WhatsApp Icon
Sinergi ZISWAF, BAZNAS Ciamis Kukuhkan 80 Duta Zakat & Wakaf

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menorehkan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) di Tatar Galuh. Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, BAZNAS Ciamis menginisiasi kegiatan Pengukuhan dan Pembinaan Duta Zakat, Duta Wakaf, serta Nadzir, Rabu (30/09/2026).

Acara penting ini mendapat sambutan yang sangat baik serta dukungan penuh dari Kemenag dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis, yang menandai kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan kesejahteraan umat di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran tamu kehormatan, di antaranya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Ciamis yang hadir mewakili Bupati Ciamis, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ciamis, serta perwakilan dari sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) mitra, yaitu LAZ Nusa Charity, LAZ Hidayah Berbagi Indonesia, dan LAZ Rumah Zakat.

Pengukuhan 80 Duta Zakat dan Wakaf Lintas Kecamatan

Prosesi pengukuhan 80 orang Duta Zakat dan Duta Wakaf dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis. Ada hal istimewa dalam komposisi para duta yang dikukuhkan; seluruh Duta Zakat tersebut merupakan para Penyuluh Agama Islam pilihan yang tersebar secara merata di 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Kehadiran para Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan ini diharapkan mampu mempercepat arus edukasi dan literasi keagamaan, khususnya terkait kesadaran berzakat langsung hingga ke tingkat akar rumput di setiap kecamatan.

Penguatan 4 Pilar Tugas dan Fungsi Duta Zakat

Dalam sesi pembinaan, Ketua dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis memberikan penguatan materi yang komprehensif kepada seluruh peserta yang hadir. Materi utama berfokus pada 4 Pilar Tugas dan Fungsi Duta Zakat yang menjadi landasan operasional gerakan zakat di lapangan:

  1. Sosialisasi: Meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat serta memperluas kesadaran para muzakki untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi.

  2. Penggalangan: Mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) serta mendorong penyaluran yang tepat sasaran melalui jalur resmi.

  3. Inovasi: Membawa kreativitas dan pembaruan dalam program-program pemberdayaan, sekaligus bertindak sebagai brand ambassador ZISWAF yang aktif dan inspiratif.

  4. Aksi Sosial: Terjun langsung mendampingi para mustahik serta menyebarkan nilai-nilai kepedulian umat di wilayah kerja masing-masing.

Kolaborasi untuk Kesejahteraan Umat

Melalui inisiatif ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus merangkul berbagai pihak—mulai dari Pemda, Kemenag, BPN, hingga sesama lembaga pengelola zakat (LAZ). Kolaborasi pentahelix ini diyakini mampu menciptakan tata kelola zakat dan wakaf yang lebih transparan, akuntabel, modern, dan berdampak luas bagi pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ciamis.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis, serta komitmen bersama untuk menyukseskan program-program keumatan di Tatar Galuh Ciamis ke depannya.

30/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas
BAZNAS dan IPARI Kabupaten Ciamis Sinergi Optimalkan Kesadaran Berzakat

BAZNAS CIAMIS,- Ketua dan Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Ciamis menghadiri undangan sekaligus bertindak sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) III Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Peran Duta Zakat dalam Optimalisasi Kesadaran Berzakat Tahun 2026 ini diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis pada Senin, 14 September 2026.

Selain agenda internal organisasi, Rakerda ini juga dirangkaikan secara khusus dengan agenda Sosialisasi Peran Duta Zakat dalam Optimalisasi Kesadaran Berzakat Tahun 2026, yang dihadiri oleh puluhan penyuluh agama Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Strategi Kolaboratif Mengangkat Kesadaran Zakat

Dalam sambutannya di hadapan para peserta Rakerda, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, M.BA menekankan bahwa penyuluh agama Islam memiliki posisi yang sangat strategis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat grassroot (akar rumput). Oleh karena itu, para penyuluh tidak hanya berfungsi sebagai pembimbing ibadah ritual, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam membangun literasi zakat umat.

"Penyuluh agama Islam adalah corong kebaikan di tengah masyarakat. Melalui sinergi yang kuat antara BAZNAS dan IPARI, kita optimis pesan-pesan zakat, infak, dan sedekah dapat tersampaikan secara masif dan menyentuh kesadaran kolektif masyarakat Ciamis," ujarnya.

Lebih lanjut, ditekankan pula bahwa tantangan pengelolaan zakat ke depan membutuhkan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif. Dengan adanya program Sosialisasi Peran Duta Zakat 2026, diharapkan lahir kader-kader penggerak zakat dari kalangan penyuluh yang mampu mengedukasi masyarakat secara Aman Syari, Aman Regulasi dan Aman NKRI.

 

Mengusung Harokah Da’wah untuk Menumbuhkan Gairah ZIS

Dalam sesi pemaparan materinya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. Wasdi M,Si membawakan topik khusus yang mendalam dan inspiratif, yakni "Sinergi Penyuluh Agama yang Berdampak melalui Harokah Da’wah dalam Menumbuhkan Gairah Zakat, Infaq dan Shadaqah".

Wakil Ketua I BAZNAS Ciamis menekankan bahwa penyuluh agama Islam memegang peranan sentral sebagai motor penggerak moral dan spiritual masyarakat. Melalui harokah da’wah (gerakan dakwah) yang terstruktur dan masif, para penyuluh diharapkan mampu menumbuhkan kembali gairah serta kesadaran kolektif umat Islam untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi.

"Penyuluh agama tidak hanya menyampaikan risalah ibadah mahdlah semata, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial ekonomi umat. Melalui harokah da’wah yang berdampak, gairah berzakat di masyarakat dapat ditumbuhkan secara organik, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen penyeimbang ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ciamis," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam pemaparannya.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Peran Duta Zakat Menuju 2026 yang Lebih Inklusif

Program Sosialisasi Peran Duta Zakat yang digaungkan dalam acara ini merupakan salah satu instrumen penting BAZNAS Kabupaten Ciamis guna menghadapi proyeksi peningkatan kesejahteraan umat di tahun 2026. Duta zakat diproyeksikan tidak hanya sekadar mengumpulkan dana, melainkan turut mengawal tata kelola zakat agar tepat sasaran, baik untuk program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Ciamis.

Para peserta Rakerda III IPARI Kabupaten Ciamis menyambut antusias materi yang disampaikan. Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif serta tanya jawab seputar problematika penghimpunan zakat di lapangan, regulasi pengelolaan, serta kiat-kiat praktis dalam mengedukasi wajib zakat (muzaki) agar menunaikan kewajibannya melalui lembaga resmi negara.

Meneguhkan Sinergitas Kelembagaan

Acara yang berlangsung secara khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama antara BAZNAS Kabupaten Ciamis dan IPARI Kabupaten Ciamis untuk terus merajut kerja sama yang berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari Rapat Kerja Daerah III ini dapat menghasilkan rumusan program kerja nyata yang bermuara pada peningkatan kesadaran berzakat masyarakat, serta memperkokoh peran lembaga keagamaan dalam mewujudkan kemaslahatan umat di Kabupaten Ciamis.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat 

Konfirmasi: 0823-1764-7075

14/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Perkuat Tata Kelola, BAZNAS Kota Bogor Kunjungi BAZNAS Ciamis

BAZNAS CIAMIS,- Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan umat, BAZNAS Kabupaten Ciamis dengan hangat menyambut kunjungan kerja dan studi tiru dari BAZNAS Kota Bogor. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Ciamis pada Rabu, 10 September 2026.

Kegiatan studi tiru ini berfokus pada upaya bersama untuk mengeksplorasi dan berbagi praktik terbaik (best practices) dalam berbagai aspek pengelolaan zakat. Pertemuan strategis antartetangga wilayah Jawa Barat ini dilandasi oleh semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat melalui pengelolaan zakat yang modern dan adaptif. Dalam agenda studi tiru kali ini mencakup empat pilar penting: peningkatan efektivitas pengumpulan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah), optimalisasi ketepatan sasaran pendistribusian, pemutakhiran sistem pengelolaan data yang terintegrasi, serta penguatan tata kelola kelembagaan secara menyeluruh.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. Lili Miftah, MBA menyambut hangat kehadiran rombongan BAZNAS Kota Bogor. Disampaikan bahwa tantangan pengelolaan zakat di era digital menuntut setiap lembaga amil zakat untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta saling belajar dari praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai daerah.

"Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi formal, melainkan ruang tukar gagasan yang sangat produktif. Kami percaya bahwa kemajuan lembaga zakat tidak dicapai melalui kompetisi, melainkan lewat sinergi dan kolaborasi yang kuat demi memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya dalam sesi diskusi.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Rangkaian acara diisi dengan paparan komprehensif mengenai strategi penghimpunan dan pengelolaan ZIS Desa di Kabupaten Ciamis yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis. Diskusi interaktif berlangsung dinamis, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai solusi atas tantangan riil di lapangan, mulai dari pendekatan kepada muzaki milenial hingga digitalisasi pelaporan keuangan.

Sementara itu, pihak BAZNAS Kota Bogor mengapresiasi keterbukaan dan sambutan hangat yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis. Pengalaman dan strategi yang dibagikan selama sesi studi tiru dinilai sangat inspiratif dan akan menjadi referensi berharga dalam merumuskan kebijakan serta program kerja strategis di Kota Bogor ke depannya.

Menjelang akhir acara, kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata khas daerah serta sesi foto bersama sebagai simbol kehangatan silaturahmi dan kokohnya jejaring kemitraan antarlembaga amil zakat. Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis dan BAZNAS Kota Bogor berharap dapat terus melangkah bersama, menghadirkan kemaslahatan yang lebih besar, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pengelola zakat di Indonesia.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat 

Konfirmasi: 0823-1764-7075

11/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Kampung Zakat ke-15 Hadir di Pawindan, Bupati Ciamis Ingatkan Pentingnya Gotong Royong Umat

BAZNAS CIAMIS,- Upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Ciamis kembali mencatatkan langkah progresif. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis secara resmi meluncurkan Kampung Zakat ke-15 yang dipusatkan di Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Peresmian ini dihadiri dan diresmikan secara langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya. Kehadiran program Kampung Zakat di Desa Pawindan disambut dengan antusiasme tinggi oleh berbagai elemen masyarakat yang hadir di lokasi acara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, pejabat struktural beserta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, aparat pemerintah desa setempat, para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ), tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya yang berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan umat.

Sebagai bagian dari rangkaian peresmian, BAZNAS Kabupaten Ciamis bersama UPZ Desa Pawindan turut menyalurkan bantuan kepada lima orang penerima manfaat. Bantuan ini disalurkan melalui berbagai pilar program strategis, yakni Pawindan Sehat, Pawindan Cerdas, Pawindan Agamis, Pawindan Sejahtera, dan Pawindan Peduli.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Apresiasi Bupati: Zakat, Infak dan Sedekah sebagai Kekuatan Alternatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Kemenag Ciamis. Menurutnya, kehadiran BAZNAS sangat membantu Pemerintah Daerah di tengah keterbatasan dan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin mampu menyelesaikan seluruh persoalan sosial di tengah masyarakat hanya dengan mengandalkan anggaran daerah semata. Terlebih, Kabupaten Ciamis memiliki kekuatan kultural yang luar biasa, yaitu budaya gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.

"Partisipasi masyarakat melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS) menjadi salah satu kekuatan terbesar yang harus terus dikembangkan," ujar Bupati Herdiat.

Selain itu, Bupati menitipkan pesan khusus agar perhatian serius diberikan kepada anak-anak yatim piatu serta percepatan penanganan stunting di wilayah setempat. Beliau berpesan agar keberadaan Kampung Zakat ini tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, melainkan memastikan dana yang dihimpun benar-benar dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program nyata yang berkelanjutan.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Pengelolaan Berbasis Prinsip Aman Syari dan Aman Regulasi

Sementara itu, pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. Lili Miftah, MBA, menegaskan bahwa pihaknya selalu memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai aturan. Sebagai lembaga nonstruktural yang beroperasi berdasarkan ketentuan perundang-undangan, penghimpunan dan pendayagunaan dana umat di BAZNAS tidak dilakukan secara sembarangan.

BAZNAS Ciamis berkomitmen mengelola dana umat dengan prinsip aman syari dan aman regulasi, yang senantiasa berpijak pada ketentuan syariat Islam serta regulasi pemerintah yang berlaku.

"Dukungan penuh dari pemerintah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem zakat yang kuat di Kabupaten Ciamis. Dengan adanya Kampung Zakat di tingkat desa, pengelolaan zakat dapat semakin mendekat dengan masyarakat guna memastikan manfaatnya dirasakan secara langsung oleh warga di lingkungan sekitar," pungkasnya.

Melalui peresmian Kampung Zakat ke-15 ini, kolaborasi lintas sektoral antara BAZNAS, Kemenag, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis diharapkan mampu menjadi role model berkelanjutan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mengentaskan kemiskinan secara tepat sasaran hingga ke pelosok desa.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat 

Konfirmasi: 0823-1764-7075

31/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Kampung Zakat ke-14 Hadir di Bangunharja, Dorong Penguatan Ekonomi dan Pendidikan

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis secara resmi meluncurkan Kampung Zakat ke-14 yang bertempat di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga. Peluncuran ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna meretas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis perdesaan.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis, Perwakilan Kantor Kemenag Ciamis, Forkopimcam Kecamatan Cisaga, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Peresmian program strategis ini dilakukan secara resmi oleh Bupati Ciamis yang diwakili oleh Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Setda Ciamis, Wawan Ruhyat.

Dalam sambutan Bupati Ciamis yang dibacakan oleh Asda III, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi berkelanjutan antara BAZNAS, Kemenag, dan pemerintah daerah. Kehadiran Kampung Zakat di Desa Bangunharja dinilai sebagai langkah inklusif untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kemandirian masyarakat.

"Kampung Zakat bukan sekadar program pendistribusian bantuan yang bersifat karitatif, melainkan sebuah gerakan terpadu dan berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah mentransformasi mustahik menjadi muzakki melalui pendekatan komprehensif, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan sosial, hingga pembinaan keagamaan," ujar Wawan Ruhyat saat membacakan amanat Bupati.

Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Ciamis melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Bangunharja menyalurkan berbagai program bantuan secara simbolis dalam rangkaian acara launching. Bantuan yang diserahkan mencakup tiga sektor utama, yaitu modal usaha untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bantuan bencana, serta bantuan dana pendidikan bagi warga yang membutuhkan.

Tak hanya penyerahan bantuan secara berkalanjutan, peluncuran Kampung Zakat ini juga menandai dimulainya program unggulan jangka panjang dari UPZ Desa Bangunharja. Mengingat pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi masa depan desa, UPZ Desa Bangunharja secara khusus menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu namun berprestasi yang berasal dari Desa Bangunharja.

Program beasiswa perguruan tinggi ini dirancang untuk memastikan anak-anak muda lokal yang memiliki potensi akademik tinggi tidak terputus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Dengan begitu, para penerima manfaat diharapkan dapat menyelesaikan studinya dan kembali ke desa untuk menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan daerah.

Melalui integrasi program zakat di bidang ekonomi, sosial, bencana, dan pendidikan ini, BAZNAS Ciamis dan Kemenag Ciamis berharap Desa Bangunharja dapat menjadi percontohan desa mandiri. Tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel di tingkat desa diyakini akan menumbuhkan kepercayaan publik, sehingga kesadaran berzakat masyarakat semakin meningkat demi terwujudnya kemaslahatan umat secara luas.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas

Berita Terbaru

Baznas Ciamis Daftarkan Relawan BTB ke BPJS Ketenagakerjaan
Baznas Ciamis Daftarkan Relawan BTB ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS CIAMIS,- Baznas Kabupaten Ciamis menunjukkan komitmen besar dalam melindungi relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) dengan mendaftarkan mereka ke BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan perlindungan sosial kecelakaan kerja dan kematian. Langkah ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjar, Zainal Abidin, Wakil Ketua II Baznas Ciamis, KH. Iif Taufiq El-Haque dan Sekretaris Baznas Ciamis, Kikin Mutaqin serta seluruh relawan BTB dari 27 kecamatan. Ketua Baznas Ciamis, KH. Lili Miftah, mengatakan bahwa seluruh relawan BTB akan didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Ketua BAZNAS Ciamis menambahkan, langkah ini merupakan bentuk perhatian Baznas Ciamis terhadap relawan yang berada di garda depan penanggulangan bencana. Ia mengakui bahwa selama ini relawan BTB tidak mendapatkan gaji, hanya uang transportasi seadanya. Namun, Baznas Ciamis sedang mengkaji kemungkinan adanya operasional tetap untuk para relawan BTB melalui kerjasama dengan UPZ Desa. Selain itu, Baznas Ciamis berencana mendaftarkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa ke BPJS Ketenagakerjaan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjar, Zainal Abidin mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada relawan BTB. Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan sedang mengumpulkan data relawan BTB untuk didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
BERITA17/07/2024 | asajabar.com
Menyambut 10 Muharam Ratusan Obor Hiasi Langit Desa Cisaga
Menyambut 10 Muharam Ratusan Obor Hiasi Langit Desa Cisaga
BAZNAS CIAMIS,- Warga Desa Cisaga Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, merayakan 10 Muharam 1446 H dengan pawai obor di lapang bola Germala, Dusun Cimanggu. Acara pawai obor ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Muspika, ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan UPZ dan BAZNAS Kabupaten Ciamis. Camat Cisaga, H. Agus Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kebersamaan masyarakat Desa Cisaga dalam menyambut 10 Muharam 1446 H, dan berharap tradisi ini dapat dipertahankan di masa mendatang. H. Agus juga mengajak masyarakat untuk terus berbagi dan membantu sesama, terutama dalam menghadapi tahun politik yang akan datang. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian selama Pilkada Serentak serta menghindari konflik akibat perbedaan pilihan. Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Ciamis, Amas Muhammad Tamsis S.Ag, menjelaskan bahwa BAZNAS telah memberikan bantuan sekitar 16 juta untuk acara ini. Bapak Amas juga mengatakan rencana menjadikan Desa Cisaga sebagai Kampung Zakat, mengingat desa ini sudah hampir mencapai penghimpunan dana sebesar sepuluh juta rupiah perbulan.
BERITA16/07/2024 | Info Priangan
Mantap Jadi Lembaga Pengelola Zakat Profesional Baznas Ciamis Raih Lima Penghargaan Baznas Jabar Award 2024
Mantap Jadi Lembaga Pengelola Zakat Profesional Baznas Ciamis Raih Lima Penghargaan Baznas Jabar Award 2024
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat (Baznas Jabar) menggelar Anugerah Baznas Jabar Award 2024, Di Grand Sunshine Resort & Convention, Soreang, Kabupaten Bandung, pada tanggal 10 Juli 2024. Dalam kegiatan ini badan amil zakat Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan penting dalam perkembangan zakat di Jawa Barat. Dengan memberikan penghargaan kepada 119 pemenang yang terbagi ke dalam berbagai kategori. Dalam acara tersebut, badan amil zakat nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Baznas Kabupaten Ciamis berhasil meraih lima penghargaan bergengsi. Sebagai fungsi pengawasan terbaik, kepala daerah pendukung zakat terbaik, koordinasi terbaik dengan BAZNAS Jabar, nominator laporan simba terbaik dan nominator pencapaian target pengumpulan terbaik. Torehan Baznas Kabupaten Ciamis ini diapresiasi oleh ketua Baznas RI, dalam sambutannya Prof. Dr. H Noor Achmad menyebutkan, Baznas Kabupaten Ciamis bisa menjadi percontohan bagi Baznas di seluruh Indonesia. Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, merasa bersyukur atas diraihnya penghargaan ini, berkat kerja keras seluruh tim Baznas Kabupaten Ciamis, serta dukungan dari masyarakat serta pemerintah daerah. Dengan raihan penghargaan ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi Baznas Kabupaten Ciamis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis.
BERITA13/07/2024 | radartasik.com
Program Ciamis Peduli Bapak Sohib Dapat Bantuan Rutilahu dari Baznas
Program Ciamis Peduli Bapak Sohib Dapat Bantuan Rutilahu dari Baznas
BAZNAS CIAMIS,-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melalui program Ciamis Peduli telah memberikan bantuan untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada warga masyarakat Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis, jum’at 12 Juli 2024. Penyerahan Bantuan Program dari Baznas Kabupaten Ciamis yang diserahkan secara langsung Kepada Penerima Manfaat yang salah satunya adalah Bapak Sohib dari Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Bapak Sohib selaku penerima manfaat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis, Baznas, pemerintah desa dan Kecamatan yang telah mewujudkan mimpinya bisa memiliki rumah layak huni.
BERITA12/07/2024 | sirnabaya.com
Ketua Baznas RI Apresiasi Kinerja Baznas Kabupaten Ciamis dalam Penggalangan ZIS
Ketua Baznas RI Apresiasi Kinerja Baznas Kabupaten Ciamis dalam Penggalangan ZIS
BAZNAS CIAMIS,- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, memberikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Ciamis atas upayanya dalam menggalakkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah tersebut. Ketua BAZNAS Republik Indonesia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah, yang meskipun sudah berusia 75 tahun, tetap mampu memimpin Baznas Ciamis hingga meraih prestasi dan menjadi lembaga amil zakat yang dipercaya oleh masyarakat. Sementara Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Baznas Ciamis yang berhasil meraih lima nominasi penghargaan dari Baznas Jawa Barat pada acara Baznas Award yang digelar di Grand Sunshine Resort & Convention, Bandung, Rabu (10/7/2024) Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis periode 2019-2024, yang telah mengeluarkan regulasi yang berdampak positif terhadap peningkatan penghimpunan ZIS. Ke depan, Baznas Ciamis berencana menargetkan penghimpunan ZIS dari kalangan agnia (orang kaya). Untuk tahun ini, Baznas Ciamis menargetkan penghimpunan sebesar Rp 23 miliar. Berikut adalah 5 penghargaan yang diraih oleh Baznas Kabupaten Ciamis: 1. Fungsi Pengawasan Terbaik 2. Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik 3. Koordinasi Terbaik dengan Baznas Jabar 4. Nominator Laporan SIMBA Terbaik 5. Nominator Pencapaian Target Pengumpulan Terbaik
BERITA12/07/2024 | asajabar.com
BAZNAS Ciamis Torehkan 5 Prestasi di Tingkat Provinsi Jawa Barat
BAZNAS Ciamis Torehkan 5 Prestasi di Tingkat Provinsi Jawa Barat
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Ciamis berhasil meraih lima prestasi yang mengesankan. Acara yang dihelat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat tersebut digelar di Grand Sunshine Resort & Convention, Jl. Raya Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (10/7). Prestasi-prestasi yang berhasil diraih oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis meliputi beberapa kategori penting, di antaranya Fungsi Pengawasan Terbaik dimana BAZNAS Kabupaten Ciamis dinilai memiliki sistem pengawasan yang sangat baik, memastikan bahwa pengelolaan zakat dilakukan dengan transparan dan akuntabel, Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik dengan menunjukkan dukungan luar biasa dalam program zakat diantaranya dalam bentuk regulasi dan infrastruktur pengembangan pengelolaan Zakat. Koordinasi Terbaik dengan BAZNAS Jabar dimana BAZNAS Kabupaten Ciamis menunjukkan koordinasi yang luar biasa dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, memastikan program dan kegiatan zakat berjalan harmonis dan efektif, Nominator Laporan SIMBA Terbaik. BAZNAS Kabupaten Ciamis juga menjadi nominator dalam pencapaian target pengumpulan zakat terbaik, menandakan upaya mereka yang sukses dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat dari masyarakat Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya di Provinsi Jawa Barat. Semoga prestasi ini dapat terus memotivasi BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat di masa mendatang.
BERITA12/07/2024 | Japos.co
Baznas Ciamis Raih 5 Penghargaan Bergengsi di Tingkat Provinsi Jawa Barat
Baznas Ciamis Raih 5 Penghargaan Bergengsi di Tingkat Provinsi Jawa Barat
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam acara penghargaan yang diadakan di Grand Sunshine Resort & Convention, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/7/2024). Baznas Kabupaten Ciamis berhasil meraih 5 penghargaan bergengsi. Berikut adalah 5 penghargaan yang diraih oleh Baznas Kabupaten Ciamis: 1. Fungsi Pengawasan Terbaik: Baznas Kabupaten Ciamis dinilai memiliki sistem pengawasan yang sangat baik, memastikan pengelolaan zakat dilakukan dengan transparan dan akuntabel. 2. Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik: Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang menunjukkan dukungan luar biasa dalam program zakat, termasuk regulasi dan infrastruktur pengembangan pengelolaan zakat. 3. Koordinasi Terbaik dengan Baznas Jabar: Baznas Kabupaten Ciamis menunjukkan koordinasi yang luar biasa dengan Baznas Provinsi Jawa Barat, memastikan program dan kegiatan zakat berjalan harmonis dan efektif. 4. Nominator Laporan SIMBA Terbaik: Dalam kategori ini, Baznas Kabupaten Ciamis diakui sebagai salah satu nominator untuk laporan Sistem Informasi Manajemen Baznas (Simba) terbaik, menunjukkan kepatuhan terhadap standar pelaporan yang tinggi. 5. Nominator Pencapaian Target Pengumpulan Terbaik: Baznas Kabupaten Ciamis juga menjadi nominator dalam pencapaian target pengumpulan zakat terbaik, menandakan upaya mereka yang sukses dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat dari masyarakat. Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Baznas Kabupaten Ciamis dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah daerah. Dengan pencapaian ini, Baznas Kabupaten Ciamis semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya di Provinsi Jawa Barat.
BERITA11/07/2024 | asajabar.com
Hasil Kerja Keras BAZNAS Ciamis yang Berhasil Peroleh 5 Penghargaan Sekaligus
Hasil Kerja Keras BAZNAS Ciamis yang Berhasil Peroleh 5 Penghargaan Sekaligus
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali torehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kab. Ciamis berhasil meraih lima prestasi yang mengesankan. Acara yang dihelat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat tersebut digelar di Grand Sunshine Resort & Convention, Jl. Raya Soreang Kabupaten Bandung, pada Rabu (10/7/2024). Prestasi-prestasi yang berhasil diraih oleh BAZNAS Kab. Ciamis meliputi beberapa kategori penting, di antaranya: 1. Fungsi Pengawasan Terbaik : BAZNAS Kab. Ciamis dinilai memiliki sistem pengawasan yang sangat baik, memastikan bahwa pengelolaan zakat dilakukan dengan transparan dan akuntabel. 2. Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik : Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang telah menunjukkan dukungan luar biasa dalam program zakat, diantaranya dalam bentuk regulasi dan infrastruktur pengembangan pengelolaan Zakat. 3. Koordinasi Terbaik dengan BAZNAS Jabar : BAZNAS Kab. Ciamis menunjukkan koordinasi yang luar biasa dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, memastikan program dan kegiatan zakat berjalan harmonis dan efektif. 4. Nominator Laporan SIMBA Terbaik : Dalam kategori ini, BAZNAS Kab. Ciamis diakui sebagai salah satu nominator untuk laporan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) terbaik, menunjukkan kepatuhan terhadap standar pelaporan yang tinggi. 5. Nominator Pencapaian Target Pengumpulan Terbaik : BAZNAS Kab. Ciamis juga menjadi nominator dalam pencapaian target pengumpulan zakat terbaik, menandakan upaya mereka yang sukses dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat dari masyarakat. Ketua BAZNAS Kab. Ciamis, H. Lili Miftah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Katanya prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim BAZNAS Kab. Ciamis dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah daerah. Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kab. Ciamis semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya di Provinsi Jawa Barat. Semoga prestasi ini dapat terus memotivasi BAZNAS Kab. Ciamis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat di masa mendatang.
BERITA11/07/2024 | Herald Jabar
Membanggakan BAZNAS Kabupaten Ciamis Raih 5 Penghargaan BAZNAS Jabar Award 2024
Membanggakan BAZNAS Kabupaten Ciamis Raih 5 Penghargaan BAZNAS Jabar Award 2024
BAZNAS CIAMIS,- Prestasi membanggakan diraih oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Ciamis dalam kegiatan penyerahan penghargaan BAZNAS Jabar Award 2024 yang berlangsung di Grand Sunshine Resort & Convention, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/7/2024) yang lalu. BAZNAS Ciamis meraih 5 penghargaan bergengsi pada acara yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat tersebut. Acara penyerahan penghargaan ini dihadiri langsung oleh PJ Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan Ketua BAZNAS RI K.H Noor Achmad. Kelima penghargan yang diraih oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis diperoleh pada kategori Fungsi Pengawasan Terbaik, Kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik, Kategori Koordinasi Terbaik dengan BAZNAS Jabar, Nominasi Laporan SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS) Terbaik, dan Nominasi Pencampaian Target Pengumpulan Terbaik. Penghargaan yang diraih dalam berbagai kategori ini menunjukan bahwa BAZNAS Kabupaten Ciamis dinilai memiliki sistem pengawasan yang baik untuk memastikan pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Selain itu, memiliki kepala daerah yang mendukung program zakat secara luar biasa, di antaranya dengan menerbitkan regulasi dan menyediakan infrastuktur pengembangan pengelolaan zakat. BAZNAS Kabupaten Ciamis juga dinilai telah menunjukan koordinasi yang baik dengan BAZNAS di tingkat provinsi, sehingga program-program yang dilaksanakannya dapat berjalan dengan harmonis dan efektif. BAZNAS Kabupaten Ciamis juga menjadi penerima nominasi pada kategori laporan terbaik untuk penerapan SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS). Hal ini merupakan bukti kepatuhan kepada standar pelaporan pengelolaan zakat yang baik. Penghargaan terakhir yang diperoleh BAZNAS Kabupaten Ciamis, terkait dengan raihan target yang mengindikasikan keberhasilan dalam optimalisasi pengumpulan zakat dari masyarakat. Penghargaan yang dicapai dalam berbagai kategori ini disambut ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis H. Lili Miftah dengan rasa syukur dan bangga. Diungkapkannya, raihan ini merupakan buah dari kolaborasi semua pihak.
BERITA10/07/2024 | Ciamis.Info
Jangan Remehkan Uang Receh BAZNAS Ciamis Sulap Uang Receh Jadi Miliaran
Jangan Remehkan Uang Receh BAZNAS Ciamis Sulap Uang Receh Jadi Miliaran
BAZNAS CIAMIS,- Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jawa Barat Budi Raharja mendatangi Kantor BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk melakukan studi tiru terkait Kampung Zakat. Menurut Budi Raharja BAZNAS Ciamis sudah menjadi pilot project desa-desa yang sudah mendapatkan SK pembentukan UPZ dengan jumlah yang tidak sedikit, yaitu 265. Untuk menjadikan sebuah desa yang mempunyai SK, tidak banyak orang yang mau mengurusi masalah sosial keagamaan dan apa yang dilakukan BAZNAS Ciamis layak untuk dilakukan observasi oleh BAZNAS Jabar dan belajar untuk bisa ditiru oleh Baznas Kota atau Kabupaten lain dalam bentuk duplikasi. Baznas Ciamis dalam studi tiru tersebut menghadirkan dua perwakilan UPZ untuk dilihat potensi teladanya serta melihat sejauh mana UPZ mampu melahirkan keteladanan desa zakat yang dapat ditiru. Baznas Jawa Barat berharap model yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Ciamis bisa ditiru dan dituangkan dalam bentuk tulisan dan tulisan itu bisa dibaca oleh Baznas kota atau kabupaten seluruh Indonesia yang sudah tersedia polanya sehingga Bazna lain hanya tinggal mengimplementasikannya.
BERITA04/07/2024 | Bunga Sufi
Guna Maksimalkan Pengumpulan ZIS, Baznas Ciamis Lantik 26 UPZ KUA
Guna Maksimalkan Pengumpulan ZIS, Baznas Ciamis Lantik 26 UPZ KUA
BAZNAS CIAMIS,- Guna memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA), di Aula STIKes Ciamis, Kamis (13/06/2024). Dikesempatan yang sama, Baznas Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Menurut Ketua Baznas Kab. Ciamis, H. Lili Miftah menjelaskan, pelantikan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai ZIS serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran, Baznas Ciamis terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan berdasarkan prinsip-prinsip syar’i. Ketua Baznas Ciamis juga menyebutkan bahwa potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun. Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis sebesar Rp 1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 21,1 miliar pada tahun 2023. Dilain pihak, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
BERITA14/06/2024 | galuhnews.com
Baznas Ciamis Lantik 26 UPZ KUA untuk Tingkatkan Pengumpulan ZIS dan DSKL
Baznas Ciamis Lantik 26 UPZ KUA untuk Tingkatkan Pengumpulan ZIS dan DSKL
BAZNAS CIAMIS,- Dalam upaya meningkatkan pengumpulan zakat dan mendukung program-program sosial, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis resmi melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA). Acara pelantikan ini berlangsung di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis pada Kamis, 13 Juni 2024. Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menegaskan bahwa pembentukan UPZ KUA merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di kalangan masyarakat. ''Keberadaan UPZ KUA ini diharapkan dana ZIS dan DSKL dapat dihimpun lebih efektif dari calon pengantin dan jamaah haji umroh,". Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Anang Jauharuddin, yang menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Baznas Ciamis dalam memperluas jaringan pengumpulan zakat. ''Ciamis menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Barat dengan jaringan UPZ KUA terlengkap, ini prestasi yang patut dibanggakan,". ''Ciamis menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Barat dengan jaringan UPZ KUA terlengkap, ini prestasi yang patut dibanggakan,". Selain pelantikan, Baznas Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang berasal dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Bantuan tersebut meliputi 92 unit rumah yang dibangun dari dana infak lokal, serta 8 unit tambahan dari Baznas Jawa Barat. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta.
BERITA14/06/2024 | mindset.viva.co.id
Kabupaten Ciamis Didorong Kemenag Jabar Jadi Kabupaten Zakat Pertama di Indonesia
Kabupaten Ciamis Didorong Kemenag Jabar Jadi Kabupaten Zakat Pertama di Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk bantuan rehab 100 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Ciamis. Rumah yang mendapatkan bantuan tahun ini adalah mereka yang telah melakukan pengajuan tahun 2023. Bantuan itu bersifat reguler yang dijalankan tiap tahun. Sedangkan untuk rumah rusak akibat bencana alam seperti gempa dan pergerakan tanah, BAZNAS telah menugaskan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing desa untuk menanganinya. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. KH Lili Miftah, M.BA sewaktu memberikan sambutan pada acara Pelantikan Unit Pengumpul Zakat Kantor Urusan Agama (UPZ-KUA) dan Penyerahan Program Ciamis Peduli Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bersumber dari dana infaq Ramadhan 1445 Hijriah se-Kabupaten Ciamis, di ruang auditorium KH. Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (13/6). Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.MPd, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis, Drs. KH Wasdi Idjudin, M.Si, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ). Menurut KH. Lili Miftah, setiap rumah tidak layak huni akan menerima bantuan sebesar Rp 10 juta. Rumah yang rusak ringan, sedang, dan berat bisa dari UPZ selama dana siap. Sebab, BAZNAS Kabupaten dananya mencari zakat infak dan sedekah. “BAZNAS lebih mengandalkan UPZ sebagai pihak yang lebih dekat dengan masyarakat dalam pengumpulan zakat. Sebab ketika UPZ bisa membantu, tahu persis kondisinya. Karena sebelum dibantu lihat dulu, apakah bantuan butuhnya besar, ringan, atau biasa,”. Selain pelantikan, kata KH. Lili Miftah, Baznas juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. “Pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” . Menurut ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, dalam upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran pihaknya terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i. “Salah satunya adalah melalui program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H. Penyerahan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu yang telah kita serahkan secara simbolis, dan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta,”. Potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun. Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis mencapai Rp1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp21,1 miliar pada tahun 2023. “Diperlukan upaya-upaya edukasi dan pendekatan strategi berbasis inovasi agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis dapat memahami dan menyadari serta terlayani dengan maksimal dalam hal perzakatan, “. Sementara Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS. “Kita sangat gembira atas prestasi yang ditorehkan oleh Baznas Ciamis. UPZ yang terlengkap dan terkomplit di Jawa Barat hanya dimiliki oleh Baznas Kabupaten Ciamis,” ujarnya. Hal senada dikatakan Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i. Bahkan dirinya mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis. “Kemenag berharap Ciamis bisa menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia yang berkolaborasi dengan BWI. Manfaatkan kearifan lokal hingga bisa mengembangkan UMKM dan oleh-oleh Ciamis,” tukasnya. Sementara itu Pj. Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna yang pada kesempatan tersebut diwakili Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis, Drs. KH Wasdi Idjudin yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ciamis atas kinerjanya yang luar biasa dalam upaya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui penyaluran zakat dan berbagai bantuan sosial. “Capaian positif BAZNAS dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial di daerah. Dukungan nyata yang diberikan oleh BAZNAS dalam penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi faktor penting dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, “ ujar KH. Wasdi Idjudin. Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis juga menyampaikan pesan penting kepada BAZNAS untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat. “Saya ingat persis ketika BAZNAS Ciamis di lantik pada April 2021, saat itu Bupati Herdiat berpesan agar dapat memberikan kepercayaan pada masyarakat dan agar betul-betul bekerja secara profesional dan bermartabat serta pelihara, tingkatkan terus amanah serta kepercayaan yang diberikan masyarakat,” ujar KH. Wasdi. Asisten Pemerintahan Pemkab Ciamis mengungkapkan Pemerintah Daerah sangat merasa terbantu dengan hadirnya BAZNAS, salah satunya dengan berbagai bantuan sosial yang telah diberikan baik berupa bantuan rutilahu, bantuan sembako maupun bantuan bagi anak yatim. “Saya berharap kedepan bantuan yang diberikan tidak semuanya berupa bantuan konsumtif dapat juga berupa bantuan stimulan atau bantuan produktif agar terwujud kesejahteraan di masyarakat. Dengan jumlah penduduk 1,4 juta tentu BAZNAS ini memiliki potensi yang luar biasa jika dioptimalkan akan sebanding dengan APBD Ciamis,” pungkasnya.
BERITA14/06/2024 | Japos.co
Kata Baznas Kabupaten Ciamis Potensi ZIS Bisa Mencapai Lebih dari Rp 1 Triliun
Kata Baznas Kabupaten Ciamis Potensi ZIS Bisa Mencapai Lebih dari Rp 1 Triliun
BAZNAS CIAMIS,- Potensi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat NAsional (BAZNAS) KAbupaten Ciamis bisa lebih RP 1 triliun. Hal tersebut berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun. Itu disampaikan langsung Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H Lili Miftah saat pelantikan 26 unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, kemarin Kamis 13 Juni 2024. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis mengatakan, potensi zakat di Kabupaten Ciamis sebesar Rp 1 triliun lebih. Akan tetapi tahun 2023 baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 21,1 miliar. "Artinya potensi ZIS dari perbandingan dan realisasi pengumpulan terdapat jaraknya yang cukup besar," katanya kepada wartawan. Untuk itu, di sini perlu upaya-upaya pendekatan sosialisasi dan strategi berbasis inovasi agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis. "Arahnya agar masyarakat dapat memahami dan menyadari serta terlayani dengan maksimal dalam hal ZIS," terangnya. Oleh karenanya, BAZNAS Kabupaten Ciamis terus bersinergi dengan instansi pemerintah Kabupaten Ciamis atau instansi vertikal lainnya. Seperti kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Ciamis dengan melantik 26 UPZ KUA. "Hal ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL),". Selanjutnya, pemanfaatan ZIS dapat dijadikan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Hal ini dalam upaya program penyaluran ZIS dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i. "Salah satunya adalah melalui program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H,". Sebagai bukti nyata peran ZIS untuk kemaslahatan umat. Itu dengan Baznas Kabupaten Ciamis menyerahkan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit dan ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. "Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu dan penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta,". Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa'i, supaya potensi ZIS dapat tergali dengan baik, ia pun mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia. Tentunya harus bersinergi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). "Misalnya dapat berkolaborasi untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis,".
BERITA14/06/2024 | radartasik.com
Baznas Ciamis Lantik 26 Unit Pengumpul Zakat KUA dan Serahkan 100 Unit Bantuan Rutilahu
Baznas Ciamis Lantik 26 Unit Pengumpul Zakat KUA dan Serahkan 100 Unit Bantuan Rutilahu
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024). Selain pelantikan, Baznas Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ). “UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” ujar Lili Miftah. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menambahkan bahwa dalam upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran, Baznas Kabupaten Ciamis terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i. “Salah satunya adalah melalui program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H,” ucapnya. Penyerahan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. “Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu yang telah kita serahkan secara simbolis, dan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta. Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis sebesar Rp 1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 21,1 miliar pada tahun 2023. Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS. “Kita sangat gembira atas prestasi yang ditorehkan oleh Baznas Ciamis. UPZ yang terlengkap dan terkomplit di Jawa Barat hanya dimiliki oleh Baznas Kabupaten Ciamis,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
BERITA13/06/2024 | asajabar.com
Tingkatkan Literasi ZIS Ketua Baznas Ciamis Lantik UPZ KUA
Tingkatkan Literasi ZIS Ketua Baznas Ciamis Lantik UPZ KUA
BAZNAS CIAMIS,- Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) resmi dilantik oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (13/6/2024). Ketua Baznas menjelaskan bahwa pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). “UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” ujar ketua BAZNAS. Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, pada saat menjadi narasumber setelah acara pelantikan dengan materi peran KUA dalam penguatan literasi dan pengumpulan ZIS-DSKL. “Program UPZ KUA , tidak hanya akan berdampak pada distribusi zakat, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi umat, edukasi, dan peningkatan literasi zakat,” ungkapnya. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Asisten Daerah I, H. Wasdi, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, pengurus UPZ Kecamatan, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/06/2024 | jabar.kemenag.go.id
Pelantikan 26 Unit Pengumpul Zakat KUA oleh Baznas Ciamis: Dorong Literasi dan Penyaluran Dana Infak Ramadhan
Pelantikan 26 Unit Pengumpul Zakat KUA oleh Baznas Ciamis: Dorong Literasi dan Penyaluran Dana Infak Ramadhan
BAZNAS CIAMIS,- Sebanyak 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) dilantik oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024). Bukan hanya pelantikan, acara tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyerahkan bantuan bagi program rumah tidak layak huni (Rutilahu), yang dibiayai melalui dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa tujuan dari pelantikan tersebut adalah untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait zakat, infak, sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Sebanyak 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) dilantik oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024). Selain itu, Baznas Kabupaten Ciamis terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program-program yang berlandaskan prinsip-prinsip syar’i. Salah satu program yang disebutkan oleh Lili Miftah adalah program Ciamis Peduli yang membantu pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H. “Bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, dengan tambahan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. Totalnya, 100 unit bantuan program rutilahu diserahkan secara simbolis, dengan setiap penerima manfaat menerima bantuan sebesar Rp 10 juta,” ungkapnya. Di sisi lain, potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah, berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat, mencapai Rp 30,84 triliun. Namun, potensi zakat di Kabupaten Ciamis baru terealisasi sebesar Rp 21,1 miliar pada tahun 2023. Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, turut mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS. Di samping itu, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis.
BERITA13/06/2024 | Pewarta.id
BAZNAS Ciamis Lantik 26 UPZ Kantor KUA
BAZNAS Ciamis Lantik 26 UPZ Kantor KUA
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024). Selain pelantikan, Baznas Ciamis juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta sejumlah perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ). Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).
BERITA13/06/2024 | faktaindonesianews.com
Baznas Ciamis Melantik UPZ KUA, Pertama di Indonesia
Baznas Ciamis Melantik UPZ KUA, Pertama di Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten, H. Lili Miftah, melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten Ciamis, menjadikannya yang pertama di Indonesia. Selain pelantikan, Baznas juga memberikan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dibiayai oleh dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Kemudian, ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis H. Lili Miftah mengatakan, pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). “UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh, sesuai panduan pengembangan unit pengumpul zakat di KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI,” ujar ketua Baznas Kabupaten Ciamis. Ketua Baznas Ciamis juga menekankan pentingnya transparansi dalam program penyaluran zakat, dengan terobosan syiar yang didasarkan pada prinsip-prinsip syariah. Salah satu contohnya adalah program Ciamis Peduli yang mendukung pembangunan rumah tidak layak huni dari Gerakan Infak Ramadhan 1445 H. Total bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. Di sisi lain, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan BWI untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa’i. Kemudian, Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ciamis, Wahidin, para camat, serta perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/06/2024 | berandaperistiwa.com
Kemenag Jabar Dorong Ciamis Jadi Kabupaten Zakat Pertama di Indonesia
Kemenag Jabar Dorong Ciamis Jadi Kabupaten Zakat Pertama di Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, Mohammad Rifa'i, mendorong Kabupaten Ciamis untuk menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk mendirikan UMKM dan sentra oleh-oleh Ciamis. Menurut Mohamad Rifa'i "Kemenag berharap Ciamis bisa menjadi Kabupaten Zakat pertama di Indonesia yang berkolaborasi dengan BWI. Manfaatkan kearifan lokal hingga bisa mengembangkan UMKM dan oleh-oleh Ciamis,". Hal itu diungkapkannya saat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis melantik 26 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Kamis (13/6/2024). Selain pelantikan, Baznas juga menyerahkan bantuan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana infak Ramadhan 1445 Hijriyah. Sementara Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H. Anang Jauharuddin, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Baznas Ciamis dalam meningkatkan ZIS. Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan pelantikan 26 UPZ KUA ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). "UPZ KUA akan menghimpun dana ZIS dan DSKL dari calon pengantin dan jamaah haji umroh. Hal ini telah dipetakan dalam panduan pengembangan unit pengumpul zakat di lingkungan KUA yang diterbitkan oleh Puskas Baznas RI," ujar Lili Miftah. Menurutnya, dalam upaya edukasi terhadap transparansi program penyaluran pihaknya terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui terobosan syiar dalam mendakwahkan kelayakan program yang berdasarkan prinsip-prinsip syar’i. Penyerahan bantuan untuk program Rutilahu dari dana infak Ramadhan mencapai 92 unit, ditambah dengan bantuan stimulan dari Baznas Jawa Barat sebanyak 8 unit. "Totalnya 100 unit bantuan program rutilahu yang telah kita serahkan secara simbolis, dan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta,”. Dijelaskan oleh ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, potensi pengumpulan zakat di tingkat wilayah berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ) Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Provinsi Jawa Barat mencapai Rp 30,84 triliun. Sementara potensi zakat di Kabupaten Ciamis mencapai Rp1 triliun lebih dan baru terealisasi melalui pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp21,1 miliar pada tahun 2023. Diperlukan upaya-upaya edukasi dan pendekatan strategi berbasis inovasi agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis dapat memahami dan menyadari serta terlayani dengan maksimal dalam hal perzakatan.
BERITA13/06/2024 | ciamiszone.id
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.

Lihat Daftar Rekening →