WhatsApp Icon
Sinergi Kebaikan: UPZ SMKN 1 Rancah Resmi Setorkan Infak ke BAZNAS Ciamis

BAZNAS CIAMIS,- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMKN 1 Rancah resmi menyerahkan setoran infak perdana hasil penggalangan di lingkungan sekolah kepada BAZNAS Kabupaten Ciamis pada Minggu, 1 Maret 2026. Penyerahan ini menandai dimulainya sinergi aktif antara lembaga pendidikan dan BAZNAS dalam mengelola dana sosial keagamaan.

Adapun total infak yang disetorkan pada tahap perdana ini berjumlah Rp1.535.200. Dana tersebut dihimpun dari partisipasi sukarela seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, staf tata usaha, hingga para siswa SMKN 1 Rancah sebagai bentuk edukasi kepedulian sosial sejak dini.

TUNAIKAN DISINI

Ketua UPZ SMKN 1 Rancah menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan UPZ di lingkungan sekolah guna mengoordinasikan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih terstruktur dan memberikan manfaat yang luas.

"Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan titipan infak dari keluarga besar SMKN 1 Rancah. Meski ini adalah setoran perdana, kami berharap konsistensi ini terus terjaga sebagai sarana melatih karakter dermawan bagi para siswa," ungkapnya saat penyerahan.

Pihak BAZNAS Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata yang dilakukan oleh SMKN 1 Rancah. Langkah ini dinilai menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Ciamis untuk turut serta menggerakkan potensi ZIS melalui wadah resmi.

TUNAIKAN DISINI

Dana infak yang terkumpul di BAZNAS Kabupaten Ciamis akan disalurkan kembali melalui UPZ SMK kepada yang membutuhkan melalui berbagai program unggulan, baik di bidang pendidikan, kesehatan dan sebagainya.

Penyerahan setoran ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas akademika di SMKN 1 Rancah untuk menjadikan infak sebagai gaya hidup dan bagian dari upaya bersama mewujudkan "Ciamis Manis" yang lebih sejahtera dan religius.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat

 Konfirmasi: 0823-1764-7075

01/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Gerak Cepat! Tim BTB BAZNAS Ciamis Evakuasi Dampak Puting Beliung

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menerjunkan personel untuk melakukan penanganan darurat pasca-bencana angin puting beliung yang menerjang wilayah Kecamatan Purwadadi, Senin (30/03/2026).

Sebanyak 10 personel rescue BTB Kabupaten Ciamis dikerahkan ke lokasi terdampak untuk membantu warga membersihkan puing-puing bangunan serta melakukan asesmen kebutuhan mendesak bagi para penyintas bencana.

TUNAIKAN DISINI

Kehadiran tim BTB di Kecamatan Purwadadi merupakan respons cepat atas laporan kerusakan rumah warga akibat cuaca ekstrem yang terjadi. Dengan peralatan lengkap, personel BTB bahu-membahu bersama mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa hunian warga.

Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Ciamis menyatakan bahwa fokus utama tim di lapangan adalah memastikan keselamatan warga dan membantu percepatan pembersihan sisa-sisa reruntuhan agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal.

"Kami menerjunkan 10 personel untuk membantu evakuasi fisik, kami juga melakukan pendataan awal (asesmen) untuk menentukan bantuan logistik atau perbaikan rumah yang mungkin bisa didukung melalui dana zakat, infak, dan sedekah," ujarnya di sela-sela aksi.

TUNAIKAN DISINI

Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan perwujudan nyata dari dana sosial keagamaan yang dititipkan oleh para muzaki. Kehadiran BTB di tengah bencana adalah salah satu pilar program Ciamis Peduli.

Warga Kecamatan Purwadadi yang terdampak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim BTB BAZNAS Ciamis yang sigap membantu sejak pagi hari. Bantuan tenaga dan moril ini dirasakan sangat meringankan beban warga yang sedang berduka akibat kerusakan tempat tinggal.

BAZNAS Kabupaten Ciamis kembali menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat solidaritas melalui zakat, infak, dan sedekah guna membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah di Tatar Galuh.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat

 Konfirmasi: 0823-1764-7075

30/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Sinergi Lintas Sektoral di Ciamis: Monitoring Masjid Ramah Pemudik di Jalur Selatan

BAZNAS CIAMIS,- Memasuki musim arus mudik Lebaran 2026, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis bersama perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis melakukan monitoring langsung ke sejumlah masjid di sepanjang Jalur Nasional, Kamis (26/3).

Kegiatan pemantauan ini difokuskan pada program "Masjid Ramah Pemudik", sebuah inisiatif untuk memastikan masjid-masjid yang berada di lintasan utama mudik siap memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.

TUNAIKAN DISINI

Standar Pelayanan Prima bagi Pemudik

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis menyatakan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan fasilitas dasar yang layak bagi para musafir. Hal ini mencakup kebersihan toilet, ketersediaan air bersih yang cukup, ruang istirahat yang nyaman, hingga penyediaan logistik ringan.

"Kami ingin memastikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi masjid yang ramah bagi para pemudik. BAZNAS Ciamis berkomitmen mendukung pemenuhan fasilitas penunjang agar para pemudik bisa beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan," ujar Sekretaris BAZNAS Ciamis di sela-sela peninjauan.

TUNAIKAN DISINI

Jalur Nasional di wilayah Ciamis, yang merupakan urat nadi penghubung Jawa Barat menuju Jawa Tengah melalui jalur selatan, diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan. Keberadaan Masjid Ramah Pemudik ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.

Dengan adanya sinergi antara BAZNAS, Kemenag, dan DMI ini, diharapkan wajah pelayanan publik di Kabupaten Ciamis semakin baik, sekaligus mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam menyambut hari kemenangan.

TUNAIKAN DISINI

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat

 Konfirmasi: 0823-1764-7075

BAZNAS Kabupaten Ciamis Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

26/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Posko Siaga Mudik BAZNAS Ciamis: Solusi Rehat Aman bagi Pejuang Pulang Kampung

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap aspek kemanusiaan dengan menyelenggarakan Posko Siaga Mudik BAZNAS 2026. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Masjid At-Toyyibah, Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis.

Posko yang dijadwalkan beroperasi mulai tanggal 14 hingga 19 Maret 2026 ini bertujuan untuk memberikan fasilitas pelayanan prima bagi para pemudik yang melintasi jalur utama Cihaurbeuti menuju arah Ciamis maupun Jawa Tengah. Mengingat jalur tersebut merupakan titik lelah bagi pengendara dari arah Bandung, kehadiran posko ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan akibat kelelahan.

TUNAIKAN DISINI

Layanan Lengkap dan Gratis Guna menunjang kenyamanan para pengguna jalan, BAZNAS Kabupaten Ciamis menyediakan berbagai fasilitas pendukung secara gratis, di antaranya:

  • Dapur Air: Penyediaan minuman hangat seperti kopi dan teh serta air mineral.

  • Takjil Gratis: Menu berbuka puasa bagi pemudik yang masih berada di perjalanan saat waktu magrib tiba.

  • Stasiun Pengisian Daya (Charging Station): Fasilitas pengisian daya ponsel agar pemudik tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga.

  • Layanan Kesehatan: Penyediaan obat-obatan ringan bagi pemudik yang merasa kurang fit.

  • Tempat Istirahat: Area khusus untuk melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

TUNAIKAN DISINI

Pihak BAZNAS Kabupaten Ciamis menyampaikan bahwa posko ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah dalam aspek kemanusiaan. "Kami ingin memastikan kehadiran BAZNAS dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas, termasuk para pemudik yang sedang berjuang pulang ke kampung halaman," ujar perwakilan BAZNAS dalam keterangannya.

Masyarakat dan para pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara. Posko Siaga Mudik di Masjid At-Toyyibah Sukasetia terbuka 24 jam untuk melayani para pejuang mudik agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan berkah sampai tujuan.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat

 Konfirmasi: 0823-1764-7075

BAZNAS Kabupaten Ciamis Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

16/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Permudah Muzaki, BAZNAS Ciamis Jemput Zakat di Pengadilan Negeri

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam mempermudah masyarakat, khususnya para ASN dan pegawai lembaga negara, untuk menunaikan kewajiban zakat. Pada hari ini, Rabu (11/03/2026), tim BAZNAS Kabupaten Ciamis melaksanakan Layanan Jemput Zakat Profesi bertempat di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan proaktif BAZNAS Ciamis untuk menjangkau para muzaki (pembayar zakat) langsung di lokasi kerja. Proses penunaian zakat berlangsung khidmat dan tertib, di mana muzakki menyerahkan zakat profesinya melalui amil resmi BAZNAS.

TUNAIKAN DISINI

Mempermudah dan Transparan

Ketua Divisi Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Ciamis menyampaikan bahwa layanan jemput bola ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi waktu bagi para pegawai yang memiliki jadwal kerja padat.

"Kami hadir di Pengadilan Negeri Ciamis hari ini untuk memfasilitasi Bapak dan Ibu pegawai dalam menunaikan zakat profesinya. Dengan layanan ini, kami berharap kesadaran akan kewajiban zakat semakin meningkat, karena prosesnya menjadi jauh lebih mudah dan cepat," ujar kadiv penghimpunan BAZNAS Ciamis.

TUNAIKAN DISINI

Selain memberikan kemudahan, layanan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya zakat profesi sebagai pembersih harta dan pendorong keberkahan dalam berkarier.

Seluruh dana zakat yang terkumpul nantinya akan dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak (mustahik) melalui berbagai program unggulan, seperti Ciamis Peduli, Ciamis Cerdas, Ciamis Sehat, Ciamis Sejahtera, dan Ciamis Agamis.

TUNAIKAN DISINI

Dengan rutinnya kegiatan jemput zakat ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis optimis target perolehan zakat tahun 2026 dapat tercapai guna membantu pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di wilayah Tatar Galuh.

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat

 Konfirmasi: 0823-1764-7075

 

11/03/2026 | Kontributor: Humas Baznas

Berita Terbaru

Kolaborasi Strategis Optimaslisasi ZIS BAZNAS Ciamis bersama STAI Putra Galuh Ciamis
Kolaborasi Strategis Optimaslisasi ZIS BAZNAS Ciamis bersama STAI Putra Galuh Ciamis
BAZNAS CIAMIS, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus memperkuat sinergi dalam rangka optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah terbaru ditandai dengan jalinan kolaborasi strategis bersama STAI Putra Galuh Ciamis yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Ciamis pada Rabu (21/01/2026). Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis dan perwakilan dari STAI Putra Galuh. Inti dari kerja sama ini adalah untuk memperluas jangkauan edukasi serta penghimpunan ZIS di lingkungan akademisi, sekaligus menyinergikan program pendayagunaan zakat bagi kemaslahatan umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah krusial untuk menjadikan instansi pendidikan sebagai mitra strategis dalam mengampanyekan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi. Melalui kerja sama ini, diharapkan potensi ZIS di lingkungan universitas dapat terkelola secara lebih profesional dan transparan. Selain fokus pada penghimpunan, kolaborasi ini juga membuka peluang program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu, serta program penelitian dan pengabdian masyarakat yang berbasis pada pemberdayaan ekonomi syariah. Dengan adanya nota kesepahaman ini, STAI Putra Galuh Ciamis berkomitmen untuk mendukung penuh program-program BAZNAS, terutama dalam aspek edukasi kepada mahasiswa dan staf mengenai tata kelola keuangan sosial Islam yang berkelanjutan. Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis : BSI 7119191011 (Rek. Sedekah/Infaq) BSI 1515111449 (Rek. Zakat) a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis Atau melalui link: https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat Konfirmasi: 082317647075
BERITA21/01/2026 | Humas Baznas
Baznas Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026
Baznas Ciamis Targetkan Penghimpunan Zakat Rp30 Miliar pada 2026
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Ciamis menetapkan target penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp30 miliar pada tahun 2026. Target ambisius ini didasari oleh tren pertumbuhan positif sejak tahun 2021, di mana penghimpunan meningkat signifikan dari Rp6 miliar hingga melampaui Rp26,7 miliar pada periode terakhir. Ketua BAZNAS Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, M.B.A., menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari penguatan sumber daya manusia, dukungan regulasi pemerintah, serta kolaborasi erat antara ulama dan masyarakat. "Pada 2021, kami memulai dengan penghimpunan sekitar Rp6 miliar. Saat itu kami merancang desain penguatan BAZNAS Ciamis, dimulai dari penguatan sumber daya manusia dan regulasi," ujarnya. Strategi utama untuk mencapai target tersebut meliputi optimalisasi infak desa sebagai ekosistem ekonomi mandiri yang mendukung program kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Selain mendorong kemandirian desa dalam menangani kemiskinan dan masalah sosial seperti "bank emok", BAZNAS Ciamis juga akan memperkuat integrasi teknologi digital dan transparansi sistem melalui aplikasi. Pada 2026, direncanakan pula peresmian minimal 10 Kampung Zakat untuk memperluas dampak positif bagi warga Ciamis.
BERITA14/01/2026 | Asajabar.com
Baznas Ciamis Lampaui Target Penghimpunan Zakat 2025, Tembus Rp25,6 Miliar
Baznas Ciamis Lampaui Target Penghimpunan Zakat 2025, Tembus Rp25,6 Miliar
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis mencatat capaian gemilang pada akhir tahun 2025. Target penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang ditetapkan pusat sebesar Rp24,4 miliar berhasil dilampaui bahkan sebelum tahun berakhir. Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Hingga minggu kedua Desember 2025, total penghimpunan telah mencapai Rp25,6 miliar. “Alhamdulillah, diakhir tahun ini kita evaluasi bahwa target-target capaian program sudah terpenuhi. Bahkan, angka penghimpunan telah melampaui target nasional. Insya Alloh sampai tutup tahun bisa tembus Rp26 miliar,” ujarnya. Lili menjelaskan, peningkatan penghimpunan terjadi secara bertahap dari tahun ke tahun tanpa ada masa stagnan. Pada 2021, zakat yang terhimpun sebesar Rp6 miliar. Angka itu melonjak menjadi Rp11 miliar di 2022, kemudian naik lagi ke Rp17 miliar pada tahun berikutnya. Pada 2023 penghimpunan mencapai Rp20–22 miliar, sementara tahun 2024 menembus Rp23 miliar. Salah satu inovasi yang mendorong peningkatan signifikan adalah program kencelengisasi. Program ini mengajak masyarakat menyisihkan uang receh mulai dari Rp200, Rp500 hingga Rp1.000 ke dalam celengan yang disediakan Baznas. Dengan capaian yang terus meningkat, Baznas Ciamis optimis dapat terus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat, sekaligus menjaga tren positif penghimpunan pada tahun-tahun mendatang. “Mudah-mudahan sistem yang kami bangun dan jalan yang Allah berikan terus membawa kebaikan bagi semua,” pungkas Lili Miftah
BERITA31/12/2025 | PRIANGAN.COM
Baznas Ciamis, Malaikat Kecil Berenergi Baterai Rp1.000 Infak
Baznas Ciamis, Malaikat Kecil Berenergi Baterai Rp1.000 Infak
BAZNAS CIAMIS,- Gerakan Infak Rp1.000 bukan sekadar ajakan, melainkan pendidikan batin. Ia mengajarkan bahwa kebaikan tak menunggu kelimpahan. Setiap koin yang jatuh ke kotak infak adalah denyut energi sosial dikumpulkan dengan disiplin, dikelola dengan amanah, lalu disalurkan dengan tepat sasaran. Dari recehan yang berulang, Baznas Ciamis membangun kepercayaan; dari kepercayaan itu, lahirlah kekuatan kolektif yang bernilai miliaran. Dana yang terkumpul menjelma nyata pada program Rutilahu. Rumah-rumah rapuh yang dulu bocor saat hujan dan dingin saat malam, perlahan berdiri lebih kokoh. Dinding tak lagi retak, atap tak lagi meratap. Tak berhenti di sana. Energi Rp1.000 juga mengalir ke pemberdayaan masyarakat. Modal usaha mikro, pelatihan keterampilan, dan pendampingan ekonomi menjadi jembatan agar mustahik beranjak mandiri. Baznas Ciamis menyalakan lilin-lilin kecil: warung rumahan kembali berdenyut, perajin menemukan pasar, dan keluarga-keluarga perlahan berdiri di atas kaki sendiri. Dari infak yang ringan, tumbuh ikhtiar yang berkelanjutan. Kekuatan gerakan ini terletak pada kesederhanaannya. Siapa pun bisa berpartisipasi—tanpa beban, tanpa pamrih. Rp1.000 mungkin tak mengubah hidup bila sendiri, tetapi ketika disatukan, ia menjadi baterai raksasa yang menyalakan solidaritas. Di situlah Baznas Ciamis berperan sebagai penghubung: merajut niat baik menjadi dampak nyata. Pada akhirnya, kisah Baznas Ciamis adalah kisah tentang kita semua. Tentang bagaimana kebaikan kecil, bila dikelola dengan amanah dan konsisten, mampu menembus batas angka. Malaikat kecil itu terus bekerja, menyalakan harapan dari recehan, mengubah infak menjadi masa depan. Dan di Ciamis, baterai Rp1.000 telah membuktikan: energi kebaikan tak pernah habis bila dibagi. Pada akhirnya tujuan Malaikat Kecil itu hadir di planet bumi membawa misi bahwa ia ingin membuktikan kebenaran dan manfaatnya ajaran Islam yakni Zakat, Infak dan Sedekah itu nyata di planet bumi.
BERITA24/12/2025 | PORTALOKA.ID
BAZNAS Tetapkan Desa Kawali Menjadi Kampung Zakat ke-10
BAZNAS Tetapkan Desa Kawali Menjadi Kampung Zakat ke-10
BAZNAS CIAMIS,- Kampung zakat di Kabupaten Ciamis kembali bertambah, sebelumnya ada sembilan kini menjadi 10, setelah Kampung Zakat Desa Kawali, Kecamatan Kawali ditetapkan menjadi kampong zakat ke-10 di Kabuaten Ciamis pada 2025 ini. Desa Kawali menjadi desa ke 10 Kampung Zakat di Kabupaten Ciamis, merupakan suatu kebanggaan dan prestasi yang ditorehkan oleh Baznas Ciamis. Tentunya ini juga menjadi salahsatu alasan mengapa Baznas Ciamis dijadikan panutan oleh Baznas kabupaten/kota lainnya. Ketua Baznas Ciamis, Drs H Lili Miftah mengatakan kampung zakat ini merupakan salahsatu cara sebagai umat Islam dalam menunaikan rukun Islam yang ke 3 yaitu zakat. "Ini bukan untuk pemerintah, bukan untuk Baznas tetapi untuk membumikan rukun Islam yang ketiga, mengajak untuk patuh terhadap zakat karena itu akan menghadirkan keadilan sosial dan keadilan ekonomi di lingkungan masyarakat Islam," katanya, Rabu (24/12/2025). Menurutnya, dengan adanya kampung zakat di desa bisa mengurangi angka kemiskinan, bahkan bisa menghasilkan ekonomi yang baik. "Alhamdulillah ada dua desa yang sebelumnya sudah menjadi kampung zakat sekarang sudah tidak ada lagi bank emok, karena di bidang UPZ ada bidang pemberdayaan kelompok usaha. Alhmdulillah kemiskinan sedikit demi sedikit menurun," katanya. Ia berharap kedepannya akan lebih banyak lagi, desa yang menjadi kampung zakat atau bahkan seluruh desa di Kabupaten Ciamis menjadi kampung zakat. Sementara Camat Kawali Raden Syaiful Slamet mengapresiasi terkait launching Kampung Zakat Desa Kawali. "Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terbentuknya Kampung Zakat ini," katanya. Menurutnya, ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. "Kampung Zakat bukan hanya sekadar program penghimpunan dana zakat, tetapi merupakan model kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan," katanya seraya mengakui, melalui kampung zakat, berharap pengelolaan zakat dapat dilakukan secara lebih terencana, transparan, dan tepat sasaran, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif.
BERITA24/12/2025 | ciamiszone.id
Bappenas Ambil Pelajaran dari Ciamis, Indeks Zakat Nasional Jadi Acuan Perencanaan Daerah
Bappenas Ambil Pelajaran dari Ciamis, Indeks Zakat Nasional Jadi Acuan Perencanaan Daerah
BAZNAS CIAMIS,- Bappenas melakukan kunjungan kerja khusus ke Baznas Kabupaten Ciamis untuk meninjau langsung praktik pengelolaan zakat yang dinilai menjadi contoh berhasil secara nasional. Kunjungan ini bagian dari upaya memperkuat implementasi Indeks Zakat Nasional (IZN), yang kini telah menjadi indikator resmi dalam dokumen perencanaan daerah (RPJMD) di berbagai wilayah. Rosyi Wediawaty dari Bappenas menyatakan bahwa 172 kabupaten/kota telah memasukkan IZN ke RPJMD, namun Ciamis kerap menjadi rujukan utama karena pengelolaan zakatnya dinilai paling baik di Indonesia. Keberhasilan Ciamis ditopang oleh regulasi yang kuat dan sistem terstruktur, serta pemanfaatan dana zakat yang lebih cepat dan tepat sasaran dibandingkan mekanisme APBD. Inovasi Baznas Ciamis seperti Unit Pengumpul Zakat hingga tingkat desa dan gerakan 'kencleng' rumah tangga dinilai unik dan berkontribusi besar pada program pengentasan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, serta terciptanya 'kampung zakat'. Pola pengelolaan yang transparan dan cepat berhasil membangun kepercayaan masyarakat, karena mereka dapat melihat langsung manfaat zakat yang mereka keluarkan. Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah, mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai motivasi. Keberhasilan pengelolaan zakat di Ciamis merupakan hasil sinergi ulama dan pemerintah (umaro) dengan dukungan regulasi. Baznas Ciamis telah melampaui target pengumpulan zakat pusat (Rp 26 miliar dari target Rp 24,2 miliar), yang diyakini sebagai keberkahan hasil kolaborasi semua pihak dan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ke depan, Baznas Ciamis berharap daerah lain dapat mengalokasikan sebagian dana zakat untuk program pemberdayaan jangka menengah/panjang (seperti rumah layak huni dan desa mandiri zakat), sehingga satu desa bisa mandiri melalui pengelolaan yang baik.
BERITA22/12/2025 | JABAR EKSPRES
Pengelolaan Zakat Ciamis Dipuji Bappenas, Masuk Indikator RPJMD Daerah, Dinilai Jadi Rujukan
Pengelolaan Zakat Ciamis Dipuji Bappenas, Masuk Indikator RPJMD Daerah, Dinilai Jadi Rujukan
BAZNAS CIAMIS,- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis, pada Jumat (19/12/2025). Saat kunjungan, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas, Rosyi Wediawaty, mengatakan Baznas Ciamis menjadi salah satu daerah rujukan dalam pengelolaan zakat. Rosyi menjelaskan, saat ini sebanyak 172 kabupaten dan kota di Indonesia telah memasukkan Indeks Zakat Nasional ke dalam RPJMD masing-masing. Namun, Kabupaten Ciamis kerap dijadikan contoh, karena dinilai memiliki sistem yang kuat dan konsisten. “Dalam berbagai forum nasional, Ciamis sering kami sebut sebagai contoh praktik baik. Informasi dari Baznas Pusat juga menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Ciamis termasuk yang terbaik di Indonesia,” ujarnya. Menurut Rosyi, keunggulan Baznas Ciamis terletak pada dukungan regulasi yang jelas dan juga berjenjang, mulai dari peraturan daerah hingga kebijakan teknis di tingkat kabupaten. Ketua Baznas Ciamis, Lili Miftah, mengapresiasi kunjungan dari Bappenas, yang dinilai menjadi dorongan moral bagi Baznas di Ciamis untuk terus meningkatkan kinerja. “Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Zakat itu tidak hanya ibadah, tetapi juga instrumen bagi pembangunan sosial,” kata Lili. Lili juga mengungkapkan, target pengumpulan zakat lewat Baznas Ciamis tahun ini sebesar Rp24,2 miliar, dan telah terlampaui menjadi Rp26 miliar.
BERITA20/12/2025 | insiden24.com
BAZNAS Subang Apresiasi Pengelolaan Zakat BAZNAS Ciamis
BAZNAS Subang Apresiasi Pengelolaan Zakat BAZNAS Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Subang melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk memperkuat kelembagaan dan kapasitas pengelolaan zakat. Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Subang, Dr. H. Ahmad Sukandar, M.Ag. Ahmad Sukandar menyampaikan apresiasi tinggi atas keterbukaan dan berbagi praktik baik dari BAZNAS Ciamis. Ia menilai kunjungan ini sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan BAZNAS Subang. "Kami bersyukur dapat belajar langsung, terutama dari aspek pengelolaan, sistem pembinaan, hingga penguatan fasilitas desa dan UPZ yang menjadi keunggulan BAZNAS Ciamis," ujar Ahmad Sukandar, Kamis (18/12/2025). Ia menegaskan ilmu yang diperoleh akan diimplementasikan di Subang, dan menyebut BAZNAS Ciamis layak menjadi rujukan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, MBA, menyatakan kunjungan ini bagian dari upaya saling berbagi pengalaman antar BAZNAS daerah. Lili Miftah menjelaskan BAZNAS Ciamis terbuka menjadi ruang pembelajaran bersama, khususnya bagi pimpinan baru. Dalam pemaparannya, sejumlah praktik berhasil dibagikan, seperti membangun hubungan harmonis dengan pemerintah daerah dan mengembangkan sistem hingga tingkat desa. Upaya ini berdampak signifikan pada penghimpunan zakat. "Pada 2025, target penghimpunan kami Rp24,2 miliar. Hingga kini realisasi telah mencapai Rp26 miliar dan masih berjalan," ujarnya.
BERITA19/12/2025 | ungkapsebab.web.id
BAZNAS Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Realisasi Zakat 2025 Lampaui target hingga Rp26 Miliar
BAZNAS Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Realisasi Zakat 2025 Lampaui target hingga Rp26 Miliar
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis telah menjadi rujukan nasional berkat pencapaian dan sistem pengelolaan zakatnya. Sepanjang tahun 2025, lembaga ini dikunjungi oleh puluhan BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia untuk studi tiru, termasuk kunjungan terbaru dari BAZNAS Kabupaten Subang. Keberhasilan utama mereka tercermin dari realisasi penghimpunan zakat yang mencapai Rp26 miliar, melampaui target awal sebesar Rp24,2 miliar. Menurut Ketua BAZNAS Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, hal ini merupakan hasil dari kerja kolektif, dukungan pemerintah daerah, dan kepercayaan masyarakat. Kunci kesuksesan yang banyak dipelajari oleh lembaga lain adalah sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah serta penguatan sistem Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga ke tingkat desa. Pencapaian ini juga mendapatkan perhatian dari Bappenas yang melakukan kunjungan dan evaluasi langsung. Dalam kunjungannya, Ketua BAZNAS Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyatakan apresiasi yang tinggi dan menyebut BAZNAS Ciamis sebagai "maha guru" dalam pengelolaan zakat daerah, berharap praktik baik tersebut dapat diadaptasi dan dikembangkan di daerahnya.
BERITA19/12/2025 | dejurnalcom
Terbaik Nasional, BAPPENAS Sambangi Baznas Ciamis
Terbaik Nasional, BAPPENAS Sambangi Baznas Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali kedatangan tamu, kali ini dari Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional atau Bappenas, di Aula Baznas Ciamis, Jumat (19/12/2025). Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Pusat, Rosyi Wediawaty mengatakan, kedatangannya ke Baznas karena Baznas Ciamis ini adalah yang terbaik di Nusantara terkait pengelolaan Zakat. Menurut Rosyi, kedatangannya ini menindaklanjuti dengan masuknya Indeks Zakat Nasional kedalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten atau kota. "Kita ingin mengetahui praktek baik yang dilakukan oleh Baznas Ciamis, terus terang IZN ini menjadi salahsatu indikator untuk RPJMD dan ekonomi syariah, di level kabupaten itu kami menggunakan Indeks Zakat Nasional," katanya. Diakuinya, Baznas Ciamis ini sangat luar biasa bahkan disetiap sosialisasi, dirinya selalu mengatakan contohlah Ciamis. "Ciamis ini pengelolaannya paling bagus, ada Perdanya ada Perbupnya, bahkan setiap desa setiap KK itu ada UPZ nya, dan disetiap sosialisasi kita selalu bilang contohlah Ciamis," katanya. "Ini bukan hanya bermanfaat bagi kemiskinan tetapi juga kesehatan, cerdas dan yang lainnya. Ciamis juga memiliki kampung zakat terbanyak dan sisi penggunaan serta pemberdayaan itu sangat efektif berjalan dengan baik," tegasnya. Ketua Baznas Ciamis, Drs H Lili Miftah mengapresiasi kedatangan Bappenas ke Baznas Ciamis. "Pertama apresiasi jauh-jauh dari Jakarta ke Ciamis, demi sebuah tekad untuk mensejahterakan masyarakat, meningkatkan kepercayaan kita dan kedamaian hati," katanya. Menurutnya, Baznas Kabupaten Ciamis tidak merasa menjadi contoh bagi Baznas lainnya. "Saya tidak merasa menjadi percontohan, tapi kami memberikan yang terbaik, apa yang kita lakukan harus bermanfaat. Urusan menjadi contoh biar orang lain yang menilai," jelasnya seraya menambahkan, target Baznas Ciamis yang diberikan oleh Baznas pusat sudah terlampaui.
BERITA19/12/2025 | ciamiszone.id
Ciamis Jadi Model Pengelolaan Zakat Terbaik
Ciamis Jadi Model Pengelolaan Zakat Terbaik
BAZNAS CIAMIS,- Kabupaten Ciamis di Jawa Barat ditetapkan sebagai model pengelolaan zakat terbaik nasional, sehingga menarik kunjungan kerja Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari langsung praktik baik yang telah diterapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) setempat dan dampak nyatanya bagi masyarakat. Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas, Rosyi Wediawaty, menyebut bahwa keberhasilan Ciamis didukung oleh regulasi yang kuat, sistem pengelolaan yang tertata, serta inovasi seperti Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga desa dan gerakan infak receh ("kencleng") di tingkat keluarga. Model ini menjadi rujukan bagi 172 kabupaten/kota lain yang telah memasukkan Indeks Zakat Nasional (IZN) ke dalam perencanaan pembangunan daerahnya. Ketua BAZNas Ciamis, KH. Lili Miftah, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan dan ketenteraman masyarakat.
BERITA19/12/2025 | fokusjabar.id
Kunjungi Baznas Ciamis, Bappenas Soroti Keberhasilan Indeks Zakat Nasional
Kunjungi Baznas Ciamis, Bappenas Soroti Keberhasilan Indeks Zakat Nasional
BAZNAS CIAMIS,- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan kunjungan kerja ke Baznas Ciamis dalam rangka menggali praktik-praktik terbaik (Best Practice) pengelolaan zakat yang dinilai berhasil dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, pada Jum'at (19/12/2025). Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas, Rosyi Wediawaty, menyoroti keberhasilan Indeks Zakat Nasional (IZN) yang telah diadopsi oleh 172 kabupaten/kota. Namun, ia menegaskan bahwa Ciamis adalah model utama yang dijadikan rujukan karena keunggulan regulasi, sistemnya yang terstruktur, dan fleksibilitas pendistribusian dana yang cepat untuk kebutuhan mendesak. Inovasi seperti Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga desa serta gerakan kencleng keluarga juga disebut sebagai kunci keberhasilan. Sementara itu, Ketua baznas Ciamis, Drs H. Lili Miftah, mengapresiasi kunjungan ini dan mengungkap bahwa lembaganya telah melampaui target pengumpulan zakat tahun ini, dengan fokus pada program penanganan stunting, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Ia juga mendorong daerah lain untuk meniru praktik baik ini guna menciptakan desa mandiri melaluui pengelolaan zakat yang produktif.
BERITA19/12/2025 | newstasikmalaya.com
Baznas Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Puluhan Daerah Lakukan Studi Tiru
Baznas Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Puluhan Daerah Lakukan Studi Tiru
BAZNAS CIAMIS,- Predikat Kabupaten Zakat yang disematkan oleh BAZNAS RI menjadikan Ciamis sebagai rujukan nasional dan pusat perhatian BAZNAS kabupaten/kota dari berbagai daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, menyampaikan bahwa tingginya minat daerah lain untuk belajar ke Ciamis merupakan buah dari kerja kolektif dan sinergi yang terbangun selama ini. “Alhamdulillah, dengan kemampuan dan kebersamaan yang ada, BAZNAS Ciamis telah menerima puluhan kunjungan studi tiru dari berbagai daerah. Hari ini kami menerima kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Subang,” ujarnya, Kamis (18/12/2025). “Selain sebagai tempat belajar, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi. Kuncinya adalah soliditas dan sinergi dengan pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat agar pengelolaan UPZ berjalan maksimal,” tambahnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Subang mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja memilih Ciamis sebagai tujuan studi tiru setelah mendapatkan rekomendasi langsung dari BAZNAS Pusat. Ia mengaku terkesan dengan tata kelola dan capaian yang telah diraih BAZNAS Ciamis. “Kami merasa datang ke tempat yang sangat tepat. Sistem di sini tertata dengan baik dan berjalan optimal. Tidak salah jika kami berguru ke BAZNAS Ciamis,” tuturnya. Ia pun berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi bekal bagi BAZNAS Kabupaten Subang untuk meningkatkan kinerja ke depan. “Kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga. Semoga ke depan kami bisa menyamai, bahkan melampaui prestasi yang telah dicapai Kabupaten Ciamis,” tandasnya.
BERITA18/12/2025 | PasundanNews.com
Baznas Ciamis Jadi Maha Guru Baznas se-Indonesia
Baznas Ciamis Jadi Maha Guru Baznas se-Indonesia
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis menjadi panutan, bahkan jadi pusat perhatian bagi Baznas kabupaten atau kota lain di Indonesia. Tak heran jika penobatan Kabupaten Ciamis sebagai Kabupaten Zakat oleh Baznas Pusat membuat Ciamis dilirik oleh kabupaten/kota lain untuk mengikuti prestasi yang diraih ataupun hanya untuk studi tiru, sudah sepantasnya Baznas Ciamis Jadi Maha Guru. Ketua Baznas Ciamis, Drs H Lili Miftah mengatakan, selama tahun 2025 ini Baznas Ciamis menerima studi tiru dari puluhan Baznas kabupaten/kota yang ada di Indonesia. "Alhamdulillah Baznas Ciamis dengan seluruh kemampuan dan kebersamaan, sudah menerima studi tiru dari Baznas kabupaten lain jumlahnya puluhan, kebetulan hari ini kedatangan dari Subang," katanya, Kamis (18/12/2025). Diakuinya, Baznas menjadi tempat studi tiru bagi kabupaten/kota lain ini tidak terlepas dari kesadaran masyarakat kabupaten Ciamis dan juga program Baznas yang berjalan dengan efektif dan dengan kuatnya kerjasama antara Baznas Ciamis dengan Pemerintah Daerah. "Selain menjadi bahan untuk ditiru, ini juga menjadi ajang silaturrahmi. Intinya kita harus solid dan kuat membangun sinergitas dengan pemerintah. Tidak lupa juga dengan kesadaran masyarakat agar UPZ-nya berjalan," katanya. Ketua Baznas Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar mengatakan, pihaknya baru saja dilantik 3 Desember lalu dan mendapatkan rekomendasi dari pusat untuk berguru kepada Baznas Kabupaten Ciamis. "Kami datang kepada tempat yang sangat tepat sekali, disini semuanya terstruktur dengan baik, semuanya berjalan begitu sempurna, tidak salah kami mendatangi Baznas Ciamis," katanya.
BERITA18/12/2025 | ciamiszone.id
BAZNAS Kabuapten Ciamis Terima Sedekah Bencana Banjir Aceh dan Sumatera dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis
BAZNAS Kabuapten Ciamis Terima Sedekah Bencana Banjir Aceh dan Sumatera dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis
BAZNAS Kabupaten Ciamis menerima Amanah sedekah kemanusiaan dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis pada Kamis, 11 Desember 2025. Bantuan ini akan disalurkan sepenuhnya kepada para korban bencana banjir. Terima kasih atas kepedulian dan solidaritasnya yang telah turut meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdampak. Penyerahan sedekah bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Ciamis. Sedekah yang diserahkan ini merupakan wujud kepedulian dari seluruh jajaran dan karyawan Disnaker Kabupaten Ciamis. Bantuan tersebut dihimpun untuk meringankan beban saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah banjir besar di beberapa wilayah Aceh dan Sumatera. Disnaker Ciamis memilih BAZNAS Kabupaten Ciamis sebagai penyalur karena lembaga ini dinilai memiliki jaringan dan mekanisme yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana di seluruh Indonesia. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis bersama perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis. Dalam kesempatan ini, pihak BAZNAS menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai DISNAKER yang telah mengamanahkan dana bantuan kepada BAZNAS untuk disalurkan. BAZNAS Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa amanah ini akan dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran, sesuai dengan prinsip tata kelola yang berlaku. Penyerahan donasi ini menegaskan kembali semangat gotong royong dan kepedulian warga Kabupaten Ciamis terhadap sesama, terutama dalam menghadapi bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia. BAZNAS Ciamis berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan dalam mengelola dan menyalurkan sedekah dari masyarakat. Semoga kebaikan bapak dan ibu ini menjadi manfaat, keberkahan, serta menguatkan kolaborasi kebaikan antar warga Kabupaten Ciamis. Mari terus Bersama, hadir untuk mereka yang membutuhkan.
BERITA11/12/2025 | Humas Baznas
BAZNAS Ciamis Beri Uluran Tangan, Bantu Biaya Pengobatan Anak Pengidap Hidrosefalus di Desa Handapherang
BAZNAS Ciamis Beri Uluran Tangan, Bantu Biaya Pengobatan Anak Pengidap Hidrosefalus di Desa Handapherang
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya di bidang kesehatan. Kali ini, BAZNAS Ciamis menyalurkan bantuan dana pengobatan untuk seorang anak yang mengidap penyakit Hidrosefalus, warga Desa Handapherang, Kecamatan Ciamis. Bantuan diserahkan langsung oleh Bidang Pendistribusian BAZNAS Ciamis kepada keluarga penerima manfaat di kediamannya di Desa Handapherang pada Selasa, 9 Desember 2025. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam membiayai serangkaian proses medis. BAZNAS Ciamis mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan ZIS-nya. Dengan semakin optimalnya penghimpunan dana, maka semakin banyak pula masyarakat Ciamis yang dapat terbantu, mewujudkan visi Kabupaten Ciamis yang sejahtera.
BERITA09/12/2025 | Humas Baznas
Pecahkan Rekor! 'Kenclengisasi' Baznas Ciamis Tembus Rp25,6 Miliar
Pecahkan Rekor! 'Kenclengisasi' Baznas Ciamis Tembus Rp25,6 Miliar
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis berhasil melampaui target penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditetapkan pusat. Angka yang terkumpul hingga pertengahan Desember 2025 telah mencapai Rp25,6 miliar, mengungguli target nasional sebesar Rp24,4 miliar. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Lili Miftah, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa evaluasi akhir tahun menunjukkan seluruh target program telah terpenuhi dengan baik. “Alhamdulillah, di akhir tahun ini kita evaluasi bahwa target-target capaian program sudah terpenuhi. Bahkan, angka penghimpunan telah melampaui target nasional. Insya Allah sampai tutup tahun bisa tembus Rp26 miliar,” ujar Lili, Selasa (9/12/2025). Di tahun 2024, BAZNAS Ciamis berhasil menembus angka Rp23 miliar sebelum akhirnya pada 2025 ini memecahkan rekor baru di atas Rp25,6 miliar. “Ini hasil dari sistem yang kami bangun, evaluasi rutin, dan pengawasan yang tidak pernah lepas. Semakin besar penghimpunan, semakin banyak mustahik yang bisa kita bantu,” tegas Lili. Salah satu faktor pendorong utama kesuksesan penghimpunan tahun ini adalah inovasi program bernama ‘kencelengisasi’. Program ini mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk secara rutin menyisihkan uang receh, mulai dari Rp200, Rp500, hingga Rp1.000, ke dalam celengan khusus yang disediakan BAZNAS. Inisiatif ini ternyata membuahkan hasil yang luar biasa, bahkan di luar perkiraan awal. Lili mengakui, semula pihaknya sempat pesimis melihat kondisi ekonomi masyarakat. Namun, justru dari akumulasi recehan tersebut tercipta kekuatan finansial yang signifikan. "Ini di luar prediksi. Mesin hitung koinn kami sampai kewalahan. Daritadinya penghimpunan menurun, kenclengisasi justru mengangkat kembali capaian kita," tuturnya. Di sisi penyaluran, Baznas Ciamis juga mencatatkan keberhasilan dengan menyelesaikan berbagai program pemberdayaan. Salah satunya adalah program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sepanjang 2025, lebih dari 140 unit rumah berhasil diperbaiki. Capaian ini melampaui rencana awal karena diterapkannya mekanisme kolaborasi atau ‘sharing’ dengan pemerintah desa setempat. “Untuk program Rutilahu, dari anggaran Rp960 juta seharusnya 96 rumah. Namun karena banyak desa yang dampaknya tinggi dan adanya sharing, misalnya desa punya Rp5 juta, kebutuhannya Rp10 juta, kita bantu sisanya. Jadi pembangunan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” jelas Lili. Pencapaian Rp25,6 miliar bukan sekadar angka, melainkan representasi dari soliditas sistem, inovasi program, dan partisipasi masyarakat yang telah bersinergi untuk kebaikan bersama. “Mudah-mudahan sistem yang kami bangun dan jalan yang Allah berikan terus membawa kebaikan bagi semua,” pungkas Lili Miftah.
BERITA09/12/2025 | JABAR EKSPRES
BAZNAS Kabupaten Ciamis Bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Penganugerahan Masjid Tahun 2025 dan Galang Dana Program Ciamis Peduli Kolaborasi Kebaikan untuk Indonesia dan Palestina
BAZNAS Kabupaten Ciamis Bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Penganugerahan Masjid Tahun 2025 dan Galang Dana Program Ciamis Peduli Kolaborasi Kebaikan untuk Indonesia dan Palestina
BAZNAS Kabupaten Ciamis Bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Penganugerahan Masjid Tahun 2025 dan Galang Dana Program Ciamis Peduli Kolaborasi Kebaikan untuk Indonesia dan Palestina, di Aula Setda Ciamis pada Hari Senin (8/12). Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menghimbau bahwa Masjid harus menjadi pusat kemaslahatan umat dan penguat peradaban masyarakat Kabupaten Ciamis. Ia juga menyampaikan bahwa masjid harus menjadi tempat mediasi dan penyeselesaian berbagai program umat, baik itu program sosial, keagamaan, ekonomi, kesehatan maupun pendidikan. Menurutnya, dengan memakmurkan masjid secara visual dengan merawat dan menghidupkan aktivitas masjid serta memakmurkan secara fungsional menjadikan masjid pusat kemaslahatan umat mampu menggerakan zakat, infak dan sedekah yang terstruktur karna itu zakat menjadi bagian integral dan peran masjid. BAZNAS Kabupaten Ciamis mengajak seluruh DKM dan masjid Jami untuk bekerjasama secara sistematis dari UPZ Desa sebagai simpul pengelolaan Zakat di tingkat Desa, dan kepada pengurus masjd besar untuk membentuk UPZ masjid besar di setiap kecamatan dengan integrasi ini seluruh dana umat dihimpun melalui masjid dan dapat dikelola sesuai Undang-undang No.23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, sehingga zakat yang disalurkan jamaah benar benar tepat sasaran, terkendal, berdaya, terlaporkan dan dapat dipertanggungjawabkan. Acara dikahiri dengan penandatanganan bersama Pemkab Ciamis, MUI, DMI, dan LAZ HBI untuk bekerjasama menghimpun peduli Ciamis untuk bencana Nasional dan Palestiana. BAZNAS Kabupaten Ciamis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah khususnya Bupati Ciamis, tanpa regulasi dan keberpihakan terhadap pembangunan keagamaan di kabupaten ciamis ini tidak akan bisa kita wujudkan seperti hari ini. Dan Semoga dengan Anugerah Masjid ramah tahun 2025 ini menjadi Langkah awal Gerakan besar untuk memajukan masjid sebagai pusat kebaikan dan pemberdayaan umat di Kabupaten Ciamis
BERITA08/12/2025 | Humas Baznas
Transformasi Digital, Ijtihad Teknologi untuk Fikih Zakat Kontemporer
Transformasi Digital, Ijtihad Teknologi untuk Fikih Zakat Kontemporer
Dalam gelombang disrupsi digital yang menerpa berbagai sendi kehidupan, dunia zakat ditantang untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku aktif yang mampu merespons dengan cerdas dan visioner. Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang diselenggarakan BAZNAS RI pada 26-27 November 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dengan tema "Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising", bukan sekadar acara seremonial belaka. Ini merupakan puncak dari perjalanan panjang transformasi digital yang telah dirintis BAZNAS selama bertahun-tahun, sekaligus menjadi momentum strategis untuk merevitalisasi pemahaman fikih zakat dalam terang dinamika kekinian yang semakin kompleks. Perjalanan transformasi digital BAZNAS sesungguhnya telah dimulai dengan komitmen yang kuat dan konsisten. Kilas balik ke tahun 2023, BAZNAS dengan bangga menerima penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Innovation Award untuk kategori Best Digital Innovation in Zakat Collection. Penghargaan tersebut bukanlah sekadar piagam atau piala yang menghiasi etalase, melainkan bukti nyata bahwa pendekatan digital dalam pengelolaan zakat telah menjadi keniscayaan yang tidak terelakkan. Penghargaan itu menjadi penegas bahwa langkah BAZNAS untuk mengadopsi teknologi dalam pengelolaan zakat berada pada jalur yang tepat, sekaligus memacu semangat untuk terus berinovasi. Beranjak ke tahun 2024, komitmen tersebut semakin dikonkretkan melalui penyelenggaraan Rakernis Transformasi Digital Nasional dan Zakathon 2024 dengan fokus utama pada "Kantor Digital BAZNAS". Kegiatan besar ini menandai fase percepatan adopsi teknologi dalam seluruh rantai nilai pengelolaan zakat—mulai dari pendataan mustahik yang lebih komprehensif, penghimpunan dana yang lebih masif dan mudah diakses, hingga penyaluran yang lebih tepat sasaran, terukur, dan transparan. Rakernis 2024 berhasil membangun fondasi infrastruktur dan mindset digital yang kokoh, yang menjadi batu pijakan menuju visi yang lebih ambisius dan futuristik di tahun 2025. Dalam konteks inilah, Rakernis 2025 hadir dengan nuansa yang berbeda. Jika sebelumnya fokus pada pembangunan infrastruktur dan platform digital, tahun ini melangkah lebih jauh dengan mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) dan big data ke dalam inti strategi pengelolaan zakat. Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra strategis dalam pengambilan keputusan yang lebih cerdas, cepat, dan berdampak luas. Perkembangan teknologi ini, bagaimanapun, membawa serta tantangan mendasar yang tidak boleh diabaikan: bagaimana fikih zakat klasik, yang lahir dari konteks sosial-ekonomi yang jauh berbeda, dapat berdialog secara produktif dengan realitas ekonomi digital modern yang serba cair, abstrak, dan borderless? Di sinilah warisan pemikiran progresif almarhum Prof. KH. Ibrahim Hosen menjadi cahaya penuntun yang sangat relevan. Sebagaimana dikutip secara mendalam dalam artikel "Ibrahim Hosen dan Terobosan Fiqih untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat" di laman Kemenag.go.id (24 November 2025), Ibrahim Hosen telah meletakkan dasar metodologis yang kokoh untuk memperluas cakupan harta yang wajib dizakati. Pendekatannya yang tidak kaku, dengan tetap berpegang pada zhahir nash namun sekaligus memberdayakan qiyas (analogi hukum) untuk mengembangkan 'illat (alasan hukum) zakat, memberikan kita kerangka berpikir yang dinamis untuk menjawab tantangan baru. Klasifikasi brilian Ibrahim Hosen yang membagi harta wajib zakat ke dalam empat kategori—logam dan barang berharga, tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat, hewan ternak dan hasil laut, serta hasil usaha dan keuntungan bisnis—bukanlah daftar tertutup. Ia justru merupakan kerangka metodologis yang terbuka untuk ditafsirkan ulang. Dalam konteks ekonomi digital kekinian, klasifikasi ini dapat dengan cerdas menjangkau aset-aset modern seperti token aset digital, non-fungible tokens (NFT), royalti konten digital, pendapatan dari platform ekonomi berbagi (sharing economy), hingga keuntungan dari perdagangan algoritmik. Semua harta baru ini memiliki 'illat yang sama dengan harta yang disebutkan dalam nash: nilainya yang berkembang dan potensinya untuk menghasilkan keuntungan. Namun, transformasi digital dalam zakat tidak berhenti pada aspek penghimpunan saja. Pemikiran Ibrahim Hosen tentang penyaluran zakat yang tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif dan investatif, menemukan medium yang sempurna dalam teknologi digital. Dengan dukungan AI dan analitik data, kita kini dapat memetakan potensi ekonomi mustahik dengan presisi yang sebelumnya tidak terbayangkan. Sistem dapat menganalisis data sosial-ekonomi, preferensi, dan kemampuan mustahik untuk kemudian merekomendasikan bentuk penyaluran yang paling optimal, apakah itu dalam bentuk modal usaha, pelatihan keterampilan digital, atau akses ke pasar. Zakat produktif dapat dikelola melalui platform koperasi digital, dimana mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Lebih jauh lagi, perluasan makna sabilillah yang digagas Ibrahim Hosen—yang mencakup semua kegiatan untuk kemaslahatan umat secara luas—mendapatkan dimensi baru di era digital. Dana zakat dapat dialokasikan secara strategis untuk membiayai pengembangan platform pendidikan digital yang dapat diakses oleh santri di pelosok negeri, mendanai riset teknologi tepat guna untuk memecahkan masalah umat, membangun infrastruktur digital pesantren dan madrasah, hingga menjadi modal ventura bagi startup sosial yang bertujuan untuk memberdayakan komunitas marjinal. Dalam visi ini, zakat tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi menjadi motor penggerak inovasi dan kemajuan peradaban umat. Oleh karena itu, Rakernis 2025 dengan fokus pada AI dan digital fundraising harus dipandang sebagai sebuah lompatan besar. Ini adalah upaya untuk menyinergikan kekuatan ijtihad fikih dengan kecepatan inovasi teknologi. Indonesia sedang membangun sebuah sistem zakat nasional yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga kokoh secara filosofis dan hukum. Sebuah sistem yang mampu menghadirkan keadilan distributif di era di mana batas antara dunia fisik dan digital semakin kabur. Pencapaian sejak 2023 hingga persiapan menuju 2025 ini dengan jelas menunjukkan bahwa transformasi digital bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan strategis. Tujuannya adalah memastikan bahwa zakat tetap relevan, efektif, dan memiliki dampak transformatif di tengah gelombang perubahan yang tak terbendung. Dengan digitalisasi, kita tidak hanya mengejar efisiensi operasional, tetapi yang lebih penting, memperluas cakrawala fikih zakat kontemporer sehingga mampu menjawab tantangan zaman dengan lugas dan elegan. Sebagai penutup, izinkan saya merenungkan kembali pesan abadi Prof. KH. Ibrahim Hosen: pada hakikatnya, zakat harus menjadi instrumen perubahan sosial yang nyata, bukan sekadar ritual yang berhenti pada pemenuhan kewajiban individual. Dengan semangat yang sama, mari kita jadikan transformasi digital sebagai sarana untuk menghidupkan kembali ruh ijtihad dalam fikih zakat, merajut narasi kemajuan, dan mewujudkan keadilan ekonomi serta kesejahteraan yang inklusif bagi seluruh umat.
BERITA27/11/2025 | Humas Baznas
BAZNAS Kabupaten Ciamis Jadi Rujukan Studi Tiru dari Lima Kabupaten
BAZNAS Kabupaten Ciamis Jadi Rujukan Studi Tiru dari Lima Kabupaten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis menerima kunjungan studi tiru dari lima kabupaten yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur, yaitu Kabupaten Barru, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Sopeng, Kabupaten Bone dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu 30 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari dan mengadopsi pola pengembangan inovasi serta praktik terbaik dalam penghimpunan dan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya melalui unit pengumpul zakat (UPZ) di tingkat desa. “Di daerah lain, penghimpunan umumnya masih mengandalkan ASN. Sementara di Ciamis, penghimpunan sudah berjalan dari masyarakat melalui UPZ Desa. Mereka ingin meniru bagaimana Langkah nyata yang kami lakukan, karena meski rata-rata daerah lain sudah memiliki UPZ Desa, banyak yang masih sebatas SK tanpa berjalan optimal,” ujar Waka II BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Iif Taufiq El Haque. Tetapi strategi yang dipakai oleh Kabupaten Ciamis tidak bisa sepenuhnya ditiru oleh daerah lain, sebab kondisi sosial dan geografisnya yang berbeda. Ketua BAZNAS Kabupaten Barru, H. Minu Kalibu, mengaku kagum dengan inovasi pengelolaan ZIS di Ciamis. Dan bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan di Kabupaten Barru. “Ciamis mempunyai inovasi yang luar biasa. Kami berkunjung untuk berbagi pengetahuan, mudah-mudahan bisa diterapkan di Kabupaten Barru. Memang sejak 2017 kami sudah ada UPZ Desa, tapi pemaksimalan kegiatanya masih kurang. Jumalh ASN di Barru hanya 12 ribu, sementara di Ciamislebih dari satu juta. Akan tetapi, dengan inovasi yang ada di Ciamis, harapannya bisa kami kembangkan,” ungkapnya. Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar-BAZNAS di seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi praktik baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui optimalisasi pengelolaan ZIS. (Humas BAZNAS Ciamis)
BERITA30/09/2025 | Humas Baznas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.

Lihat Daftar Rekening →