menurut Mohamad Rifa'i "Kemenag berharap Ciamis bisa menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia yang berkolaborasi dengan BWI. Manfaatkan kearifan lokal hingga bisa mengembangkan UMKM dan oleh-oleh Ciamis,".
Hal itu diungkapkannya saat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024).
Selain pelantikan, Baznas juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah.
Sementara Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
"UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI," ujar Lili Miftah.
Menurutnya, dalam upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran pihaknya terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i.
Penyerahan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit.
"Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu yang telah kita serahkan secara simbolis, dan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta,”.
Dijelaskan oleh ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun.
Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis mencapai Rp1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp21,1 miliar pada tahun 2023.
Diperlukan upaya-upaya edukasi dan pendekatan strategi berbasis inovasi agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis dapat memahami dan menyadari serta terlayani dengan maksimal dalam hal perzakatan.
BERITA13/06/2024 | ciamiszone.id
BAZNAS Kabupaten Ciamis mendampingi Quality Control dari tim Divisi pengadaan BAZNAS RI Kurban Berkah Baznas 1445 H
BAZNAS Kabupaten Ciamis sebagai mitra salur program KURBAN BERKAH BAZNAS 1445 H, mendampingi Quality Control dari tim Divisi Pengadaan Baznas untuk kebutuhan Kuban Berkah BAZNAS 1445 H pada hari Rabu, 12 Juni 2024.
QC ini dilakukan untuk mengecek kondisi hewan kurban sesuai dengan ketentuan. Pengecekan dilakukan di kelompok ternak ZCD Mandiri Utama Kecamatan Kawali Kab. Ciamis.
Sebanyak 100 doka (domba kambing) telah lulus QC untuk disalurkan pada saat kurban.
Kegiatan QC juga untuk memastikan sesuai dengan standar yang ditentukan yaitu sehat, tidak cacat, cukup umur, dan bobot nya sesuai dengan standar.
Dengan begitu BAZNAS berharap hewan yang akan di kurbankan adalah hewan pilihan dan tidak asal-asalan untuk di kurbankan, sehingga penerima akan merasa tenang.
BERITA12/06/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Ciamis
MANTAP! Siswa Madrasah Raih Juara 1 Bandung Karate Club pada Kejurma se-Jawa Barat
BAZNAS CIAMIS,- Siswi Madrasah Kabupaten Ciamis Alesha Radya Elinor. S meraih juara satu kata perorangan Bandung Karate Club di ajang Kejuaraan Madrasah (Kejurda) piala Kakanwil Kemenag Jawa Barat 2024, yang dilaksanakan di Banjar Convention Hall dari tanggal 7-9 Juni 2024.
Kejuaraan Madrasah dengan tema mencetak karateka Sehat Berprestasi, Madrasah Jawara, dan Jabar Juara diikuti oleh 433 peserta yang berasal dari seluruh Dojo Madrasah mulai dari MI, MTs sampai MA se Provinsi Jawa Barat.
BERITA11/06/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Ciamis
Kunjungan Industri SMK Cipta Karya Sumedang ke BAZNAS Ciamis Sebagai Bentuk Syiar BAZNAS Kepada Generasi Penerus
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Ciamis sedang menjadi sorotan, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga menarik perhatian dari Kabupaten/Kota di luar Provinsi Jawa Barat. Baru-baru ini BAZNAS Kabupaten Ciamis menerima kunjungan industri dari SMK Cipta Karya Sumedang program Perbankan Syariah, pada hari Selasa 28 Mei 2024.
Tidak hanya menerima kunjungan dari lembaga zakat lainnya, BAZNAS Kabupaten Ciamis juga menerima kunjungan industri dari siwa-siswi program Perbankan Syariah SMK Cipta Karya Sumedang. Hal ini merupakan bentuk syiar BAZNAS kepada generasi penerus bangsa, agar dapat lebih mengenal lembaga filantropi Islam.
Hal tersebut dikemukakan Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah , M. BA. melalui Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis, Kikin Muttaqin, M.Pd. "Kunjungan inni merupakan bagian dari upaya bersilaturahmi dan bertukar pikiran tentang konsep pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lembaga sekolah. Salah satu fokus utama kunjungan adalah program infak dari murid dan dewan guru yang dikelola oleh sekolah, yang dianggap memiliki potensi yang signifikan".
BERITA07/06/2024 | Japos.co
Kunjungan Keahlian SMK Cipta Karya Sumedang ke BAZNAS Kabupaten Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Ciamis menerima kunjungan industri dari SMK Cipta Karya Sumedang program Perbankan Syariah pada hari Selasa, 28 Mei 2024.
Tidak hanya menerima kunjungan dari lembaga zakat lainnya, BAZNAS Kabupaten Ciamis juga menerima kunjungan industri dari siwa-siswi program Program Perbankan Syariah SMK Cipta Karya Sumedang.
Hal ini merupakan bentuk syiar BAZNAS kepada generasi penerus bangsa, agar dapat lebih mengenal lembaga filantropi Islam.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Ciamis
100 Rumah Bakal Dapat Bantuan
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk bantuan rehab 100 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Ciamis. Program itu menurut rencana bakal direalisasikan pada 13 Juni 2024.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, KH Lili Miftah mengatakan setiap rumah tidak layak huni akan menerima bantuan sebesar Rp 10 juta. "Setiap tahunnya (BAZNAS Kabupaten Ciamis) untuk rutilahu bisa Rp 1 miliar," pada Selasa (21/5/2024).
Ia menjelaskan rumah yang mendapatkan bantuan tahun ini adalah mereka yang telah melakukan pengajuan tahun 2023. Bantuan itu bersifat reguler yang dijalankan tiap tahun. Sedangkan untuk rumah rusak akibat bencana alam seperti gempa dan pergerakan tanah, BAZNAS telah menugaskan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing desa untuk menanganinya.
"Rumah yang rusak ringan, sedang, dan berat bisa dari UPZ selama dana siap. Sebab, BAZNAS Kabupaten dananya mencari zakat infak dan sedekah,".
Oleh karenanya, tambahannya, dalam menangani dampak bencana alam, BAZNAS lebih mengandalkan UPZ sebagai pihak yang lebih dekat dengan masyarakat dalam pengumpulan zakat.
"Sebab ketika UPZ bisa membantu, tau persis kondisinya. Karena sebelum dibantu lihat dulu, apakah bantuan butuhnya besar, ringan, atau biasa,".
BERITA22/05/2024 | Radar Tasikmalaya
Baznas se – Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan studi tiru ke Baznas Kabupaten Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- Lima daerah Kabupaten dan Kota se – Daerah Istimewa Yogyakarta mengunjungi Baznas Kabupaten Ciamis Senin (28/4/2023) untuk melakukan studi tiru mengenai konsep dan setrategi yang dilakukan Baznas Ciamis dalam pengelolaan Zakat, Infak dan shodakoh hal ini disampaikan Sekertaris Baznas Ciamis Kikin Muttaqin S. Pd,. M. Pd pada harianlenteraindonesia Kamis, (02/5/2023).
Tujuan studi tiru dari Daerah Istimewa Yogyakarta ke Ciamis yang “pertama mereka ingin tau bagaimana mekanisme pengumpulan zakat, infak dan shodakoh melalui UPZ Desa” Alhamdulilah di Ciamis sudah berjalan, dikuatkan dengan adanya (Perbub) Ciamis Nomor 9 tahun 2023 tentang pengelolaan Zakat.
Yang kedua Baznas Yogyakarta ingin tau tolak ukur Kampung Zakat di Ciamis karena Kampung Zakat di Ciamis mereka anggap unik karena ada satu indikator yang memang di wilayah Kabupaten Kota lain tidak ada ketentuan bila Desa sudah bisa mencapai ketentuan infak di atas sepuluh juta setia bulannya maka Desa tersebut bisa ditetapkan sebagai Kampung Zakat namun intinya Kampung Zakat itu program Kemenag dan Baznas Ciamis akan memberikan rekomendasi untuk UPZ Desa itu bisa ditentukan menjadi Kampung Zakat, di Ciamis baru ada dua Desa yaitu Desa Panyingkiran dan Desa Maparah yang ditetapkan sebagai Kampung Zakat.
Lebih lanjut Kikin menjelaskan ada beberapa poin yang disempurnakan terkait pengelolaan Zakat di Kabupaten Ciamis berdasarkan Perbub Ciamis yang baru salah satunya ada perubahan terkait mekanisme pengumpulan Zakat melalui UPZ yang ada ditiap SKPD diharapkan dengan Perbub baru tersebut realisasi Zakat ASN bisa mencapai maksimal ucapnya.
BERITA02/05/2024 | lenteraindonesia.co.id
BAZNAS Ciamis Jadi Inspirasi Penghimpunan Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS CIAMIS,- Keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis memiliki kinerja baik dalam pengelolaan dan meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS).
Keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis memiliki kinerja baik dalam pengelolaan dan meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS).
Sebab baru-baru ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis menerima kunjungan study tour tiru dari rombongan 5 BAZNAS kota dan kabupaten dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin 29 April 2024.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H Lili Miftah, menyambut baik lima BAZNAS Kota/Kabupaten dari Provinsi DIY yang mau silaturahim dan bertukar pikiran tentang konsep pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Karena BAZNAS Kabupaten Ciamis ini, memiliki beberapa program untuk pengelolaan ZIS dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun masyarakat Kabupaten Ciamis. Seperti halnya program infak desa yang dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
"Sebab infak desa ini yang bisa menjadi salah satu fokus pengumpulan ZIS sampai tingkat bawah. Sehingga memiliki potensi yang signifikan untuk pengumpulan ZIS," katanya kepada wartawan, Rabu 1 Mei 2024.
Lili menerangkan, potensi infak desa melalui UPZ di Kabupaten Ciamis sangat prospek untuk pengumpulan ZIS. Dari 258 desa yang sudah aktif mengumpulkan ZIS 260 desa.
"Buktinya Baznas berhasil mengumpulkan infak desa sebesar Rp 13 miliar pada 2023. Lalu dana yang terkumpul di UPZ pun sudah disalurkan kembali untuk kepentingan dan kemaslahatan umat di desa-desa tersebut,".
Tentunya keberhasilan Baznas Kabupaten Ciamis dalam mengelola program seperti infak desa tidak mudah, seperti mengembalikan telapak tangan. Sebab butuh menyamakan persepsi dalam membangun infak desa.
"Prinsipnya yang terpenting meyakinkan masyarakat bahwa Baznas hadir untuk kemaslahatan umat,".
Ketua Baznas Provinsi DIY, Puji Astuti mengungkapkan ketertarikannya terhadap konsep dan strategi yang diterapkan oleh Baznas Kabupaten Ciamis. Sebab mampu saling sinergi pemerintah daerahnya.
"Setelah tadi berdiskusi kunci keberhasilan Baznas Kabupaten Ciamis dalam menghimpun ZIS memiliki konsep dan strategi kuat. Sebab, setiap kegiatan pengumpulan ZIS ada peraturan daerah, seperti yang telah dilakukan di Ciamis dengan Peraturan Bupatinya,".
BERITA01/05/2024 | radartasik.com
Baznas Ciamis Terima Kunjungan Studi Tiru dari 5 Daerah
BAZNAS CIAMIS,- Baznas Kabupaten Ciamis baru-baru ini menerima kunjungan studi tiru dari rombongan Baznas dari lima Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (29/4/2024).
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Baznas Provinsi DIY dan disambut oleh para pimpinan Baznas Kabupaten Ciamis.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menyampaikan bahwa tujuan kunjungan Baznas se-Provinsi DIY adalah untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran tentang konsep pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (UPZ).
Program infak desa yang dikelola oleh UPZ menjadi salah satu fokus perhatian, karena dianggap memiliki potensi yang signifikan.
Lili menjelaskan bahwa potensi infak desa melalui UPZ di Kabupaten Ciamis sangat besar, dengan 260 desa yang telah aktif mengumpulkan infak.
“Pada tahun 2023, Baznas berhasil mengumpulkan infak desa sebesar Rp 13 miliar, yang kemudian disalurkan kembali untuk kepentingan dan kemaslahatan umat di desa-desa tersebut.
Meskipun mengakui bahwa menyamakan persepsi dan membangun infak desa bukanlah hal yang mudah, Lili menekankan pentingnya meyakinkan masyarakat bahwa Baznas hadir untuk kemaslahatan umat.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi DIY, Puji Astuti, mengungkapkan ketertarikannya terhadap konsep dan strategi yang diterapkan oleh Baznas Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, setelah studi tiru ini, terdapat konsep dan strategi yang perlu diperkuat, termasuk dukungan peraturan daerah dan peraturan Bupati/Walikota, seperti yang telah dilakukan di Ciamis dengan Peraturan Bupati.
BERITA30/04/2024 | asajabar.com
Langkah Cepat Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Ciamis dalam Penanganan Bencana
BAZNAS CIAMIS,- Dalam respons cepat terhadap gempa bumi yang mengguncang wilayah Ciamis pada 27 April 2024, Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Ciamis telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Komandan BTB, Yudhi Riadi, SH, menegaskan komitmen Baznas dalam memberikan dukungan penuh kepada korban bencana alam.
“Kami tidak hanya hadir, tapi juga peduli. Kami bekerja sama erat dengan BPBD dan relawan lainnya untuk memastikan bahwa bantuan yang efektif dan efisien sampai kepada yang membutuhkan,” ujar Yudi, Senin (29/4/2024).
Gempa bumi berkekuatan 6,5 skala Richter telah merusakkan rumah-rumah warga, dengan Baznas melakukan penilaian cepat atas kerusakan.
“Kami telah mengidentifikasi 25 rumah rusak di Kecamatan Cihaurbeuti, 4 di Ciamis, 3 di Cisaga, dan 29 di Banjarsari,” lapor Yudi.
BTB telah bergerak cepat dalam memberikan bantuan evakuasi dan mendistribusikan dana stimulan untuk perbaikan dan pembangunan kembali.
“Alhamdulillah, kami telah dapat menyalurkan dana bantuan yang bervariatif antara Rp 1.000.000 hingga Rp 2.500.000 di dua kecamatan, yaitu Ciamis dan Cisaga,” tambah Yudi.
Dengan langkah-langkah ini, BTB dan Baznas berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa dan mempercepat proses pemulihan.
BERITA29/04/2024 | asajabar.com
Bupati Ciamis Menyerahkan Bantuan Kendaraan Operasional Kepada UPZ Kecamatan se-Kabupaten Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Ciamis ikut serta dalam rangka terawih keliling Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Bupati Ciamis dan unsur FORKOPIMDA lainnya di eks-kwadanan.
Dalam kesempatan ini, BAZNAS Ciamis menyalurkan bantuan sembako ramadhan yang berasal dari infaq masyarakat di setiap kecamatan dan menyerahkan bantuan kendaraan operasional kepada para UPZ Kecamatan se-Kabupaten Ciamis dari Pemerintah Kabupaten Ciamis bekerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Ciamis.
BERITA04/04/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Ciamis
Monitoring Panen Perdana Melon Inthanon KWT Bahrul Ulum di Desa Sukanagara
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Ciamis melakukan monitoring panen perdana budidaya melon inthanon KWT Bahrul Ulum di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Ciamis pada hari Minggu, 24 Maret 2024.
Usaha ini merupakan salah satu program binaan pemberdayaan ekonomi mustahik BAZNAS Kabupaten Ciamis.
Panen perdana ini menghasilkan kurang lebih 9 kwintal melon inthanon untuk selanjutnya di jual kepada pihak yang sudah memiliki MOU sebelumnya dan dipasarkan secara online juga.
BERITA26/03/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Ciamis
Ratusan Sembako Dari Baznas Ciamis Disalurkan Bupati Saat Tarling
Bupati Ciamis Herdiyat Sunarya bersama jajaran kembali menggelar tarling (tarawih keliling) yang ke empat bertempat di Mesjid Besar Miftahussolihin, Kecamatan Panumbangan, Senin (25/3/2024).
Tarling kali ini tidak jauh berbeda dengan tarling tarling sebelumnya, Herdiyat beserta jajaran tidak hentinya memberikan bantuan bagi masyarakat.
Hal tersebut sebagaimana kita ketahui merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat Tatar Galuh Ciamis.
Pemda Ciamis pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan ratusan bantuan sembako melalui BAZNAS untuk didistribusikan kesemua desa di eks kewadanaan Panumbangan.
Selanjutnya bantuan yang diberikan bantuan lima unit sepeda motor dari Pemerintah Daerah bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Kecamatan seeks. kewadanaan Panumbangan, yakni UPZ Kecamatan Cihaurbeuti, Panumbangan, Panjalu, Sukamantri, dan Kecamatan Sindangkasih.
Tak hanya itu, Herdiyat juga menyalurkan bantuan dalam bentuk beasiswa untuk santri, serta JKM (Jaminan Kecelakaan Mandiri) JHT (Jaminan Hari Tua) bagi ahli waris perangkat Desa yang meninggal dunia.
Sebagaiamana yang disampaikan Bupati Herdiyat bahwa Pemda Ciamis terus berupaya memaksimalkan kesejahteraan masyarakat ditengah harga pokok yang terus meningkat.
"Tentu kondisi saat ini paska kemarau panjang, harga harga sembako melambung tinggi termasuk beras yang harganya kini mencapai 17.500/ kg," katanya.
"Tentu ini sangat berat bagi kita semua, disamping sembilan bahan pokok yang harganya terus menaik, seperti daging, minyak,telur, sayuran dan lainnya," imbuhnya.
Lebih lanjut Herdiyat menjelaskan, Pemda terus berupaya meningkatkan penstabilan harga sembako, salah satunya dengan adanya pasar murah walaupun tidak merata diseluruh kecamatan.
"Mudah-mudahan semua ini dapat memberikan keringanan bagi masyarakat, disamping itu Pemda Ciamis akan terus berupaya mencari solusi yang lain," Ujarnya.
Masih dalam kesempatan yang sama ia menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat eks kewadanaan Panumbanga.
"Mudah-mudahan di Ramadhan 1445 Hijriyah ini dapat menjadikan momentum meningkatkan keimanan kepada Allah, dan kita semua selalu diberikan keberkahan, " tandasnya.
BERITA26/03/2024 | inijabar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.
Lihat Daftar Rekening →