Berita Terbaru
UPZ desa Purwaraja Setorkan Uang Rp.8 Juta dalam Uang Koin ke Baznas Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Purwaraja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, mencatatkan langkah progresif dalam pengelolaan zakat. Pada Senin, 26 Mei 2025, bendahara UPZ, Dadang Gumilar, secara resmi menyerahkan dana zakat sebesar Rp8 juta dalam bentuk uang koin kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis.Langkah ini merupakan lompatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, di mana pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah biasanya hanya mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta dalam bentuk uang kertas. Terobosan ini berawal dari metode baru yang diterapkan UPZ, yaitu dengan mendistribusikan celengan (kencleng) ke seluruh Rukun Tetangga (RT) di desa. Inovasi pengumpulan berbasis koin ini terbukti efektif. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan—tepatnya 25 hari—UPZ Purwaraja berhasil mengumpulkan dana hingga mencapai angka Rp8 juta. Masyarakat pun menyambut antusias inisiatif ini, membuktikan bahwa kontribusi kecil yang konsisten dari tiap individu mampu menghasilkan dampak besar.
BERITA27/05/2025 | tentarapolisi.id
Nurhayatin, Sekretaris UPZ Desa Sidamulih, Setor Kencleng Rp 7 Juta ke BAZNAS Ciamis
BAZNAS CIAMIS,- Nurhayatin, Sekretaris Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, hari ini Senin (26/05/2025) menyetorkan dana kencleng sebesar lebih dari Rp 7 juta ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan setoran bulan-bulan sebelumnya yang biasanya hanya mencapai sekitar Rp 1 jutaan. Nurhayatin menjelaskan bahwa peningkatan signifikan ini merupakan hasil dari mekanisme pengumpulan koin yang diterapkan di Desa Sidamulih, yaitu program “satu rumah satu kencleng per RT”. Program ini mendorong setiap rumah tangga di setiap Rukun Tetangga (RT) untuk memiliki satu kencleng sebagai wadah infak dan sedekah. Pencapaian ini menunjukkan antusiasme dan kesadaran masyarakat Desa Sidamulih dalam berinfak dan bersedekah melalui program kencleng yang digagas oleh UPZ Desa Sidamulih. Dana yang terkumpul ini nantinya akan dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, sesuai dengan syariat Islam dan program-program kemaslahatan umat.
BERITA26/05/2025 | salira.id
UPZ Jadi Garda Terdepan, Baznas Ciamis Dorong Zakat dari Masyarakat untuk Masyarakat
BAZNAS CIAMIS,- Dalam lanskap pengelolaan dana sosial yang kerap terpusat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis menempuh arah yang berbeda: memberdayakan struktur di tingkat bawah sebagai ujung tombak pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Alih-alih memusatkan seluruh proses di kantor kabupaten, Baznas Ciamis mengedepankan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa dan kelurahan. Kebijakan ini bukan sekadar desentralisasi administratif, melainkan cerminan filosofi pemberdayaan sosial yang mendalam dan berorientasi jangka panjang. Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Dr. H. Lili Mitfah, menegaskan bahwa pendekatan ini bukan tanpa pertimbangan matang. Langkah pemberdayaan UPZ terbukti memberikan dampak nyata, khususnya dalam kondisi darurat. Dengan posisi mereka yang dekat dengan masyarakat, para pengurus UPZ memahami karakteristik lokal, kondisi sosial ekonomi, serta kebutuhan riil warga. Keunggulan inilah yang membuat distribusi bantuan lebih cepat, tepat sasaran, dan minim kesalahan distribusi. UPZ bukan hanya sekadar pelaksana lapangan, namun telah menjadi pusat denyut program zakat Baznas di tingkat komunitas. Di sinilah zakat mengalami transformasi: bukan sekadar kewajiban individual, tetapi instrumen pemberdayaan kolektif yang hidup dan bergerak dari bawah. Baznas Ciamis juga melengkapi inisiatif ini dengan penguatan kapasitas digital.Melalui pelatihan dan bimbingan teknis, para pengurus UPZ dibekali kemampuan mengelola ZIS secara modern menggunakan aplikasi SIAP ZIS. Inovasi ini mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelaporan serta manajemen dana zakat. Langkah ini memperkuat posisi UPZ bukan hanya sebagai aktor sosial, melainkan juga sebagai pengelola sistem yang terintegrasi dan profesional. Dengan demikian, pengelolaan ZIS di Ciamis tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Inisiatif Baznas Ciamis menegaskan bahwa transformasi sosial bisa dimulai dari bawah, bukan dari pusat. Dengan menumbuhkan kepercayaan dan kapasitas di tingkat komunitas, mereka tengah membangun ekosistem zakat yang tidak hanya kuat dalam pengumpulan dan penyaluran, tetapi juga berkelanjutan dalam pengaruh sosialnya. Melalui pendekatan ini, Baznas Ciamis memperlihatkan bahwa zakat bukan sekadar angka dan laporan, melainkan gerakan sosial yang mampu mengakar dalam kehidupan masyarakat dan menumbuhkan solidaritas yang sejati.
BERITA26/05/2025 | salira.id
Program Rutilahu 2025, Secercah Harapan BAZNAS Ciamis Untuk Masyarakat Kurang Mampu.
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis manargetkan pembangunan 200 unit bagi rumat tidak layak huni (rutilahu) bagi warga kurang mampu pada tahun 2025. Ketua Baznas Ciamis, Drs. K.H. Lili Miftah, M.BA, menyampaikan bahwa progarm ini merupakan kelanjutan dari program serupa pada tahun sebelumnya yang telah membangun 191 rumah. Menurutnya, bantuan yang disalurkan melalui Baznas tidak hanya fokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga bertujuan membangun karakter masyarakat agar tidak bergantung pada bantuan sosial. “Kami ingin membangun masyarakat yang mandiri. Bantuan seperti BLT dan PKH memang membantu, tetapi jika jika terus menerus diberikan tanpa upaya pemberdayaan, masyarakat bisa menjadi pasif. Maka dari itu, di Baznas kami bergerak dari prinsip syar’I yaitu zakat, infak dan sedekah sebagai jalan membangung kebaikan, “ jelasnya. KH Lili menyebutkan dari 200 target rumah tersebut, 100 unit akan diluncurkan secara simbolis bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Ciamis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan seremonial. Selain program rutilahu, Baznas Ciamis juga terus mengembangkan program infak desa. Dana infak yang dikumpulkan dari desa akan kembali disalurkan untuk kebutuhan masyarakat desa tersebut Lili menjelaskan bahwa selain dari infak masyarakat, bantuan progaram rutilahu juga kadang datang dari pemerintah pusat dan provinsi. Namun, jumlahnya terbatas.
BERITA25/05/2025 | brigadenews.co.id
BAZNAS Ciamis Catat Penurunan Zakat Fitrah 2025 Dan Jumlah MUZAKTI Justru Meningkat
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis mencatat penurunan jumlah zakat fitrah yang terkumpul pada Idulfitri 1446 Hijriah atau tahun 2025. Total zakat yang dihimpun hanya mencapai Rp 35,9 miliar, menurun dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp. 38 miliar.
Meski demikian, terdapat peningkatan signifikan pada jumlah muzakki atau warga yang menunaikan zakat. Tahun ini, jumlah muzakki mencapai 11.035 orang, naik sekitar 12% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 9.711 orang.
Baznas mencatat bahwa mayoritas zakat fitrah tahun ini dibayarkan dalam bentuk beras, yakni sebanyak 1.681.120 kilogram, yang jika dikonversikan setara dengan nilai sekitar Rp25 miliar. Sementara zakat dalam bentuk uang mencapai Rp10,6 miliar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa seluruh data zakat dihimpun secara digital dan transparan melalui aplikasi SIAP ZIS (Sistem Informasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah), yang dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan dan desa.
Di sisi lain, perolehan infak selama Ramadan justru mengalami kenaikan. Tahun ini, total infak mencapai Rp. 2.373.921.500, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp. 2.304.676.500.
Untuk program bantuan Rutilahu, Baznas Ciamis sempat mengusulkan peningkatan nilai bantuan menjadi Rp15 juta per penerima. Namun, atas pertimbangan Baznas Provinsi Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat, nominal tetap ditetapkan Rp10 juta demi menjaga jumlah penerima manfaat tetap optimal.
BERITA22/05/2025 | brigadenews.co.id
Baznas Ciamis Optimalkan Peran UPZ untuk Perluas Literasi Zakat di Tingkat Desa dan Kelurahan
BAZNAS CIAMIS,- Baznas Ciamis terus mengembangkan strategi literasi zakat di masyarakat melalui optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan.
Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, jajaran pengurus Baznas tidak menghendaki program pengumpulan dan penyaluran ZIS dijalankan langsung oleh pengurus pusat Baznas.
Sebaliknya, tugas tersebut dipercayakan kepada para pengurus UPZ.
Bahwa strategi ini terbukti efektif dalam merealisasikan berbagai program Baznas, terutama dalam situasi darurat.
Bahwa strategi pemberdayaan masyarakat melalui UPZ juga mampu memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peran UPZ, Baznas Kabupaten Ciamis juga telah memfasilitasi perwakilan pengurus UPZ untuk mengikuti bimbingan teknis pengelolaan ZIS berbasis digital melalui aplikasi SIAP ZIS beberapa waktu lalu.
BERITA20/05/2025 | reportasee.com
Baznas Kabupaten Ciamis Targetkan 200 Unit Program Pembangunan untuk Rutilahu
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Kabupaten Ciamis menargetkan pembangunan 200 unit bagi rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi warga kurang mampu pada tahun 2025.
Ketua BAZNAS Ciamis menyampaikan, bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program serupa pada tahun sebelumnya yang telah membangun 191 rumah. pada 2025, Baznas menargetkan jumlahnya meningkat menjadi 200 unit.
Bantuan ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga bertujuan membangun karakter masyarakat agar tidak bergantung pada bantuan sosial.
Dari 200 target rumah tersebut, 100 unit akan diluncurkan secara simbolis bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Ciamis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan seremonial.
Selain program rutilahu, Baznas Ciamis juga terus mengembangkan program infak desa. Dana infak yang dikumpulkan dari desa akan kembali disalurkan untuk kebutuhan masyarakat desa tersebut.
Selain dari infak masyarakat, bantuan program rutilahu juga kadang datang dari pemerintah pusat dan provinsi. Namun, jumlahnya terbatas.
BERITA20/05/2025 | asajabar.com
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sosial masyarakat dengan menggulirkan Program Rutilahu
BAZNAS CIAMIS,- Kali ini, program tersebut menyentuh Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, sebagai bagian dari target tahunan Baznas untuk menciptakan kehidupan yang lebih manusiawi bagi warga kurang mampu.
Untuk tahun 2025, Baznas Ciamis menargetkan perbaikan 140 hingga 150 unit rumah, termasuk lima rumah di Kecamatan Pamarican.
Salah satu penerima bantuan adalah Pak Nardi, seorang pria lanjut usia yang hidup sebatang kara di rumah bambu sempit, nyaris rubuh, tanpa fasilitas dasar yang layak. Dengan status duda dan bekerja sebagai buruh harian lepas, Nardi selama ini tinggal dalam kondisi yang jauh dari kata layak.
Yang istimewa dari program ini adalah pendekatannya yang bukan sekadar membangun fisik rumah, tapi juga membangkitkan rasa kebersamaan. Bantuan dari Baznas menjadi pemantik solidaritas sosial.
Pada tahun 2024 lalu, Baznas Ciamis telah berhasil menyelesaikan 140 unit rumah Rutilahu. Tahun ini, target tersebut diharapkan meningkat melalui sinergi antara Baznas, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat.
Tak berhenti setelah pembangunan selesai, Baznas juga melanjutkan dengan program pendampingan. Mereka memastikan rumah yang dibangun benar-benar siap dihuni, lengkap dengan kompor, perlengkapan dasar, dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh penghuni baru.
Melalui program Rutilahu, Baznas Ciamis tidak hanya membangun rumah tetapi juga menyalakan harapan dan martabat. Sebuah rumah yang layak adalah awal dari kehidupan yang lebih baik, dan berkat zakat serta semangat gotong royong, harapan itu kini semakin dekat bagi warga miskin di pelosok desa.
BERITA18/05/2025 | brigadenews.co.id
Perkuat Kesiapsiagaan, Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal kepada BPBD
BAZNAS CIAMIS,- Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana alam, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis menyerahkan bantuan logistik berupa 50 unit terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis. Penyerahan dilakukan secara simbolis pada Senin, 5 Mei 2025, bertempat di Kantor Baznas Ciamis.
Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Ecep Indra, perwakilan dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis.
Sementara itu, Ecep Indra menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan kontribusi Baznas. Ia menekankan bahwa keberadaan logistik darurat seperti terpal sangat mendukung operasional BPBD dalam memberikan layanan cepat dan efektif saat bencana terjadi.
Sinergi antara Baznas dan BPBD Ciamis ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana. Kerja sama lintas lembaga seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berada di daerah rawan bencana.
BERITA09/05/2025 | salira.id
Program Rutilahu Komitmen BAZNAS Atasi Persoalan Sosial
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sosial dan kemiskinan ekstrem melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kali ini, program tersebut menjangkau Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, membuka lembaran baru bagi warga miskin untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan bermartabat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menyampaikan bahwa program Rutilahu merupakan salah satu program prioritas mengingat masih tingginya jumlah warga yang tinggal di rumah tidak layak.
Baznas menargetkan renovasi 140 hingga 150 unit rumah selama tahun 2025, termasuk lima rumah di Kecamatan Pamarican. Program ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan taraf hidup masyarakat kurang mampu.
Salah satu penerima bantuan adalah Pak Nardi, seorang lansia duda yang hidup seorang diri di sebuah rumah bambu yang nyaris roboh. Selama ini, ia bertahan hidup dengan bekerja sebagai buruh harian lepas dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Baznas memberikan bantuan senilai Rp10 juta untuk membangun kembali rumahnya. Namun, menurut H. Lili, nilai tersebut tidak selalu cukup. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk menggugah semangat gotong royong warga sekitar.
Keunikan dari program Rutilahu terletak pada pendekatannya yang mengedepankan kolaborasi. Bantuan dari Baznas hanyalah pemicu, sedangkan kekuatan sebenarnya berasal dari partisipasi masyarakat.
Beberapa rumah bahkan berhasil dibangun dengan anggaran jauh di atas bantuan awal. Seperti di Desa Banagara, satu unit rumah yang semula hanya mendapatkan Rp10 juta akhirnya terbangun dengan nilai Rp127 juta berkat kontribusi warga dan pihak lain.
Program ini juga menggandeng aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat umum melalui pengumpulan zakat. H. Lili mengingatkan bahwa kontribusi sekecil apa pun bisa membawa perubahan besar.
Pada tahun 2024 lalu, Baznas Ciamis telah berhasil menyelesaikan pembangunan 140 rumah Rutilahu. Target di tahun 2025 ini diharapkan bisa melampaui pencapaian sebelumnya.
Baznas Ciamis juga memberikan pendampingan pasca pembangunan rumah. Mereka memastikan bahwa rumah-rumah yang dibangun benar-benar siap huni, lengkap dengan kompor, peralatan dasar, hingga kebutuhan hidup lainnya.
Melalui program Rutilahu, Baznas bukan hanya membangun fisik rumah, tetapi juga menyalakan harapan, memulihkan martabat, dan menciptakan peluang hidup yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu di pedesaan.
BERITA07/05/2025 | ungkapsebab.com
BAZNAS Ciamis Terus Gencarkan Program Rutilahu: Wujud Nyata Kepedulian Sosial
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis kembali menunjukan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kali ini BAZNAS memberikan bantuan Rutilahu kepada Nardi seorang lansia warga Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Ia bekerja serabutan, hidup sendiri dalam rumah bambu yang nyaris ambruk, kehidupannya jauh dari standar layak.
Program Rutilahu merupakan langkah konkret dalam mengatasi persoalan sosial ditengah masyarakat. Kebutuhan akan hunian layak sangat mendesak.
Tahun 2025, BAZNAS Ciamis menargetkan pembangunan atau perbaikan sekitar 140 hingga 150 unit rumah, lima unit di antarannya berada di Kecamatan Pamarican.
Dibeberapa tempat, nilai pembangunan rumah bisa berlipat ganda, hal itu berkat kontribusimasyarakat. Seperti di Banagara, bantuan awal dari BAZNAS sebesar Rp.10 juta, namun itu mampu menginspirasi masyarakat untuk turut bergotong royong, hingga total nilai pembangunan rumah bisa menembus Rp.127 juta.
Program Rutilahu selama tahun 2024 BAZNAS Ciamis telah berhasil menyelesaikan 140 unit rumah. Untuk itu ia berharap pada 2025, dukungan dari berbagai pihak termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), donatur, dan masyarakat semakin menguatkan dampak program tersebut.
Program Rutilahu yang diberikan BAZNAS Ciamsi dilengkapi dengan pendampingan. Hal itu untuk memastikan rumah baru siap dihuni lengkap dengan fasilitas dasar yang memanadai seperti dapur dan perlengkapan lainnya.
Dengan program Rutilahu, BAZNAS Ciamis terus menyalakan harapan bagi warga miskin, memperkuat solidaritas sosial, dan membuktikan bahwa kepedulian bersama dapat mengubah kehdupan.
BERITA07/05/2025 | lintaspriangan.com
Baznas Ciamis Bangun Harapan Lewat Program Rutilahu, Rumah untuk Hidup yang Lebih Layak
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sosial masyarakat dengan menggulirkan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kali ini, program tersebut menyentuh Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, sebagai bagian dari target tahunan Baznas untuk menciptakan kehidupan yang lebih manusiawi bagi warga kurang mampu.
Untuk tahun 2025, Baznas Ciamis menargetkan perbaikan 140 hingga 150 unit rumah, termasuk lima rumah di Kecamatan Pamarican.
Salah satu penerima bantuan adalah Pak Nardi, seorang pria lanjut usia yang hidup sebatang kara di rumah bambu sempit, nyaris rubuh, tanpa fasilitas dasar yang layak. Dengan status duda dan bekerja sebagai buruh harian lepas, Nardi selama ini tinggal dalam kondisi yang jauh dari kata layak.
Yang istimewa dari program ini adalah pendekatannya yang bukan sekadar membangun fisik rumah, tapi juga membangkitkan rasa kebersamaan. Bantuan dari Baznas menjadi pemantik solidaritas sosial.
Pada tahun 2024 lalu, Baznas Ciamis telah berhasil menyelesaikan 140 unit rumah Rutilahu. Tahun ini, target tersebut diharapkan meningkat melalui sinergi antara Baznas, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat.
Tak berhenti setelah pembangunan selesai, Baznas juga melanjutkan dengan program pendampingan. Mereka memastikan rumah yang dibangun benar-benar siap dihuni, lengkap dengan kompor, perlengkapan dasar, dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh penghuni baru.
Melalui program Rutilahu, Baznas Ciamis tidak hanya membangun rumah tetapi juga menyalakan harapan dan martabat. Sebuah rumah yang layak adalah awal dari kehidupan yang lebih baik, dan berkat zakat serta semangat gotong royong, harapan itu kini semakin dekat bagi warga miskin di pelosok desa.
BERITA06/05/2025 | dejurnal.com
Baznas Ciamis Sebut Kenclengisasi Terbukti Ampuh Himpun Infaq Di Setiap Desa
BAZNAS CIAMIS,- Salah satu terobosan unggulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis yang kini dilakukannya adalah gerakan infaq desa berbasis celengan atau dikenal dengan sebutan kenclengisasi, yang terbukti mampu mengumpulkan miliaran rupiah dari uang receh masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, mengatakan, program ini bermula dari gagasan untuk membangun sistem pengumpulan infaq yang ringan, tidak membebani masyarakat, namun berkelanjutan.
Program ini mendorong warga menyisihkan uang receh hasil kembalian belanja seperti Rp500 atau Rp1.000 ke dalam celengan rumah tangga. Jika dijalankan secara masif, potensi dananya luar biasa. Bahkan, desa yang sebelumnya hanya mengumpulkan Rp1,5 juta per bulan kini mampu meraih hingga Rp10 juta.
Meski menghadapi tantangan teknis seperti menghitung banyaknya koin, BAZNAS Ciamis telah mengantisipasinya dengan mesin penghitung uang logam.
Hasil dari program ini telah menyentuh angka Rp11 miliar, dengan Rp7 miliar di antaranya berasal dari infaq desa hanya dalam waktu empat bulan.
BAZNAS Ciamis sendiri, kata dia, menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp25 miliar pada tahun 2025, meningkat dari pencapaian Rp22 miliar lebih di tahun sebelumnya.
BERITA06/05/2025 | inijabar.com
Baznas Ciamis Optimalkan Pemberdayaan Desa Melalui Lima Program Unggulan
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program unggulan. Kali ini, Baznas Ciamis fokus pada implementasi lima program andalan yang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah tersebut.
Adapun lima program andalan Baznas Ciamis yang saat ini menjadi fokus utama adalah:
Ciamis Mandiri Ekonomi (CME): Program ini memberikan bantuan modal usaha dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di desa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal.'
Ciamis Sehat (CS): Melalui program ini, Baznas Ciamis memberikan bantuan biaya pengobatan bagi warga kurang mampu, penyediaan fasilitas kesehatan sederhana di desa, serta program-program preventif seperti sosialisasi kesehatan dan sanitasi.
Ciamis Cerdas (CC): Program ini berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di desa melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kuranbaik inisiatif ini dan berharap dapat segera merasakan manfaatnya.
Ciamis Taqwa (CT): Program ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat desa melalui bantuan pembangunan dan renovasi tempat ibadah, dukungan kegiatan keagamaan, serta program pembinaan mental dan spiritual.
Ciamis Peduli (CP): Program ini merupakan respons cepat Baznas Ciamis terhadap bencana alam atau musibah yang menimpa masyarakat desa. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, serta dukungan psikologis.
Saat ini, tim Baznas Ciamis terus melakukan sosialisasi dan pendataan di berbagai desa untuk memastikan program-program tersebut dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Masyarakat desa pun menyambut baik inisiatif ini dan berharap dapat segera merasakan manfaatnya.
BERITA05/05/2025 | tentarapolisi.id
Baznas Ciamis Salurkan 50 Terpal ke BPBD untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
BAZNAS CIAMIS,- Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya tanggap darurat bencana, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan logistik berupa 50 lembar terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, Senin (5/5/2025).
Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, kepada Ecep Indra dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis, bertempat di Kantor Baznas setempat.
Bantuan ini selaras dengan program kemitraan Baznas dalam bidang kebencanaan, yang terus dikembangkan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat terdampak bencana.
Di sisi lain, Ecep Indra mewakili BPBD menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menyebutkan bahwa terpal merupakan salah satu item logistik yang krusial dalam penanganan awal bencana.
Kerja sama ini dinilai penting sebagai bentuk kolaborasi antar lembaga dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih solid, cepat, dan efisien di Kabupaten Ciamis.
BERITA05/05/2025 | tasikmalaya.inews.id
Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal ke BPBD untuk Percepatan Tanggap Darurat Bencana
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamsi menyerahkan bantuan 50 lembar terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis sebagai bentuk dukugan nyata terhadap penanggulangan bencana di wilayah Ciamis.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah kepada Ecep Indra, perwakilan BPBD dari Bidang Kedaruratan dan Logistik, di Kantor Baznas Ciamis pada Senin, (5/5/2025).
Perwakilan BPBD Ciamis, Encep Indra, mengapresisi sinergi dan kepedulian yang terus dibangun BAZNAS dalam mendukung tugas BPBD di lapangan.
Kolaborasi antara BAZNAS dan BPBD ini diharapkan dapat mempercepat respons dalam menghadapi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam melindungi masyarakat terdampak.
Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan di Ciamis.
BERITA05/05/2025 | newstasikmalaya.com
Dari Receh Jadi Berkah: BAZNAS Ciamis Kumpulkan Rp11 Miliar Lewat Gerakan Kenclengisasi
BAZNAS CIAMIS,- Siapa sangka uang receh hasil kemalian belanja bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun desa?
Inilah yang dibuktikan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Ciamis melalui program kenclengisasi gerakan infaq desa berbasis celengan yang kini menginspirasi banyak daerah.
Lewat terobosan ini, BAZNAS Ciamis sukses menghimpun dana hingga Rp11 Miliar, dengan Rp7 miliar di antaranya berasal dari gerakan infaq masyarakat desa hanya dalam empat bulan.
Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, warga diajak menyimpan uang receh ke dalam kencleng di rumah masing-masing. Hasilnya luar biasa. Beberapa desa yang awalnya hanya bisa menghimpun Rp1,5 juta per bulan, kini bisa meraih hingga Rp10 juta per bulan.
Meski sempat menghadapi tantangan teknis seperti banyaknya koin yang harus dihitung, BAZNAS telah mengantisipasinya dengan menyediakan mesin penghitung uang logam. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi fondasi utama, dengan seluruh transaksi tercatat melalui sistem digital SIAPZIS dan SIMBA.
Melihat dampaknya, BAZNAS menargetkan gerakan kenclengisasi dapat diterapkan di seluruh desa di Ciamis, yang diperkirakan berpotensi menghasilkan Rp2 miliar per bulan. Bahkan, beberapa desa kini ditetapkan sebagai “kampung zakat”, dan Kecamatan Ciamis sedang berproses menjadi “kecamatan zakat”.
Tahun ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp25 miliar, meningkat dari Rp22 miliar lebih tahun lalu. Angka itu diyakini bisa tercapai lewat sinergi program, partisipasi masyarakat, dan kekuatan dari receh yang diberkahi.
BERITA05/05/2025 | mediacyberbhayangkara.com
Bukan Sekadar Santunan! BAZNAS Ciamis Sulap Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Desa
BAZNAS CIAMIS,- Zakat kini bukan lagi sekadar bentuk santunan tahunan. Di tangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis, zakat, infak, dan sedekah disulap menjadi kekuatan sosial dan ekonomi yang mampu mengubah wajah desa.
Tahun 2025, BAZNAS Ciamis meluncurkan lima program unggulan yang menyasar berbagai lini kehidupan masyarakat, dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi produktif. Seluruh program ini digulirkan dengan pendekatan langsung ke desa-desa, melibatkan peran aktif kepala desa, UPZ, dan MUI setempat.
Kelima program tersebut adalah:
1. Ciamis Peduli
2. Ciamis Sejahtera
3. Ciamis Cerdas
4. Ciamis Sehat
5. Ciamis Agamis
Program Ciamis Peduli memberikan bantuan kepada warga fakir miskin, termasuk biaya hidup, logistik harian, bantuan bencana, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pelunasan utang mendesak yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan.
Sementara itu, Ciamis Sejahtera menyasar pada penguatan ekonomi umat melalui bantuan modal usaha serta pengembangan Zakat Community Development. Tujuannya: agar zakat tidak sekadar habis dikonsumsi, melainkan menjadi pemicu usaha produktif masyarakat.
Ciamis Cerdas berfokus pada dunia pendidikan. Program ini menyasar siswa dari keluarga tidak mampu di berbagai jenjang, termasuk dukungan untuk pendidikan diniyah, guru sukarelawan, serta pembangunan sarana pelatihan keagamaan.
Kesehatan juga tak luput dari perhatian. Program Ciamis Sehat hadir dengan bantuan pengobatan serta langkah preventif, salah satunya penanganan dan pencegahan stunting.
Adapun Ciamis Agamis menitikberatkan pada syiar Islam, bantuan untuk dai, mualaf, dan penyediaan fasilitas dakwah.
Program-program ini tak hanya hadir sebagai bantuan, tetapi sebagai jalan membangun desa yang mandiri dan berdaya. Di tangan BAZNAS, zakat bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan solusi jangka panjang membangun peradaban.
BERITA05/05/2025 | mediacyberbhayangkara.com
Baznas Ciamis Serahkan 50 Terpal untuk Dukung Respons Kebencanaan BPBD
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis menyerahkan bantuan berupa 50 lembar terpal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana di wilayah Ciamis.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah dan diterima langsung oleh perwakilan BPBD, Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ecep Indra, di Kantor Baznas Ciamis, pada Senin, 5 Mei 2025.
Ketua Baznas Ciamis, H. Lili dalam keterangannya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program tanggap darurat kebencanaan, yang selama ini terus dilakukan pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Sementara itu, perwakilan BPBD Ciamis, Ecep Indra, menyampaikan apresiasinya kepada Baznas atas sinergi dan kepedulian yang terus dibangun. Ia menyebut, ketersediaan logistik seperti terpal sangat dibutuhkan dalam upaya tanggap darurat di lapangan.
Melalui kolaborasi ini, baik Baznas maupun BPBD berharap penanganan bencana di Ciamis bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien demi keselamatan serta kenyamanan warga terdampak.
BERITA05/05/2025 | kabarpriangan.com
Dari Zakat ke Aksi Nyata: BAZNAS Ciamis Bangun Desa Lewat 5 Program Andalan
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Kabupaten Ciamis terus menunjukan kiprah nyata dalam memberdayakan masyarakat melalui dana zakat, infaq, dan sedekah.
Tahun 2025, BAZNAS menggulirkan 5 program unggulan yang menyasar berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi.
Kelima progam tersebut dijalankan melalui pendekatan langsung ke desa-desa, dengan melibatkan unsur kepala desa, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.
Program Ciamis Peduli difokuskan pada bantuan untuk masyarakat fakir miskin, termasuk dalam bentuk biaya hidup.
Lalu, makanan pokok, penanganan jenazah, bantuan bencana, hingga renovasi rumahtidak layak huni.
BAZNAS juga memberikan bantuan pelunasan utang yang mendesak, khususnya untuk keperluan kesehatan atau pendidikan.
Sementara itu, Ciamis Sejahtera difokuskan pada bantuan modal usaha.
Serta penguatan program Zakat Community Development untuk meningkatkan pendapatan masyarakat miskin.
Program ini ditujukan agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan juga produktif.
Lebih lanjut, di bidang pendidikan, BAZNAS menjalankan Ciamis Cerdas.
Program ini menyasar pelajaran dari keluarga tidak mampu, baik di tingkat dasar maupun menengah.
Serta mendukung pendidikan diniyah dan pemberdayaan guru sukarelawan.
Termasuk pula pembangunan sarana penddikan dan pelatihan keagamaan.
Untuk kesehatan, Ciamis Sehat hadir dengan menyediakan bantuan pengobatan dan program pencegahan stunting.
Sedangkan Ciamis Agamis lebih menekankan aspek dakwah, termasuk bantuan kepada para dai, ualaf, serta penyediaan sarana syiar Islam.
Program-program ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan desa-desa di Ciamis sebagai wilayah mandiri secara sosial dan ekonomi, berbasis zakat dan infaq.
BERITA05/05/2025 | kondusif.com

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.
Lihat Daftar Rekening →