WhatsApp Icon
Sinergi ZISWAF, BAZNAS Ciamis Kukuhkan 80 Duta Zakat & Wakaf

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menorehkan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) di Tatar Galuh. Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, BAZNAS Ciamis menginisiasi kegiatan Pengukuhan dan Pembinaan Duta Zakat, Duta Wakaf, serta Nadzir, Rabu (30/09/2026).

Acara penting ini mendapat sambutan yang sangat baik serta dukungan penuh dari Kemenag dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis, yang menandai kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan kesejahteraan umat di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran tamu kehormatan, di antaranya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Ciamis yang hadir mewakili Bupati Ciamis, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ciamis, serta perwakilan dari sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) mitra, yaitu LAZ Nusa Charity, LAZ Hidayah Berbagi Indonesia, dan LAZ Rumah Zakat.

Pengukuhan 80 Duta Zakat dan Wakaf Lintas Kecamatan

Prosesi pengukuhan 80 orang Duta Zakat dan Duta Wakaf dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis. Ada hal istimewa dalam komposisi para duta yang dikukuhkan; seluruh Duta Zakat tersebut merupakan para Penyuluh Agama Islam pilihan yang tersebar secara merata di 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Kehadiran para Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan ini diharapkan mampu mempercepat arus edukasi dan literasi keagamaan, khususnya terkait kesadaran berzakat langsung hingga ke tingkat akar rumput di setiap kecamatan.

Penguatan 4 Pilar Tugas dan Fungsi Duta Zakat

Dalam sesi pembinaan, Ketua dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis memberikan penguatan materi yang komprehensif kepada seluruh peserta yang hadir. Materi utama berfokus pada 4 Pilar Tugas dan Fungsi Duta Zakat yang menjadi landasan operasional gerakan zakat di lapangan:

  1. Sosialisasi: Meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat serta memperluas kesadaran para muzakki untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi.

  2. Penggalangan: Mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) serta mendorong penyaluran yang tepat sasaran melalui jalur resmi.

  3. Inovasi: Membawa kreativitas dan pembaruan dalam program-program pemberdayaan, sekaligus bertindak sebagai brand ambassador ZISWAF yang aktif dan inspiratif.

  4. Aksi Sosial: Terjun langsung mendampingi para mustahik serta menyebarkan nilai-nilai kepedulian umat di wilayah kerja masing-masing.

Kolaborasi untuk Kesejahteraan Umat

Melalui inisiatif ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus merangkul berbagai pihak—mulai dari Pemda, Kemenag, BPN, hingga sesama lembaga pengelola zakat (LAZ). Kolaborasi pentahelix ini diyakini mampu menciptakan tata kelola zakat dan wakaf yang lebih transparan, akuntabel, modern, dan berdampak luas bagi pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ciamis.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis, serta komitmen bersama untuk menyukseskan program-program keumatan di Tatar Galuh Ciamis ke depannya.

30/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas
BAZNAS dan IPARI Kabupaten Ciamis Sinergi Optimalkan Kesadaran Berzakat

BAZNAS CIAMIS,- Ketua dan Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Ciamis menghadiri undangan sekaligus bertindak sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) III Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Peran Duta Zakat dalam Optimalisasi Kesadaran Berzakat Tahun 2026 ini diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis pada Senin, 14 September 2026.

Selain agenda internal organisasi, Rakerda ini juga dirangkaikan secara khusus dengan agenda Sosialisasi Peran Duta Zakat dalam Optimalisasi Kesadaran Berzakat Tahun 2026, yang dihadiri oleh puluhan penyuluh agama Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Strategi Kolaboratif Mengangkat Kesadaran Zakat

Dalam sambutannya di hadapan para peserta Rakerda, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, M.BA menekankan bahwa penyuluh agama Islam memiliki posisi yang sangat strategis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat grassroot (akar rumput). Oleh karena itu, para penyuluh tidak hanya berfungsi sebagai pembimbing ibadah ritual, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam membangun literasi zakat umat.

"Penyuluh agama Islam adalah corong kebaikan di tengah masyarakat. Melalui sinergi yang kuat antara BAZNAS dan IPARI, kita optimis pesan-pesan zakat, infak, dan sedekah dapat tersampaikan secara masif dan menyentuh kesadaran kolektif masyarakat Ciamis," ujarnya.

Lebih lanjut, ditekankan pula bahwa tantangan pengelolaan zakat ke depan membutuhkan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif. Dengan adanya program Sosialisasi Peran Duta Zakat 2026, diharapkan lahir kader-kader penggerak zakat dari kalangan penyuluh yang mampu mengedukasi masyarakat secara Aman Syari, Aman Regulasi dan Aman NKRI.

 

Mengusung Harokah Da’wah untuk Menumbuhkan Gairah ZIS

Dalam sesi pemaparan materinya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. Wasdi M,Si membawakan topik khusus yang mendalam dan inspiratif, yakni "Sinergi Penyuluh Agama yang Berdampak melalui Harokah Da’wah dalam Menumbuhkan Gairah Zakat, Infaq dan Shadaqah".

Wakil Ketua I BAZNAS Ciamis menekankan bahwa penyuluh agama Islam memegang peranan sentral sebagai motor penggerak moral dan spiritual masyarakat. Melalui harokah da’wah (gerakan dakwah) yang terstruktur dan masif, para penyuluh diharapkan mampu menumbuhkan kembali gairah serta kesadaran kolektif umat Islam untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi.

"Penyuluh agama tidak hanya menyampaikan risalah ibadah mahdlah semata, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial ekonomi umat. Melalui harokah da’wah yang berdampak, gairah berzakat di masyarakat dapat ditumbuhkan secara organik, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen penyeimbang ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ciamis," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam pemaparannya.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Peran Duta Zakat Menuju 2026 yang Lebih Inklusif

Program Sosialisasi Peran Duta Zakat yang digaungkan dalam acara ini merupakan salah satu instrumen penting BAZNAS Kabupaten Ciamis guna menghadapi proyeksi peningkatan kesejahteraan umat di tahun 2026. Duta zakat diproyeksikan tidak hanya sekadar mengumpulkan dana, melainkan turut mengawal tata kelola zakat agar tepat sasaran, baik untuk program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Ciamis.

Para peserta Rakerda III IPARI Kabupaten Ciamis menyambut antusias materi yang disampaikan. Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif serta tanya jawab seputar problematika penghimpunan zakat di lapangan, regulasi pengelolaan, serta kiat-kiat praktis dalam mengedukasi wajib zakat (muzaki) agar menunaikan kewajibannya melalui lembaga resmi negara.

Meneguhkan Sinergitas Kelembagaan

Acara yang berlangsung secara khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama antara BAZNAS Kabupaten Ciamis dan IPARI Kabupaten Ciamis untuk terus merajut kerja sama yang berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari Rapat Kerja Daerah III ini dapat menghasilkan rumusan program kerja nyata yang bermuara pada peningkatan kesadaran berzakat masyarakat, serta memperkokoh peran lembaga keagamaan dalam mewujudkan kemaslahatan umat di Kabupaten Ciamis.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat 

Konfirmasi: 0823-1764-7075

14/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Perkuat Tata Kelola, BAZNAS Kota Bogor Kunjungi BAZNAS Ciamis

BAZNAS CIAMIS,- Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan umat, BAZNAS Kabupaten Ciamis dengan hangat menyambut kunjungan kerja dan studi tiru dari BAZNAS Kota Bogor. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Ciamis pada Rabu, 10 September 2026.

Kegiatan studi tiru ini berfokus pada upaya bersama untuk mengeksplorasi dan berbagi praktik terbaik (best practices) dalam berbagai aspek pengelolaan zakat. Pertemuan strategis antartetangga wilayah Jawa Barat ini dilandasi oleh semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat melalui pengelolaan zakat yang modern dan adaptif. Dalam agenda studi tiru kali ini mencakup empat pilar penting: peningkatan efektivitas pengumpulan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah), optimalisasi ketepatan sasaran pendistribusian, pemutakhiran sistem pengelolaan data yang terintegrasi, serta penguatan tata kelola kelembagaan secara menyeluruh.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. Lili Miftah, MBA menyambut hangat kehadiran rombongan BAZNAS Kota Bogor. Disampaikan bahwa tantangan pengelolaan zakat di era digital menuntut setiap lembaga amil zakat untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta saling belajar dari praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai daerah.

"Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi formal, melainkan ruang tukar gagasan yang sangat produktif. Kami percaya bahwa kemajuan lembaga zakat tidak dicapai melalui kompetisi, melainkan lewat sinergi dan kolaborasi yang kuat demi memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya dalam sesi diskusi.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Rangkaian acara diisi dengan paparan komprehensif mengenai strategi penghimpunan dan pengelolaan ZIS Desa di Kabupaten Ciamis yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis. Diskusi interaktif berlangsung dinamis, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai solusi atas tantangan riil di lapangan, mulai dari pendekatan kepada muzaki milenial hingga digitalisasi pelaporan keuangan.

Sementara itu, pihak BAZNAS Kota Bogor mengapresiasi keterbukaan dan sambutan hangat yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis. Pengalaman dan strategi yang dibagikan selama sesi studi tiru dinilai sangat inspiratif dan akan menjadi referensi berharga dalam merumuskan kebijakan serta program kerja strategis di Kota Bogor ke depannya.

Menjelang akhir acara, kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata khas daerah serta sesi foto bersama sebagai simbol kehangatan silaturahmi dan kokohnya jejaring kemitraan antarlembaga amil zakat. Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis dan BAZNAS Kota Bogor berharap dapat terus melangkah bersama, menghadirkan kemaslahatan yang lebih besar, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pengelola zakat di Indonesia.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat 

Konfirmasi: 0823-1764-7075

11/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Kampung Zakat ke-15 Hadir di Pawindan, Bupati Ciamis Ingatkan Pentingnya Gotong Royong Umat

BAZNAS CIAMIS,- Upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Ciamis kembali mencatatkan langkah progresif. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis secara resmi meluncurkan Kampung Zakat ke-15 yang dipusatkan di Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Peresmian ini dihadiri dan diresmikan secara langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya. Kehadiran program Kampung Zakat di Desa Pawindan disambut dengan antusiasme tinggi oleh berbagai elemen masyarakat yang hadir di lokasi acara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, pejabat struktural beserta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, aparat pemerintah desa setempat, para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ), tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya yang berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan umat.

Sebagai bagian dari rangkaian peresmian, BAZNAS Kabupaten Ciamis bersama UPZ Desa Pawindan turut menyalurkan bantuan kepada lima orang penerima manfaat. Bantuan ini disalurkan melalui berbagai pilar program strategis, yakni Pawindan Sehat, Pawindan Cerdas, Pawindan Agamis, Pawindan Sejahtera, dan Pawindan Peduli.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Apresiasi Bupati: Zakat, Infak dan Sedekah sebagai Kekuatan Alternatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Kemenag Ciamis. Menurutnya, kehadiran BAZNAS sangat membantu Pemerintah Daerah di tengah keterbatasan dan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin mampu menyelesaikan seluruh persoalan sosial di tengah masyarakat hanya dengan mengandalkan anggaran daerah semata. Terlebih, Kabupaten Ciamis memiliki kekuatan kultural yang luar biasa, yaitu budaya gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.

"Partisipasi masyarakat melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS) menjadi salah satu kekuatan terbesar yang harus terus dikembangkan," ujar Bupati Herdiat.

Selain itu, Bupati menitipkan pesan khusus agar perhatian serius diberikan kepada anak-anak yatim piatu serta percepatan penanganan stunting di wilayah setempat. Beliau berpesan agar keberadaan Kampung Zakat ini tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, melainkan memastikan dana yang dihimpun benar-benar dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program nyata yang berkelanjutan.

 

TUNAIKAN ZIS DISINI

 

Pengelolaan Berbasis Prinsip Aman Syari dan Aman Regulasi

Sementara itu, pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. Lili Miftah, MBA, menegaskan bahwa pihaknya selalu memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai aturan. Sebagai lembaga nonstruktural yang beroperasi berdasarkan ketentuan perundang-undangan, penghimpunan dan pendayagunaan dana umat di BAZNAS tidak dilakukan secara sembarangan.

BAZNAS Ciamis berkomitmen mengelola dana umat dengan prinsip aman syari dan aman regulasi, yang senantiasa berpijak pada ketentuan syariat Islam serta regulasi pemerintah yang berlaku.

"Dukungan penuh dari pemerintah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem zakat yang kuat di Kabupaten Ciamis. Dengan adanya Kampung Zakat di tingkat desa, pengelolaan zakat dapat semakin mendekat dengan masyarakat guna memastikan manfaatnya dirasakan secara langsung oleh warga di lingkungan sekitar," pungkasnya.

Melalui peresmian Kampung Zakat ke-15 ini, kolaborasi lintas sektoral antara BAZNAS, Kemenag, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis diharapkan mampu menjadi role model berkelanjutan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mengentaskan kemiskinan secara tepat sasaran hingga ke pelosok desa.

 

Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Ciamis:

BSI  7119191011 (Rek. Sedekah/Infak)

BSI  1515111449 (Rek. Zakat)

a.n. BAZNAS Kabupaten Ciamis

 

Atau melalui link:

https://kabciamis.baznas.go.id/bayarzakat 

Konfirmasi: 0823-1764-7075

31/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Kampung Zakat ke-14 Hadir di Bangunharja, Dorong Penguatan Ekonomi dan Pendidikan

BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis secara resmi meluncurkan Kampung Zakat ke-14 yang bertempat di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga. Peluncuran ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna meretas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis perdesaan.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis, Perwakilan Kantor Kemenag Ciamis, Forkopimcam Kecamatan Cisaga, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Peresmian program strategis ini dilakukan secara resmi oleh Bupati Ciamis yang diwakili oleh Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Setda Ciamis, Wawan Ruhyat.

Dalam sambutan Bupati Ciamis yang dibacakan oleh Asda III, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi berkelanjutan antara BAZNAS, Kemenag, dan pemerintah daerah. Kehadiran Kampung Zakat di Desa Bangunharja dinilai sebagai langkah inklusif untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kemandirian masyarakat.

"Kampung Zakat bukan sekadar program pendistribusian bantuan yang bersifat karitatif, melainkan sebuah gerakan terpadu dan berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah mentransformasi mustahik menjadi muzakki melalui pendekatan komprehensif, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan sosial, hingga pembinaan keagamaan," ujar Wawan Ruhyat saat membacakan amanat Bupati.

Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Ciamis melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Bangunharja menyalurkan berbagai program bantuan secara simbolis dalam rangkaian acara launching. Bantuan yang diserahkan mencakup tiga sektor utama, yaitu modal usaha untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bantuan bencana, serta bantuan dana pendidikan bagi warga yang membutuhkan.

Tak hanya penyerahan bantuan secara berkalanjutan, peluncuran Kampung Zakat ini juga menandai dimulainya program unggulan jangka panjang dari UPZ Desa Bangunharja. Mengingat pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi masa depan desa, UPZ Desa Bangunharja secara khusus menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu namun berprestasi yang berasal dari Desa Bangunharja.

Program beasiswa perguruan tinggi ini dirancang untuk memastikan anak-anak muda lokal yang memiliki potensi akademik tinggi tidak terputus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Dengan begitu, para penerima manfaat diharapkan dapat menyelesaikan studinya dan kembali ke desa untuk menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan daerah.

Melalui integrasi program zakat di bidang ekonomi, sosial, bencana, dan pendidikan ini, BAZNAS Ciamis dan Kemenag Ciamis berharap Desa Bangunharja dapat menjadi percontohan desa mandiri. Tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel di tingkat desa diyakini akan menumbuhkan kepercayaan publik, sehingga kesadaran berzakat masyarakat semakin meningkat demi terwujudnya kemaslahatan umat secara luas.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas

Berita Terbaru

Perkuat Kesiapsiagaan, Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal kepada BPBD
Perkuat Kesiapsiagaan, Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal kepada BPBD
BAZNAS CIAMIS,- Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana alam, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis menyerahkan bantuan logistik berupa 50 unit terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis. Penyerahan dilakukan secara simbolis pada Senin, 5 Mei 2025, bertempat di Kantor Baznas Ciamis. Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Ecep Indra, perwakilan dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis. Sementara itu, Ecep Indra menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan kontribusi Baznas. Ia menekankan bahwa keberadaan logistik darurat seperti terpal sangat mendukung operasional BPBD dalam memberikan layanan cepat dan efektif saat bencana terjadi. Sinergi antara Baznas dan BPBD Ciamis ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana. Kerja sama lintas lembaga seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berada di daerah rawan bencana.
BERITA09/05/2025 | salira.id
Program Rutilahu Komitmen BAZNAS Atasi Persoalan Sosial
Program Rutilahu Komitmen BAZNAS Atasi Persoalan Sosial
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sosial dan kemiskinan ekstrem melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kali ini, program tersebut menjangkau Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, membuka lembaran baru bagi warga miskin untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan bermartabat. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menyampaikan bahwa program Rutilahu merupakan salah satu program prioritas mengingat masih tingginya jumlah warga yang tinggal di rumah tidak layak. Baznas menargetkan renovasi 140 hingga 150 unit rumah selama tahun 2025, termasuk lima rumah di Kecamatan Pamarican. Program ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan taraf hidup masyarakat kurang mampu. Salah satu penerima bantuan adalah Pak Nardi, seorang lansia duda yang hidup seorang diri di sebuah rumah bambu yang nyaris roboh. Selama ini, ia bertahan hidup dengan bekerja sebagai buruh harian lepas dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Baznas memberikan bantuan senilai Rp10 juta untuk membangun kembali rumahnya. Namun, menurut H. Lili, nilai tersebut tidak selalu cukup. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk menggugah semangat gotong royong warga sekitar. Keunikan dari program Rutilahu terletak pada pendekatannya yang mengedepankan kolaborasi. Bantuan dari Baznas hanyalah pemicu, sedangkan kekuatan sebenarnya berasal dari partisipasi masyarakat. Beberapa rumah bahkan berhasil dibangun dengan anggaran jauh di atas bantuan awal. Seperti di Desa Banagara, satu unit rumah yang semula hanya mendapatkan Rp10 juta akhirnya terbangun dengan nilai Rp127 juta berkat kontribusi warga dan pihak lain. Program ini juga menggandeng aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat umum melalui pengumpulan zakat. H. Lili mengingatkan bahwa kontribusi sekecil apa pun bisa membawa perubahan besar. Pada tahun 2024 lalu, Baznas Ciamis telah berhasil menyelesaikan pembangunan 140 rumah Rutilahu. Target di tahun 2025 ini diharapkan bisa melampaui pencapaian sebelumnya. Baznas Ciamis juga memberikan pendampingan pasca pembangunan rumah. Mereka memastikan bahwa rumah-rumah yang dibangun benar-benar siap huni, lengkap dengan kompor, peralatan dasar, hingga kebutuhan hidup lainnya. Melalui program Rutilahu, Baznas bukan hanya membangun fisik rumah, tetapi juga menyalakan harapan, memulihkan martabat, dan menciptakan peluang hidup yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu di pedesaan.
BERITA07/05/2025 | ungkapsebab.com
BAZNAS Ciamis Terus Gencarkan Program Rutilahu: Wujud Nyata Kepedulian Sosial
BAZNAS Ciamis Terus Gencarkan Program Rutilahu: Wujud Nyata Kepedulian Sosial
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis kembali menunjukan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kali ini BAZNAS memberikan bantuan Rutilahu kepada Nardi seorang lansia warga Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Ia bekerja serabutan, hidup sendiri dalam rumah bambu yang nyaris ambruk, kehidupannya jauh dari standar layak. Program Rutilahu merupakan langkah konkret dalam mengatasi persoalan sosial ditengah masyarakat. Kebutuhan akan hunian layak sangat mendesak. Tahun 2025, BAZNAS Ciamis menargetkan pembangunan atau perbaikan sekitar 140 hingga 150 unit rumah, lima unit di antarannya berada di Kecamatan Pamarican. Dibeberapa tempat, nilai pembangunan rumah bisa berlipat ganda, hal itu berkat kontribusimasyarakat. Seperti di Banagara, bantuan awal dari BAZNAS sebesar Rp.10 juta, namun itu mampu menginspirasi masyarakat untuk turut bergotong royong, hingga total nilai pembangunan rumah bisa menembus Rp.127 juta. Program Rutilahu selama tahun 2024 BAZNAS Ciamis telah berhasil menyelesaikan 140 unit rumah. Untuk itu ia berharap pada 2025, dukungan dari berbagai pihak termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), donatur, dan masyarakat semakin menguatkan dampak program tersebut. Program Rutilahu yang diberikan BAZNAS Ciamsi dilengkapi dengan pendampingan. Hal itu untuk memastikan rumah baru siap dihuni lengkap dengan fasilitas dasar yang memanadai seperti dapur dan perlengkapan lainnya. Dengan program Rutilahu, BAZNAS Ciamis terus menyalakan harapan bagi warga miskin, memperkuat solidaritas sosial, dan membuktikan bahwa kepedulian bersama dapat mengubah kehdupan.
BERITA07/05/2025 | lintaspriangan.com
Baznas Ciamis Bangun Harapan Lewat Program Rutilahu, Rumah untuk Hidup yang Lebih Layak
Baznas Ciamis Bangun Harapan Lewat Program Rutilahu, Rumah untuk Hidup yang Lebih Layak
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sosial masyarakat dengan menggulirkan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kali ini, program tersebut menyentuh Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, sebagai bagian dari target tahunan Baznas untuk menciptakan kehidupan yang lebih manusiawi bagi warga kurang mampu. Untuk tahun 2025, Baznas Ciamis menargetkan perbaikan 140 hingga 150 unit rumah, termasuk lima rumah di Kecamatan Pamarican. Salah satu penerima bantuan adalah Pak Nardi, seorang pria lanjut usia yang hidup sebatang kara di rumah bambu sempit, nyaris rubuh, tanpa fasilitas dasar yang layak. Dengan status duda dan bekerja sebagai buruh harian lepas, Nardi selama ini tinggal dalam kondisi yang jauh dari kata layak. Yang istimewa dari program ini adalah pendekatannya yang bukan sekadar membangun fisik rumah, tapi juga membangkitkan rasa kebersamaan. Bantuan dari Baznas menjadi pemantik solidaritas sosial. Pada tahun 2024 lalu, Baznas Ciamis telah berhasil menyelesaikan 140 unit rumah Rutilahu. Tahun ini, target tersebut diharapkan meningkat melalui sinergi antara Baznas, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat. Tak berhenti setelah pembangunan selesai, Baznas juga melanjutkan dengan program pendampingan. Mereka memastikan rumah yang dibangun benar-benar siap dihuni, lengkap dengan kompor, perlengkapan dasar, dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh penghuni baru. Melalui program Rutilahu, Baznas Ciamis tidak hanya membangun rumah tetapi juga menyalakan harapan dan martabat. Sebuah rumah yang layak adalah awal dari kehidupan yang lebih baik, dan berkat zakat serta semangat gotong royong, harapan itu kini semakin dekat bagi warga miskin di pelosok desa.
BERITA06/05/2025 | dejurnal.com
Baznas Ciamis Sebut Kenclengisasi Terbukti Ampuh Himpun Infaq Di Setiap Desa
Baznas Ciamis Sebut Kenclengisasi Terbukti Ampuh Himpun Infaq Di Setiap Desa
BAZNAS CIAMIS,- Salah satu terobosan unggulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis yang kini dilakukannya adalah gerakan infaq desa berbasis celengan atau dikenal dengan sebutan kenclengisasi, yang terbukti mampu mengumpulkan miliaran rupiah dari uang receh masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, mengatakan, program ini bermula dari gagasan untuk membangun sistem pengumpulan infaq yang ringan, tidak membebani masyarakat, namun berkelanjutan. Program ini mendorong warga menyisihkan uang receh hasil kembalian belanja seperti Rp500 atau Rp1.000 ke dalam celengan rumah tangga. Jika dijalankan secara masif, potensi dananya luar biasa. Bahkan, desa yang sebelumnya hanya mengumpulkan Rp1,5 juta per bulan kini mampu meraih hingga Rp10 juta. Meski menghadapi tantangan teknis seperti menghitung banyaknya koin, BAZNAS Ciamis telah mengantisipasinya dengan mesin penghitung uang logam. Hasil dari program ini telah menyentuh angka Rp11 miliar, dengan Rp7 miliar di antaranya berasal dari infaq desa hanya dalam waktu empat bulan. BAZNAS Ciamis sendiri, kata dia, menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp25 miliar pada tahun 2025, meningkat dari pencapaian Rp22 miliar lebih di tahun sebelumnya.
BERITA06/05/2025 | inijabar.com
Baznas Ciamis Optimalkan Pemberdayaan Desa Melalui Lima Program Unggulan
Baznas Ciamis Optimalkan Pemberdayaan Desa Melalui Lima Program Unggulan
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program unggulan. Kali ini, Baznas Ciamis fokus pada implementasi lima program andalan yang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah tersebut. Adapun lima program andalan Baznas Ciamis yang saat ini menjadi fokus utama adalah: Ciamis Mandiri Ekonomi (CME): Program ini memberikan bantuan modal usaha dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di desa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal.' Ciamis Sehat (CS): Melalui program ini, Baznas Ciamis memberikan bantuan biaya pengobatan bagi warga kurang mampu, penyediaan fasilitas kesehatan sederhana di desa, serta program-program preventif seperti sosialisasi kesehatan dan sanitasi. Ciamis Cerdas (CC): Program ini berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di desa melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kuranbaik inisiatif ini dan berharap dapat segera merasakan manfaatnya. Ciamis Taqwa (CT): Program ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat desa melalui bantuan pembangunan dan renovasi tempat ibadah, dukungan kegiatan keagamaan, serta program pembinaan mental dan spiritual. Ciamis Peduli (CP): Program ini merupakan respons cepat Baznas Ciamis terhadap bencana alam atau musibah yang menimpa masyarakat desa. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, serta dukungan psikologis. Saat ini, tim Baznas Ciamis terus melakukan sosialisasi dan pendataan di berbagai desa untuk memastikan program-program tersebut dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Masyarakat desa pun menyambut baik inisiatif ini dan berharap dapat segera merasakan manfaatnya.
BERITA05/05/2025 | tentarapolisi.id
Baznas Ciamis Salurkan 50 Terpal ke BPBD untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Baznas Ciamis Salurkan 50 Terpal ke BPBD untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
BAZNAS CIAMIS,- Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya tanggap darurat bencana, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan logistik berupa 50 lembar terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, Senin (5/5/2025). Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, kepada Ecep Indra dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis, bertempat di Kantor Baznas setempat. Bantuan ini selaras dengan program kemitraan Baznas dalam bidang kebencanaan, yang terus dikembangkan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat terdampak bencana. Di sisi lain, Ecep Indra mewakili BPBD menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menyebutkan bahwa terpal merupakan salah satu item logistik yang krusial dalam penanganan awal bencana. Kerja sama ini dinilai penting sebagai bentuk kolaborasi antar lembaga dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih solid, cepat, dan efisien di Kabupaten Ciamis.
BERITA05/05/2025 | tasikmalaya.inews.id
Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal ke BPBD untuk Percepatan Tanggap Darurat Bencana
Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal ke BPBD untuk Percepatan Tanggap Darurat Bencana
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamsi menyerahkan bantuan 50 lembar terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis sebagai bentuk dukugan nyata terhadap penanggulangan bencana di wilayah Ciamis. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah kepada Ecep Indra, perwakilan BPBD dari Bidang Kedaruratan dan Logistik, di Kantor Baznas Ciamis pada Senin, (5/5/2025). Perwakilan BPBD Ciamis, Encep Indra, mengapresisi sinergi dan kepedulian yang terus dibangun BAZNAS dalam mendukung tugas BPBD di lapangan. Kolaborasi antara BAZNAS dan BPBD ini diharapkan dapat mempercepat respons dalam menghadapi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam melindungi masyarakat terdampak. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan di Ciamis.
BERITA05/05/2025 | newstasikmalaya.com
Dari Receh Jadi Berkah: BAZNAS Ciamis Kumpulkan Rp11 Miliar Lewat Gerakan Kenclengisasi
Dari Receh Jadi Berkah: BAZNAS Ciamis Kumpulkan Rp11 Miliar Lewat Gerakan Kenclengisasi
BAZNAS CIAMIS,- Siapa sangka uang receh hasil kemalian belanja bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun desa? Inilah yang dibuktikan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Ciamis melalui program kenclengisasi gerakan infaq desa berbasis celengan yang kini menginspirasi banyak daerah. Lewat terobosan ini, BAZNAS Ciamis sukses menghimpun dana hingga Rp11 Miliar, dengan Rp7 miliar di antaranya berasal dari gerakan infaq masyarakat desa hanya dalam empat bulan. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, warga diajak menyimpan uang receh ke dalam kencleng di rumah masing-masing. Hasilnya luar biasa. Beberapa desa yang awalnya hanya bisa menghimpun Rp1,5 juta per bulan, kini bisa meraih hingga Rp10 juta per bulan. Meski sempat menghadapi tantangan teknis seperti banyaknya koin yang harus dihitung, BAZNAS telah mengantisipasinya dengan menyediakan mesin penghitung uang logam. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi fondasi utama, dengan seluruh transaksi tercatat melalui sistem digital SIAPZIS dan SIMBA. Melihat dampaknya, BAZNAS menargetkan gerakan kenclengisasi dapat diterapkan di seluruh desa di Ciamis, yang diperkirakan berpotensi menghasilkan Rp2 miliar per bulan. Bahkan, beberapa desa kini ditetapkan sebagai “kampung zakat”, dan Kecamatan Ciamis sedang berproses menjadi “kecamatan zakat”. Tahun ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp25 miliar, meningkat dari Rp22 miliar lebih tahun lalu. Angka itu diyakini bisa tercapai lewat sinergi program, partisipasi masyarakat, dan kekuatan dari receh yang diberkahi.
BERITA05/05/2025 | mediacyberbhayangkara.com
Bukan Sekadar Santunan! BAZNAS Ciamis Sulap Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Desa
Bukan Sekadar Santunan! BAZNAS Ciamis Sulap Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Desa
BAZNAS CIAMIS,- Zakat kini bukan lagi sekadar bentuk santunan tahunan. Di tangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis, zakat, infak, dan sedekah disulap menjadi kekuatan sosial dan ekonomi yang mampu mengubah wajah desa. Tahun 2025, BAZNAS Ciamis meluncurkan lima program unggulan yang menyasar berbagai lini kehidupan masyarakat, dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi produktif. Seluruh program ini digulirkan dengan pendekatan langsung ke desa-desa, melibatkan peran aktif kepala desa, UPZ, dan MUI setempat. Kelima program tersebut adalah: 1. Ciamis Peduli 2. Ciamis Sejahtera 3. Ciamis Cerdas 4. Ciamis Sehat 5. Ciamis Agamis Program Ciamis Peduli memberikan bantuan kepada warga fakir miskin, termasuk biaya hidup, logistik harian, bantuan bencana, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pelunasan utang mendesak yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan. Sementara itu, Ciamis Sejahtera menyasar pada penguatan ekonomi umat melalui bantuan modal usaha serta pengembangan Zakat Community Development. Tujuannya: agar zakat tidak sekadar habis dikonsumsi, melainkan menjadi pemicu usaha produktif masyarakat. Ciamis Cerdas berfokus pada dunia pendidikan. Program ini menyasar siswa dari keluarga tidak mampu di berbagai jenjang, termasuk dukungan untuk pendidikan diniyah, guru sukarelawan, serta pembangunan sarana pelatihan keagamaan. Kesehatan juga tak luput dari perhatian. Program Ciamis Sehat hadir dengan bantuan pengobatan serta langkah preventif, salah satunya penanganan dan pencegahan stunting. Adapun Ciamis Agamis menitikberatkan pada syiar Islam, bantuan untuk dai, mualaf, dan penyediaan fasilitas dakwah. Program-program ini tak hanya hadir sebagai bantuan, tetapi sebagai jalan membangun desa yang mandiri dan berdaya. Di tangan BAZNAS, zakat bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan solusi jangka panjang membangun peradaban.
BERITA05/05/2025 | mediacyberbhayangkara.com
Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal untuk Dukung Respons Kebencanaan BPBD
Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal untuk Dukung Respons Kebencanaan BPBD
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis menyerahkan bantuan berupa 50 lembar terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana di wilayah Ciamis. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah dan diterima langsung oleh perwakilan BPBD, Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ecep Indra, di Kantor Baznas Ciamis, pada Senin, 5 Mei 2025. Ketua Baznas Ciamis, H. Lili dalam keterangannya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program tanggap darurat kebencanaan, yang selama ini terus dilakukan pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Sementara itu, perwakilan BPBD Ciamis, Ecep Indra, menyampaikan apresiasinya kepada Baznas atas sinergi dan kepedulian yang terus dibangun. Ia menyebut, ketersediaan logistik seperti terpal sangat dibutuhkan dalam upaya tanggap darurat di lapangan. Melalui kolaborasi ini, baik Baznas maupun BPBD berharap penanganan bencana di Ciamis bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien demi keselamatan serta kenyamanan warga terdampak.
BERITA05/05/2025 | kabarpriangan.com
Dari Zakat ke Aksi Nyata: BAZNAS Ciamis Bangun Desa Lewat 5 Program Andalan
Dari Zakat ke Aksi Nyata: BAZNAS Ciamis Bangun Desa Lewat 5 Program Andalan
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Kabupaten Ciamis terus menunjukan kiprah nyata dalam memberdayakan masyarakat melalui dana zakat, infaq, dan sedekah. Tahun 2025, BAZNAS menggulirkan 5 program unggulan yang menyasar berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi. Kelima progam tersebut dijalankan melalui pendekatan langsung ke desa-desa, dengan melibatkan unsur kepala desa, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Program Ciamis Peduli difokuskan pada bantuan untuk masyarakat fakir miskin, termasuk dalam bentuk biaya hidup. Lalu, makanan pokok, penanganan jenazah, bantuan bencana, hingga renovasi rumahtidak layak huni. BAZNAS juga memberikan bantuan pelunasan utang yang mendesak, khususnya untuk keperluan kesehatan atau pendidikan. Sementara itu, Ciamis Sejahtera difokuskan pada bantuan modal usaha. Serta penguatan program Zakat Community Development untuk meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Program ini ditujukan agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan juga produktif. Lebih lanjut, di bidang pendidikan, BAZNAS menjalankan Ciamis Cerdas. Program ini menyasar pelajaran dari keluarga tidak mampu, baik di tingkat dasar maupun menengah. Serta mendukung pendidikan diniyah dan pemberdayaan guru sukarelawan. Termasuk pula pembangunan sarana penddikan dan pelatihan keagamaan. Untuk kesehatan, Ciamis Sehat hadir dengan menyediakan bantuan pengobatan dan program pencegahan stunting. Sedangkan Ciamis Agamis lebih menekankan aspek dakwah, termasuk bantuan kepada para dai, ualaf, serta penyediaan sarana syiar Islam. Program-program ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan desa-desa di Ciamis sebagai wilayah mandiri secara sosial dan ekonomi, berbasis zakat dan infaq.
BERITA05/05/2025 | kondusif.com
Miliaran dari Uang Receh Lewat Program Kenclengisasi
Miliaran dari Uang Receh Lewat Program Kenclengisasi
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Ciamis terus berinovasi dalam menghimpun dana umat dengan menggalakkan gerakan infaq desa berbasis celengan, atau kenclengisasi, yang berhasil mengumpulkan miliaran rupiah dari uang receh masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa program ini bermula dari gagasan untuk membangun sistem pengumpulan infaq yang ringan, tidak membebani masyarakat, namun berkelanjutan. Program ini mendorong warga menyisihkan uang receh hasil kembalian belanja seperti Rp500 atau Rp 1.000 ke dalam celengan rumah tangga. Bahkan, desa yang sebelumnya hanya mengumpulkan Rp 1,5 juta per bulan kini mampu meraih hingga Rp10 juta setelah ada kencelengisasi. Meski menghadapi tantangan teknis seperti menghitung banyaknya koin, BAZNAS Ciamis telah mengantisipasi dengan mesin penghitung uang. Hasil dari program telah menyentuh angka Rp11 miliar, denga Rp7 miliar diantaranya berasal dari infaq desa hanya dalam waktu empat bulan. BAZNAS Kabupaten Ciamis menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp25 miliar pada tahun 2025, Jumlah tersebut meningkat dari pencapaian Rp22 miliar lebih di tahun 2024.
BERITA05/05/2025 | kondusif.com
Receh Jadi Berkah: Baznas Ciamis Himpun Rp7 Miliar dari Kencleng Warga Desa
Receh Jadi Berkah: Baznas Ciamis Himpun Rp7 Miliar dari Kencleng Warga Desa
BAZNAS CIAMIS,- Di tengah gempuran isu kemiskinan dan ketimpangan sosial, sebuah langkah sederhana dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan kecil. Melalui program Gerakan Kencleng, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis sukses menggalang hampir Rp7 miliar hanya dalam empat bulan, berkat infak receh yang dikumpulkan warga dari rumah ke rumah. Program ini tak hanya menjadi solusi kreatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap zakat dan infak, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan gotong royong warga desa. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, Baznas Ciamis menyebar lebih dari 20 ribu kotak kencleng ke 79 desa di seluruh kabupaten. Kotak-kotak kecil ini diletakkan di rumah-rumah warga, dan diisi dengan uang receh seratusan hingga dua ribuan rupiah. Tanpa terasa, hanya dalam waktu empat bulan, dana yang terkumpul telah mencapai angka fantastis: Rp6,8 miliar. Menariknya, program ini baru menjangkau sekitar 30 persen dari total 265 desa yang ada di Kabupaten Ciamis. Artinya, potensi yang bisa digali masih sangat besar. Baznas menargetkan, hingga akhir tahun 2025 seluruh desa bisa ikut serta dalam gerakan ini. Dana yang terkumpul dari program Kencleng bukan sekadar disimpan atau dibelanjakan sembarangan. Baznas Ciamis telah merancang lima program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat: 1. Ciamis Peduli – Renovasi dan pembangunan rumah layak huni bagi keluarga prasejahtera. 2. Ciamis Cerdas – Beasiswa pendidikan untuk pelajar dari keluarga kurang mampu. 3. Ciamis Sehat – Pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat dhuafa. 4. Ciamis Sejahtera – Bantuan modal usaha bagi UMKM lokal agar bisa naik kelas. 5. Ciamis Agamis – Insentif rutin bagi guru ngaji, marbot masjid, dan penggerak dakwah. Program-program ini berjalan dengan prinsip transparansi dan tepat sasaran, serta melibatkan perangkat desa sebagai mitra lapangan. Cerita Baznas Ciamis adalah potret keberhasilan sistem zakat dan infak berbasis komunitas. Lebih dari sekadar angka, ini adalah gerakan moral yang menyadarkan masyarakat bahwa setiap individu punya peran dalam membangun lingkungan yang lebih adil dan sejahtera. Baznas Ciamis kini bukan hanya menjadi inspirasi daerah lain, tapi juga bukti nyata bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari tangan-tangan masyarakat kecil. Dari celengan kecil, lahir harapan besar.
BERITA24/04/2025 | dejurnal.com
Kencleng Seribu BAZNAS Ciamis Tuntaskan Kemiskinan
Kencleng Seribu BAZNAS Ciamis Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS CIAMIS,- Di tengah tantangan sosial seperti kemiskinan dan ketimpangan ekonomi yang kian nyata, secercah harapan justru muncul dari gerakan Kencleng di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Melalui program Gerakan Kencleng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis berhasil mengubah recehan menjadi berkah, menghimpun hampir Rp7 miliar hanya dalam kurun waktu empat bulan. Diluncurkan pada Januari 2025, Gerakan Kencleng mengajak warga desa untuk menabung sedekah receh secara rutin di kotak celengan yang disediakan Baznas. Lebih dari 20 ribu kencleng disebar ke rumah-rumah warga di 79 desa. Isinya? Koin dan lembaran kecil seratus hingga dua ribuan rupiah. Namun dari uang receh inilah, terkumpul angka yang mengejutkan: Rp6,8 miliar. Yang menarik, capaian luar biasa ini baru berasal dari sekitar 30% desa yang ada di Kabupaten Ciamis—yakni 79 dari 265 desa. Baznas menargetkan pada akhir tahun 2025, seluruh desa akan terlibat, membuka peluang untuk pengumpulan dana infak lebih dari Rp25 miliar sepanjang tahun. Infak Disalurkan, Harapan Dinyalakan Dana yang terkumpul dari program Kencleng tidak dibiarkan mengendap. Baznas Ciamis telah merancang lima program prioritas untuk menyalurkan dana secara tepat sasaran dan transparan: 1. Ciamis Peduli – Merenovasi dan membangun rumah layak huni bagi keluarga prasejahtera. 2. Ciamis Cerdas – Memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. 3. Ciamis Sehat – Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat dhuafa. 4. Ciamis Sejahtera – Memberikan bantuan modal usaha kepada UMKM lokal. 5. Ciamis Agamis – Menyalurkan insentif untuk guru ngaji, marbot masjid, dan para penggerak dakwah di desa-desa. Kelima program tersebut dijalankan bersama perangkat desa setempat untuk memastikan distribusi bantuan tetap menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Gerakan Kencleng bukan hanya soal pengumpulan dana, melainkan cerminan dari gotong royong dan kekuatan kolektif masyarakat desa. Baznas Ciamis membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil, dari tangan-tangan masyarakat biasa.
BERITA23/04/2025 | ungkapsebab.com
Inovasi Kencleng Baznas Ciamis: Dari Uang Receh jadi Miliaran Rupiah
Inovasi Kencleng Baznas Ciamis: Dari Uang Receh jadi Miliaran Rupiah
BAZNAS CIAMIS,- Dari recehan seratus hingga seribu rupiah, masyarakat Ciamis berhasil menghimpun dana infak mencapai Rp7 miliar hanya dalam empat bulan pertama tahun 2025. Dana tersebut dikumpulkan melalui program "Kencleng Berjamaah" yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis dan kini telah menjelma menjadi gerakan sosial masif di seluruh penjuru desa. Konsepnya sederhana ribuan kencleng kecil disebar ke rumah-rumah di 265 desa. Setiap keluarga secara sukarela mengisi celengan itu dari uang kembalian belanja, sisa uang jajan, atau pendapatan harian. Setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, ketua RT mengumpulkan kencleng, menghitung isinya, lalu menyerahkannya ke kepala dusun untuk diteruskan ke BAZNAS. Program ini bukan sekadar strategi penggalangan dana, tapi juga sarana pendidikan nilai sedekah sejak dini. Dana yang terkumpul disalurkan melalui lima program utama Baznas yakni Ciamis Peduli untuk renovasi rumah tidak layak huni, Ciamis Cerdas berupa beasiswa pendidikan, Ciamis Sehat untuk layanan kesehatan gratis, Ciamis Sejahtera bagi UMKM, dan Ciamis Agamis sebagai insentif guru ngaji. Salah satu desa yang merasakan dampak langsung adalah Desa Werasari, Kecamatan Sadananya. Gerakan kencleng di Ciamis telah menunjukkan bahwa yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar bantuan, melainkan sarana yang tepat untuk berbagi. Dan kencleng celengan kecil itu telah menjembatani solidaritas, dari saku ke solusi, dari rumah ke perubahan besar.
BERITA23/04/2025 | tasikmalaya.inews.id
Receh dan Kencleng Warga Ciamis Berbuah Jadi Infak Miliaran yang Terkumpul di Baznas
Receh dan Kencleng Warga Ciamis Berbuah Jadi Infak Miliaran yang Terkumpul di Baznas
BAZNAS CIAMIS,- Di balik celengan sederhana atau dalam bahasa Sunda dinamai 'kencleng' yang menjadi tempat disimpannya uang receh pecahan seratus hingga seribu rupiah, tersimpan semangat gotong royong dan solidaritas luar biasa. Hal itu menjadi inovasi dari BAZNAS dan gerakan sosial yang dilakukan di Kabupaten Ciamis. Hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2025, program ini berhasil mengumpulkan dana infak masyarakat yang dihimpun dalam kencleng mencapai kurang lebih Rp7 Miliar yang berasal dari uang receh. Gerakan ini bermula dari ide sederhana BAZNAS Kabupaten Ciamis, bagaimana menjangkau lebih banyak masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam infak dan sedekah, meski dengan nominal kecil. Setiap rumah menyimpan kencleng, yang secara rutin diisi oleh anggota keluarga, mulai dari kembalian belanja, sisa uang jajan, hingga recehan dari hasil berdagang. Lalu, setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, ketua RT akan berkeliling kampung, mengambil kencleng dari warga, menghitung isinya, dan menyerahkannya ke kepala dusun untuk disetor ke BAZNAS. Program ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, namun ini tentang partisipasi kolektif, pendidikan sedekah sejak dini di rumah, dan penguatan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari dan hasilnya nyata. Adapun untuk dana infak yang terkumpul itu akan disalurkan untuk lima program utama: 1. Ciamis Peduli untuk membangun rumah layak huni bagi warga kurang mampu 2. Ciamis Cerdas berupa beasiswa pendidikan bagi anak yang kurang mampu 3. Ciamis Sehat untuk layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan 4. Ciamis Sejahtera berupa modal usaha bagi para pelaku UMKM 5. Ciamis Agamis sebagai insentif guru ngaji Di antara puluhan desa yang mengikuti program ini, Desa Werasari, Kecamatan Sadananya menjadi salah satu desa yang mengakui adanya peningkatan jumlah infak yang signifikan dari bulan-bulan sebelum adanya program kencleng tersebut. Mekanisme pengumpulan pun disusun rapi dengan melibatkan ketua RT dan RW hingga kepala dusun. Setiap lapisan masyarakat terlibat, dari anak-anak sampai lansia, semua merasa menjadi bagian dari perubahan. Gerakan kencleng di Ciamis bukan hanya tentang nominal tapi mengajarkan makna keikhlasan, membangun budaya peduli, dan menciptakan sistem distribusi keadilan sosial yang adil dan merata. Program ini membuktikan satu hal penting bahwa masyarakat tidak kekurangan kepedulian, mereka hanya butuh sarana yang tepat untuk menyalurkan kebaikan. Dan kencleng, celengan kecil itu, telah menjadi jembatan dari saku ke surga, dari rumah ke perubahan, dari receh ke solusi besar.
BERITA23/04/2025 | tribunpriangan.com
Gerakan Kencleng Berjamaah, Masyarakat Ciamis Kumpulkan Rp 7 Miliyar dalam Empat Bulan
Gerakan Kencleng Berjamaah, Masyarakat Ciamis Kumpulkan Rp 7 Miliyar dalam Empat Bulan
BAZNAS CIAMIS,- Inisiatif "Kencleng Berjamaah" yang digagas Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis berhasil menghimpun dana infak hingga Rp7 Miliyar hanya dalam kurun waktu empat bulan pertama tahun 2025. Program ini telah menjelma menjadi gerakan sosial berskala luas yang melibatkan ribuan keluarga di 265 desa. Ketua BAZNAS Ciamis menyampaikan bahwa dana tersebut berasal dari kontribusi sukarela masyarakat, yang mengisi kencleng kecil dengan uang kembalian belanja, sisa uang jajan, atau pendapatan harian. Setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, kencleng dikujpulkan oleh ketua RT, lalu diserahkan secara berjenjang hingga sampai ke BAZNAS. Program ini tidak hanya menjadi strategi penghimpunan dana yang efektif, tetapi juga sarana pendidikan nilai-nilai sedekah sejak dini. Lili optimistis capaian tahun ini akan melampaui perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp17 miliar. Dana yang terkumpul disalukran melalui lima program utama BAZNAS, yakni: - Ciamis Peduli: Renovasi rumah tidak layak huni - Ciamis Cerdas: Beasiswa Pendidikan - Ciamis Sehat: Layanan kesehatan gratis - Ciamis Sejahtera: Dukunga bagi pelaku UMKM - Ciamis Agamis: Intensif bagi guru ngaji Kepala Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, Didin Tarsidin, menyampaikan bahwa desanya merasakan langsung dampak dari program ini. Perolehan infak desa yang semula hanya berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta per bulan kini melonjak signifikan, mencapai Rp13 juta pada Maret dan Rp16 juta pada April 2025. Gerakan ini bukan semata-mata milik BAZNAS, melainkan telah menjadi gerakan bersama demi kesejahteraan masyarakat Ciamis. Gerakan "Kencleng Berjamaah" telah membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Dari saku masyarakat, gerakan ini menjembatai solidaritas menuju solusi, dari rumah-rumah warga menuju perubahan sosial yang nyata.
BERITA23/04/2025 | Newstasikmalaya.com
Melalui Uang Recehan, Baznas Ciamis mampu Kumpulkan Miliaran Rupiah
Melalui Uang Recehan, Baznas Ciamis mampu Kumpulkan Miliaran Rupiah
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis, terus berinovasi dalam menghimpun zakat, infak ataupun sodakoh pada masyarakat kabupaten Ciamis. Kali ini, melalui uang recehan yang dikumpulkan melalui kencleng ke setiap rumah yang kemudian dikumpulkan oleh UPZ, justru berdampak sangat luar biasa jika dijumlahkan. Seperti halnya Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, menjadi salah satu desa yang signifikan peningkatan jumlah infaknya. Kepala Desa Werasari, Didin Tarsidin yang hari ini menyetorkan uang infak receh ke Kantor Baznas Ciamis, menceritakan bagaimana kencleng telah mengubah wajah desanya. dulu infak bulanan hanya sekitar dua sampai lima juta rupiah, sekarang melalui program kencleng ini sudah sampai Rp13 jutaan di bulan Maret, dan Rp16 juta pada bulan April 2025. Didin menyebut, keberhasilan ini berkat kolaborasi erat antara pemerintah desa, Ketua MUI desa, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Mekanisme pengumpulan pun disusun rapi dengan melibatkan ketua RT dan RW hingga kepala dusun. Setiap lapisan masyarakat terlibat, dari anak-anak sampai lansia, semua merasa menjadi bagian dari perubahan. Gerakan kencleng di Ciamis bukan hanya tentang nominal. Ia mengajarkan makna keikhlasan, membangun budaya peduli, dan menciptakan sistem distribusi keadilan sosial yang adil dan merata. Diakuinya, program ini membuktikan satu hal penting bahwa masyarakat tidak kekurangan kepedulian, mereka hanya butuh sarana yang tepat untuk menyalurkan kebaikan. Dan kencleng, celengan kecil itu, telah menjadi jembatan dari saku ke surga, dari rumah ke perubahan, dari receh ke solusi besar. Hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2025, program ini berhasil mengumpulkan dana infak masyarakat yang dihimpun dalam kencleng mencapai kurang lebih Rp7 miliar yang berasal dari uang receh. Dikatakannya, gerakan ini bermula dari ide sederhana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis, bagaimana menjangkau lebih banyak masyarakat agar bisa turut berpartisipasi dalam infak dan sedekah, meski dengan nominal kecil. Program ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, namun ini tentang partisipasi kolektif, pendidikan sedekah sejak dini di rumah, dan penguatan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari dan hasilnya nyata.
BERITA23/04/2025 | kabar-priangan.com
Kencleng Baznas Ciamis: Uang Receh Jadi Miliaran Rupiah, Membangun Kebaikan Bersama
Kencleng Baznas Ciamis: Uang Receh Jadi Miliaran Rupiah, Membangun Kebaikan Bersama
BAZNAS CIAMIS,- Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terdapat sebuah kisah inspiratif tentang bagaimana uang receh yang sering dianggap sepele bisa berubah menjadi dana yang sangat besar dan memberikan dampak positif bagi ribuan orang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis berhasil mengumpulkan hampir Rp7 miliar dalam waktu hanya empat bulan melalui program infak receh yang melibatkan masyarakat secara langsung. Program ini memanfaatkan ‘kencleng’, celengan kecil yang ditempatkan di rumah-rumah warga di 79 desa sejak Januari 2025. Setiap bulan, warga mengisi celengan tersebut dengan uang receh mulai dari Rp100 hingga Rp2.000. Hasilnya, dalam waktu singkat, dana yang terkumpul mencapai angka yang fantastis mencapai Rp7 miliar. Ini merupakan prestasi luar biasa mengingat program ini baru menjangkau 30% dari total 265 desa yang ada di Ciamis. Program ini tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat Ciamis. Program infak dengan menggunakan kencleng ini memang terbilang sederhana, namun dampaknya sangat luar biasa. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendanai lima program unggulan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat Ciamis. Program pertama adalah Ciamis Peduli, yang bertujuan untuk membangun rumah layak huni (rutilahu) bagi keluarga prasejahtera. Ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Ciamis dan memberikan kesempatan kepada keluarga miskin untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Program kedua adalah Ciamis Cerdas, yang memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak kurang mampu. Dengan adanya beasiswa ini, anak-anak yang berasal dari keluarga ekonomi rendah bisa mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga mereka memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depan. Program ini juga mendukung pemerataan pendidikan di wilayah Ciamis, yang seringkali mengalami keterbatasan fasilitas pendidikan. Program ketiga adalah Ciamis Sehat, yang menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga kurang mampu. Layanan ini membantu mereka yang tidak mampu membayar biaya pengobatan dan memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Selain itu, Ciamis Sejahtera adalah program untuk memberikan modal usaha kepada pelaku UMKM lokal, agar mereka bisa mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan perekonomian daerah. Terakhir, ada Ciamis Agamis, yang memberikan insentif kepada guru mengaji untuk menghargai peran mereka dalam pendidikan agama di masyarakat. Program-program ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Ciamis, dengan fokus pada pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup. Sebelum peluncuran program kencleng, Baznas Ciamis berhasil mengumpulkan sekitar Rp17 miliar pada tahun 2024. Kisah Baznas Ciamis membuktikan bahwa kebaikan tidak perlu selalu berupa jumlah besar. Sedekah dalam bentuk uang receh yang sering diabaikan justru dapat menjadi pilar perubahan yang luar biasa ketika dikumpulkan secara konsisten dan dilakukan bersama-sama. Program ini mengajarkan arti penting kolaborasi antara desa, keluarga, dan individu. Setiap celengan yang diisi, meskipun jumlahnya kecil, akan memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan bersama. Dengan adanya gerakan seperti ini, tidak hanya Ciamis yang akan merasakan manfaatnya, tetapi seluruh Indonesia bisa merasakan dampak positif dari kolaborasi dan kepedulian antarwarga. Melalui program kencleng, Baznas Ciamis tidak hanya berhasil mengumpulkan dana, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ini adalah contoh nyata bagaimana kebaikan kecil bisa membawa perubahan besar jika dilakukan dengan penuh kesadaran dan gotong royong.
BERITA23/04/2025 | pewarta.id
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.

Lihat Daftar Rekening →