Berita Terbaru
Miliaran dari Uang Receh Lewat Program Kenclengisasi
BAZNAS CIAMIS,- BAZNAS Kabupaten Ciamis terus berinovasi dalam menghimpun dana umat dengan menggalakkan gerakan infaq desa berbasis celengan, atau kenclengisasi, yang berhasil mengumpulkan miliaran rupiah dari uang receh masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa program ini bermula dari gagasan untuk membangun sistem pengumpulan infaq yang ringan, tidak membebani masyarakat, namun berkelanjutan.
Program ini mendorong warga menyisihkan uang receh hasil kembalian belanja seperti Rp500 atau Rp 1.000 ke dalam celengan rumah tangga.
Bahkan, desa yang sebelumnya hanya mengumpulkan Rp 1,5 juta per bulan kini mampu meraih hingga Rp10 juta setelah ada kencelengisasi.
Meski menghadapi tantangan teknis seperti menghitung banyaknya koin, BAZNAS Ciamis telah mengantisipasi dengan mesin penghitung uang.
Hasil dari program telah menyentuh angka Rp11 miliar, denga Rp7 miliar diantaranya berasal dari infaq desa hanya dalam waktu empat bulan.
BAZNAS Kabupaten Ciamis menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp25 miliar pada tahun 2025,
Jumlah tersebut meningkat dari pencapaian Rp22 miliar lebih di tahun 2024.
BERITA05/05/2025 | kondusif.com
Receh Jadi Berkah: Baznas Ciamis Himpun Rp7 Miliar dari Kencleng Warga Desa
BAZNAS CIAMIS,- Di tengah gempuran isu kemiskinan dan ketimpangan sosial, sebuah langkah sederhana dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan kecil.
Melalui program Gerakan Kencleng, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis sukses menggalang hampir Rp7 miliar hanya dalam empat bulan, berkat infak receh yang dikumpulkan warga dari rumah ke rumah.
Program ini tak hanya menjadi solusi kreatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap zakat dan infak, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan gotong royong warga desa.
Sejak diluncurkan pada Januari 2025, Baznas Ciamis menyebar lebih dari 20 ribu kotak kencleng ke 79 desa di seluruh kabupaten. Kotak-kotak kecil ini diletakkan di rumah-rumah warga, dan diisi dengan uang receh seratusan hingga dua ribuan rupiah.
Tanpa terasa, hanya dalam waktu empat bulan, dana yang terkumpul telah mencapai angka fantastis: Rp6,8 miliar.
Menariknya, program ini baru menjangkau sekitar 30 persen dari total 265 desa yang ada di Kabupaten Ciamis. Artinya, potensi yang bisa digali masih sangat besar. Baznas menargetkan, hingga akhir tahun 2025 seluruh desa bisa ikut serta dalam gerakan ini.
Dana yang terkumpul dari program Kencleng bukan sekadar disimpan atau dibelanjakan sembarangan. Baznas Ciamis telah merancang lima program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat:
1. Ciamis Peduli – Renovasi dan pembangunan rumah layak huni bagi keluarga prasejahtera.
2. Ciamis Cerdas – Beasiswa pendidikan untuk pelajar dari keluarga kurang mampu.
3. Ciamis Sehat – Pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat dhuafa.
4. Ciamis Sejahtera – Bantuan modal usaha bagi UMKM lokal agar bisa naik kelas.
5. Ciamis Agamis – Insentif rutin bagi guru ngaji, marbot masjid, dan penggerak dakwah.
Program-program ini berjalan dengan prinsip transparansi dan tepat sasaran, serta melibatkan perangkat desa sebagai mitra lapangan.
Cerita Baznas Ciamis adalah potret keberhasilan sistem zakat dan infak berbasis komunitas. Lebih dari sekadar angka, ini adalah gerakan moral yang menyadarkan masyarakat bahwa setiap individu punya peran dalam membangun lingkungan yang lebih adil dan sejahtera.
Baznas Ciamis kini bukan hanya menjadi inspirasi daerah lain, tapi juga bukti nyata bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari tangan-tangan masyarakat kecil. Dari celengan kecil, lahir harapan besar.
BERITA24/04/2025 | dejurnal.com
Kencleng Seribu BAZNAS Ciamis Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS CIAMIS,- Di tengah tantangan sosial seperti kemiskinan dan ketimpangan ekonomi yang kian nyata, secercah harapan justru muncul dari gerakan Kencleng di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Melalui program Gerakan Kencleng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis berhasil mengubah recehan menjadi berkah, menghimpun hampir Rp7 miliar hanya dalam kurun waktu empat bulan.
Diluncurkan pada Januari 2025, Gerakan Kencleng mengajak warga desa untuk menabung sedekah receh secara rutin di kotak celengan yang disediakan Baznas.
Lebih dari 20 ribu kencleng disebar ke rumah-rumah warga di 79 desa. Isinya? Koin dan lembaran kecil seratus hingga dua ribuan rupiah. Namun dari uang receh inilah, terkumpul angka yang mengejutkan: Rp6,8 miliar.
Yang menarik, capaian luar biasa ini baru berasal dari sekitar 30% desa yang ada di Kabupaten Ciamis—yakni 79 dari 265 desa. Baznas menargetkan pada akhir tahun 2025, seluruh desa akan terlibat, membuka peluang untuk pengumpulan dana infak lebih dari Rp25 miliar sepanjang tahun.
Infak Disalurkan, Harapan Dinyalakan
Dana yang terkumpul dari program Kencleng tidak dibiarkan mengendap. Baznas Ciamis telah merancang lima program prioritas untuk menyalurkan dana secara tepat sasaran dan transparan:
1. Ciamis Peduli – Merenovasi dan membangun rumah layak huni bagi keluarga prasejahtera.
2. Ciamis Cerdas – Memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
3. Ciamis Sehat – Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat dhuafa.
4. Ciamis Sejahtera – Memberikan bantuan modal usaha kepada UMKM lokal.
5. Ciamis Agamis – Menyalurkan insentif untuk guru ngaji, marbot masjid, dan para penggerak dakwah di desa-desa.
Kelima program tersebut dijalankan bersama perangkat desa setempat untuk memastikan distribusi bantuan tetap menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Gerakan Kencleng bukan hanya soal pengumpulan dana, melainkan cerminan dari gotong royong dan kekuatan kolektif masyarakat desa. Baznas Ciamis membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil, dari tangan-tangan masyarakat biasa.
BERITA23/04/2025 | ungkapsebab.com
Inovasi Kencleng Baznas Ciamis: Dari Uang Receh jadi Miliaran Rupiah
BAZNAS CIAMIS,- Dari recehan seratus hingga seribu rupiah, masyarakat Ciamis berhasil menghimpun dana infak mencapai Rp7 miliar hanya dalam empat bulan pertama tahun 2025.
Dana tersebut dikumpulkan melalui program "Kencleng Berjamaah" yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis dan kini telah menjelma menjadi gerakan sosial masif di seluruh penjuru desa.
Konsepnya sederhana ribuan kencleng kecil disebar ke rumah-rumah di 265 desa. Setiap keluarga secara sukarela mengisi celengan itu dari uang kembalian belanja, sisa uang jajan, atau pendapatan harian.
Setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, ketua RT mengumpulkan kencleng, menghitung isinya, lalu menyerahkannya ke kepala dusun untuk diteruskan ke BAZNAS.
Program ini bukan sekadar strategi penggalangan dana, tapi juga sarana pendidikan nilai sedekah sejak dini.
Dana yang terkumpul disalurkan melalui lima program utama Baznas yakni Ciamis Peduli untuk renovasi rumah tidak layak huni, Ciamis Cerdas berupa beasiswa pendidikan, Ciamis Sehat untuk layanan kesehatan gratis, Ciamis Sejahtera bagi UMKM, dan Ciamis Agamis sebagai insentif guru ngaji.
Salah satu desa yang merasakan dampak langsung adalah Desa Werasari, Kecamatan Sadananya.
Gerakan kencleng di Ciamis telah menunjukkan bahwa yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar bantuan, melainkan sarana yang tepat untuk berbagi. Dan kencleng celengan kecil itu telah menjembatani solidaritas, dari saku ke solusi, dari rumah ke perubahan besar.
BERITA23/04/2025 | tasikmalaya.inews.id
Receh dan Kencleng Warga Ciamis Berbuah Jadi Infak Miliaran yang Terkumpul di Baznas
BAZNAS CIAMIS,- Di balik celengan sederhana atau dalam bahasa Sunda dinamai 'kencleng' yang menjadi tempat disimpannya uang receh pecahan seratus hingga seribu rupiah, tersimpan semangat gotong royong dan solidaritas luar biasa.
Hal itu menjadi inovasi dari BAZNAS dan gerakan sosial yang dilakukan di Kabupaten Ciamis.
Hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2025, program ini berhasil mengumpulkan dana infak masyarakat yang dihimpun dalam kencleng mencapai kurang lebih Rp7 Miliar yang berasal dari uang receh.
Gerakan ini bermula dari ide sederhana BAZNAS Kabupaten Ciamis, bagaimana menjangkau lebih banyak masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam infak dan sedekah, meski dengan nominal kecil.
Setiap rumah menyimpan kencleng, yang secara rutin diisi oleh anggota keluarga, mulai dari kembalian belanja, sisa uang jajan, hingga recehan dari hasil berdagang.
Lalu, setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, ketua RT akan berkeliling kampung, mengambil kencleng dari warga, menghitung isinya, dan menyerahkannya ke kepala dusun untuk disetor ke BAZNAS.
Program ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, namun ini tentang partisipasi kolektif, pendidikan sedekah sejak dini di rumah, dan penguatan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari dan hasilnya nyata.
Adapun untuk dana infak yang terkumpul itu akan disalurkan untuk lima program utama:
1. Ciamis Peduli untuk membangun rumah layak huni bagi warga kurang mampu
2. Ciamis Cerdas berupa beasiswa pendidikan bagi anak yang kurang mampu
3. Ciamis Sehat untuk layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan
4. Ciamis Sejahtera berupa modal usaha bagi para pelaku UMKM
5. Ciamis Agamis sebagai insentif guru ngaji
Di antara puluhan desa yang mengikuti program ini, Desa Werasari, Kecamatan Sadananya menjadi salah satu desa yang mengakui adanya peningkatan jumlah infak yang signifikan dari bulan-bulan sebelum adanya program kencleng tersebut.
Mekanisme pengumpulan pun disusun rapi dengan melibatkan ketua RT dan RW hingga kepala dusun.
Setiap lapisan masyarakat terlibat, dari anak-anak sampai lansia, semua merasa menjadi bagian dari perubahan.
Gerakan kencleng di Ciamis bukan hanya tentang nominal tapi mengajarkan makna keikhlasan, membangun budaya peduli, dan menciptakan sistem distribusi keadilan sosial yang adil dan merata.
Program ini membuktikan satu hal penting bahwa masyarakat tidak kekurangan kepedulian, mereka hanya butuh sarana yang tepat untuk menyalurkan kebaikan.
Dan kencleng, celengan kecil itu, telah menjadi jembatan dari saku ke surga, dari rumah ke perubahan, dari receh ke solusi besar.
BERITA23/04/2025 | tribunpriangan.com
Gerakan Kencleng Berjamaah, Masyarakat Ciamis Kumpulkan Rp 7 Miliyar dalam Empat Bulan
BAZNAS CIAMIS,- Inisiatif "Kencleng Berjamaah" yang digagas Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis berhasil menghimpun dana infak hingga Rp7 Miliyar hanya dalam kurun waktu empat bulan pertama tahun 2025. Program ini telah menjelma menjadi gerakan sosial berskala luas yang melibatkan ribuan keluarga di 265 desa.
Ketua BAZNAS Ciamis menyampaikan bahwa dana tersebut berasal dari kontribusi sukarela masyarakat, yang mengisi kencleng kecil dengan uang kembalian belanja, sisa uang jajan, atau pendapatan harian.
Setiap tanggal 20 hingga akhir bulan, kencleng dikujpulkan oleh ketua RT, lalu diserahkan secara berjenjang hingga sampai ke BAZNAS.
Program ini tidak hanya menjadi strategi penghimpunan dana yang efektif, tetapi juga sarana pendidikan nilai-nilai sedekah sejak dini. Lili optimistis capaian tahun ini akan melampaui perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp17 miliar.
Dana yang terkumpul disalukran melalui lima program utama BAZNAS, yakni:
- Ciamis Peduli: Renovasi rumah tidak layak huni
- Ciamis Cerdas: Beasiswa Pendidikan
- Ciamis Sehat: Layanan kesehatan gratis
- Ciamis Sejahtera: Dukunga bagi pelaku UMKM
- Ciamis Agamis: Intensif bagi guru ngaji
Kepala Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, Didin Tarsidin, menyampaikan bahwa desanya merasakan langsung dampak dari program ini.
Perolehan infak desa yang semula hanya berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta per bulan kini melonjak signifikan, mencapai Rp13 juta pada Maret dan Rp16 juta pada April 2025.
Gerakan ini bukan semata-mata milik BAZNAS, melainkan telah menjadi gerakan bersama demi kesejahteraan masyarakat Ciamis.
Gerakan "Kencleng Berjamaah" telah membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Dari saku masyarakat, gerakan ini menjembatai solidaritas menuju solusi, dari rumah-rumah warga menuju perubahan sosial yang nyata.
BERITA23/04/2025 | Newstasikmalaya.com
Melalui Uang Recehan, Baznas Ciamis mampu Kumpulkan Miliaran Rupiah
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis, terus berinovasi dalam menghimpun zakat, infak ataupun sodakoh pada masyarakat kabupaten Ciamis.
Kali ini, melalui uang recehan yang dikumpulkan melalui kencleng ke setiap rumah yang kemudian dikumpulkan oleh UPZ, justru berdampak sangat luar biasa jika dijumlahkan.
Seperti halnya Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, menjadi salah satu desa yang signifikan peningkatan jumlah infaknya. Kepala Desa Werasari, Didin Tarsidin yang hari ini menyetorkan uang infak receh ke Kantor Baznas Ciamis, menceritakan bagaimana kencleng telah mengubah wajah desanya.
dulu infak bulanan hanya sekitar dua sampai lima juta rupiah, sekarang melalui program kencleng ini sudah sampai Rp13 jutaan di bulan Maret, dan Rp16 juta pada bulan April 2025. Didin menyebut, keberhasilan ini berkat kolaborasi erat antara pemerintah desa, Ketua MUI desa, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Mekanisme pengumpulan pun disusun rapi dengan melibatkan ketua RT dan RW hingga kepala dusun. Setiap lapisan masyarakat terlibat, dari anak-anak sampai lansia, semua merasa menjadi bagian dari perubahan.
Gerakan kencleng di Ciamis bukan hanya tentang nominal. Ia mengajarkan makna keikhlasan, membangun budaya peduli, dan menciptakan sistem distribusi keadilan sosial yang adil dan merata.
Diakuinya, program ini membuktikan satu hal penting bahwa masyarakat tidak kekurangan kepedulian, mereka hanya butuh sarana yang tepat untuk menyalurkan kebaikan. Dan kencleng, celengan kecil itu, telah menjadi jembatan dari saku ke surga, dari rumah ke perubahan, dari receh ke solusi besar.
Hanya dalam waktu empat bulan sejak Januari 2025, program ini berhasil mengumpulkan dana infak masyarakat yang dihimpun dalam kencleng mencapai kurang lebih Rp7 miliar yang berasal dari uang receh. Dikatakannya, gerakan ini bermula dari ide sederhana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis, bagaimana menjangkau lebih banyak masyarakat agar bisa turut berpartisipasi dalam infak dan sedekah, meski dengan nominal kecil.
Program ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, namun ini tentang partisipasi kolektif, pendidikan sedekah sejak dini di rumah, dan penguatan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari dan hasilnya nyata.
BERITA23/04/2025 | kabar-priangan.com
Kencleng Baznas Ciamis: Uang Receh Jadi Miliaran Rupiah, Membangun Kebaikan Bersama
BAZNAS CIAMIS,- Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terdapat sebuah kisah inspiratif tentang bagaimana uang receh yang sering dianggap sepele bisa berubah menjadi dana yang sangat besar dan memberikan dampak positif bagi ribuan orang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis berhasil mengumpulkan hampir Rp7 miliar dalam waktu hanya empat bulan melalui program infak receh yang melibatkan masyarakat secara langsung. Program ini memanfaatkan ‘kencleng’, celengan kecil yang ditempatkan di rumah-rumah warga di 79 desa sejak Januari 2025.
Setiap bulan, warga mengisi celengan tersebut dengan uang receh mulai dari Rp100 hingga Rp2.000. Hasilnya, dalam waktu singkat, dana yang terkumpul mencapai angka yang fantastis mencapai Rp7 miliar. Ini merupakan prestasi luar biasa mengingat program ini baru menjangkau 30% dari total 265 desa yang ada di Ciamis. Program ini tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat Ciamis.
Program infak dengan menggunakan kencleng ini memang terbilang sederhana, namun dampaknya sangat luar biasa. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendanai lima program unggulan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat Ciamis.
Program pertama adalah Ciamis Peduli, yang bertujuan untuk membangun rumah layak huni (rutilahu) bagi keluarga prasejahtera.
Ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Ciamis dan memberikan kesempatan kepada keluarga miskin untuk memiliki tempat tinggal yang layak.
Program kedua adalah Ciamis Cerdas, yang memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak kurang mampu.
Dengan adanya beasiswa ini, anak-anak yang berasal dari keluarga ekonomi rendah bisa mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga mereka memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depan.
Program ini juga mendukung pemerataan pendidikan di wilayah Ciamis, yang seringkali mengalami keterbatasan fasilitas pendidikan.
Program ketiga adalah Ciamis Sehat, yang menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga kurang mampu. Layanan ini membantu mereka yang tidak mampu membayar biaya pengobatan dan memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Selain itu, Ciamis Sejahtera adalah program untuk memberikan modal usaha kepada pelaku UMKM lokal, agar mereka bisa mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan perekonomian daerah.
Terakhir, ada Ciamis Agamis, yang memberikan insentif kepada guru mengaji untuk menghargai peran mereka dalam pendidikan agama di masyarakat.
Program-program ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Ciamis, dengan fokus pada pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup. Sebelum peluncuran program kencleng, Baznas Ciamis berhasil mengumpulkan sekitar Rp17 miliar pada tahun 2024.
Kisah Baznas Ciamis membuktikan bahwa kebaikan tidak perlu selalu berupa jumlah besar. Sedekah dalam bentuk uang receh yang sering diabaikan justru dapat menjadi pilar perubahan yang luar biasa ketika dikumpulkan secara konsisten dan dilakukan bersama-sama.
Program ini mengajarkan arti penting kolaborasi antara desa, keluarga, dan individu. Setiap celengan yang diisi, meskipun jumlahnya kecil, akan memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan bersama.
Dengan adanya gerakan seperti ini, tidak hanya Ciamis yang akan merasakan manfaatnya, tetapi seluruh Indonesia bisa merasakan dampak positif dari kolaborasi dan kepedulian antarwarga.
Melalui program kencleng, Baznas Ciamis tidak hanya berhasil mengumpulkan dana, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ini adalah contoh nyata bagaimana kebaikan kecil bisa membawa perubahan besar jika dilakukan dengan penuh kesadaran dan gotong royong.
BERITA23/04/2025 | pewarta.id
Inspiratif! Baznas Ciamis Kumpulkan Infak Uang Receh Jadi Miliaran Rupiah
BAZNAS CIAMIS,- Siapa sangka, kumpulan uang receh seribu atau dua ribu rupiah bisa menjelma menjadi dana miliaran rupiah yang mengubah hidup ribuan warga? Inilah yang terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, di mana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat berhasil mengumpulkan infak masyarakat senilai hampir Rp7 miliar hanya dalam empat bulan. Rahasianya? ‘Kencleng’, celengan kecil yang menjadi simbol kekuatan gotong royong warga.
Sejak Januari 2025, ribuan kencleng ditempatkan di rumah-rumah warga di 79 desa. Setiap bulan, kotak-kotak sederhana ini menjadi wadah ketulusan masyarakat, diisi dengan recehan Rp100 hingga sampai Rp2.000.
Hasilnya, dalam hitungan bulan, dana terkumpul mencapai angka fantastis, Rp7 miliar. Padahal, program ini baru menjangkau 30 persen dari total 265 desa di Ciamis.
Infak receh ini tidak hanya mengumpulkan angka, tetapi juga menebar harapan, dana tersebut dialokasikan untuk lima program unggulan yakni:
1. Ciamis Peduli: Membangun rumah layak huni (rutilahu) untuk keluarga prasejahtera.
2. Ciamis Cerdas: Beasiswa pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
3. Ciamis Sehat: Layanan pengobatan gratis untuk warga kurang mampu
4. Ciamis Sejahtera: Modal usaha bagi pelaku UMKM lokal.
5. Ciamis Agamis: Insentif bagi guru mengaji
BERITA23/04/2025 | jabarekspres.com
BAZNAS Kabupaten Ciamis Mencatat di Tahun 2025 Muzakki Naik 12 Persen
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ciamis mencatat adanya kenaikan Muzakki ( yang membayar zakat ) fitra idul fitri 1446 Hijriyah/ tahun 2025 Masehi sebesar 12 %, Muzakki ditahun 2024 sebanyak 9.711 orang, tahun 2025 naik menjadi 11.035 Orang atua naik sebanyak 1.324 Orang.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, MBA. Mengatakan pihaknya mencatat perolehan pengumpulan zakat fitra Idul fitri 1445 Hijriyah tahun 2025 masehi, menurun dibanding tahun sebelumnya yang capai Rp. 38. 004.680.000.
Baznas Ciamis mencatat pengumpulan Zakat Fitra 2025, untuk beras sebanyak 1.681.120 Kg, sedang pengumpulan dalam bentuk uang sebanyak Rp. 10.699.950.000.
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mencatat masih terdapat 23 ribu penerima manfaat yang belum terealisasikan.
BERITA11/04/2025 | pewarta.id
Tahun 2025 Baznas Ciamis Catat Kenaikan Muzaki sebesar 12 Persen
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis, melaporkan tentang perolehan pengumpulan zakat fitrah Idulfitri 1446 Hijriah atau tahun 2025 ini yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu pencapaiannya sekitar Rp38 miliar, kini menjadi Rp35,9 miliar.
Namun demikian Baznas Ciamis mengaku, meski ada penurunan nilai nominal uang dalam zakat fitrah, namun dalam hitungan muzaki atau orang wajib bayar zakat, tercatat ada kenaikan sebanyak 12 persen, atau dari 9.711 Muzakki, di tahun 2025 ini mencapai 11.035 muzaki.
Dari total perolehan zakat fitrah tahun 2025 tersebut, Baznas Ciamis merinci, dalam bentuk beras tercatat 1.681.120 kilogram, atau jika dikonversikan dalam bentuk uang senilai kurang lebih Rp25 miliar sedangkan zakat fitrah bentuk uang senilai Rp10,6 milar.
Berbeda dengan zakat fitrah yang mengalami penurunan, untuk Infak Ramadan sendiri, diakui Lili, di tahun 2025 sedikit meningkat dari tahun 2024 yang mendapatkan Rp2.304.676.500, kini menjadi Rp2.373.921.500.
Untuk program rutilahu sendiri, pihaknya telah mengusulkan besaran nominal uang bagi penerima manfaat sebesar Rp15 juta.
Namun atas pertimbangan Baznas Provinsi Jabar dan Gubernur Jabar, tetap konsisten dengan nominal Rp10 juta. Pasalnya, akan semakin mengurangi jumlah penerima manfaat.
BERITA11/04/2025 | kabarpriangan.com
Posko Mudik BAZNAS Ciamis Diserbu Para Pemudik
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menghadirkan Pos Siaga Mudik untuk membantu para pemudik selama perjalanan ke kampung halaman. Tahun ini, BAZNAS menyiapkan 40 titik pos mudik yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia.
Posko Mudik BAZNAS 2025 tersebar di berbagai wilayah di Indonesia yakni di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.
Pelepasan Tim Siaga Pos Mudik BAZNAS 2025 berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Matraman, Jakarta, Jumat (21/3). Hadir Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, beserta jajaran.
Noor Achmad, menyampaikan, pos siaga mudik ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat, khususnya para pemudik. Pos ini tidak hanya bertujuan untuk membantu kelancaran perjalanan pemudik tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang mungkin terjadi dalam kondisi darurat. “Kami ingin memberikan dukungan bagi para pemudik agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman. Pemudik adalah Ibnu Sabil, mereka yang dalam perjalanan pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga. Perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung, tetapi juga memiliki nilai ibadah,” ujar KH. Noor.
K.H. Noor Achmad menyebutkan, sebanyak 300 personel , mulai dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Rumah Sehat BAZNAS (RSB), dan relawan diterjunkan untuk melayani pemudik di berbagai titik strategis mulai 26 Maret hingga 7 April 2025, mencakup arus mudik dan arus balik. “Personel yang terlibat terdiri dari 40 tenaga kesehatan, 8 tim kemanusiaan, serta 252 personel dari BAZNAS Tanggap Bencana dan relawan,” jelas KH. Noor.
BAZNAS juga menyiapkan 14 mobil BTB baru hasil kerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai daerah. Mobil ini mendukung optimalisasi pelayanan kemanusiaan di 14 provinsi. “Pos Siaga Mudik BAZNAS menyediakan berbagai layanan, seperti tempat istirahat, dapur air, takjil gratis, fasilitas pengisian daya (charger), pijat gratis, serta tambal ban. Di beberapa titik, BAZNAS juga menyediakan bensin gratis bagi para mustahik. Sementara untuk posko layanan terpadu yang lengkap, kita juga menyiapkan diantaranya tempat beristirahat atau ruang laktasi dan ruang ramah anak,” ungkapnya.
Selain layanan kesehatan dan informasi, kata KH. Noor, BAZNAS juga menyediakan fasilitas pembayaran zakat di pos-pos mudik bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban berzakat.
Sementara itu di Kabupaten Ciamis, berdasarkan pantauan japos.co, Badan Tanggap Bencana (BTB) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis mendirikan Posko Mudik Lebaran 2025 di lokasi strategis, tepatnya di sebelah Masjid Algani, Jalan Jenderal Sudirman No. 346, Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Posko ini resmi beroperasi mulai Senin, (24/3), dan melayani para pemudik selama periode arus mudik dan balik.
Komandan BTB Baznas Ciamis, Yudhi Riyadi, S.H. menjelaskan bahwa pendirian posko mudik ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Ciamis. “Kami mendirikan Posko Mudik ini untuk memberikan bantuan dan layanan kepada para pemudik yang melakukan perjalanan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,” jelasnya.
Posko Mudik Lebaran Baznas Ciamis ini menyediakan berbagai fasilitas lengkap untuk kenyamanan dan keselamatan pemudik, antara lain tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik untuk melepas lelah setelah perjalanan jauh. Layanan Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pertolongan pertama bagi pemudik yang membutuhkan, penyediaan takjil gratis bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa, layanan tambal ban gratis untuk membantu pemudik yang mengalami masalah dengan kendaraannya serta fasilitas lainnya seperti informasi jalur mudik, peta dan bantuan lainnya yang dibutuhkan pemudik.
Posko Mudik Lebaran Baznas Ciamis ini beroperasi selama 10 hari, yaitu H-5 hingga H+5 Lebaran 2025. “Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik dan balik Lebaran,. Dengan adanya Posko Mudik Lebaran Baznas Ciamis ini, diharapkan para pemudik dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan, serta dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan lancar, “ jelas Yudhi.
Setiap hari, posko ini dijaga oleh empat personel yang siap melayani para pemudik yang membutuhkan bantuan. “Kami memastikan bahwa baik posko mudik maupun balik akan selalu standby dengan empat personel setiap harinya untuk melayani kebutuhan para pemudik,” pungkasnya.
BERITA11/04/2025 | japos.co
Infak Idul Fitri Capai Rp2,3 Miliar Untuk Apa?
BAZNAS CIAMIS,- Bersamaan dengan kewajiban ummat islam membayar zakat fitrah, Pemkab Ciamis mengimbau masyarakat juga membayar infak idul fitri yang ‘ditentukan’ nilainya Rp2.500 per orang, hasilnya BAZNAS Kabupaten Ciamis mencatat infak dimusim Indul Fitri 1446 H/2025 terkumpul Rp 2.373.921.500,- untuk apa infak tersebut?
Menjawab hal itu, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis, Kikin Muttaqin mengakui, pengumpulan infak dilakukan melalui Tempat Pengumpul Zakat (TPZ) di masjid terdekat dengan perhitungan 20 prosen untuk TPZ, 20% untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan dan 20% UPZ Kecamatan, sementara sisanya ke kabupaten sebanyak 40% yang gunakan untuk Rutilahu.
Ditegaskan Kikin, infak tersebut diperuntukan kegiatan keagamaan di wilayah masing-masing, TPZ dan UPZ setempat.
Dicontohkan, di TPZ bukan untuk panitia pengumpul zakat atau pengurus masjid, tetapi masuk di kas masjid yang dipergunakan untuk kegiatan keagamaan di masjid tersebut, begitu juga di desa atau keluarahan, itu untuk UPZ dan dikeluarkan untuk kegiatan keagamaan di wilayahnya.
Diakuinya, berdasarkan data BPS tahun 2024 angka kemiskinan di Kabupaten Ciamis dari total 1,29 juta penduduk tercatat 7,3% miksin, dari angka tersebut BAZNAS ikut andil menuntaskan 1%-nya.
Diakuinya, BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam mengelola zakat dan infak memiliki target ikut andil dalam menurunkan angka kesmiskinan sesuai hasil data Badan Pusat Statistik (BPS) minimalnya satu prosen.
BERITA10/04/2025 | ciamiszone.id
Target Baznas Ciamis Turunkan 1 % Angka Kemiskinan Daerah
BAZNAS CIAMIS,- Penyaluran dana zakat dan infak di Baznas Ciamis tidak hanya untuk bantuan bersifat konsumtif, namun juga produktif.
Melalui program saluran Bantuan Modal Usaha Kecil ( BMUK ) Baznas Ciamis menargetkan, daoat berkontribusi sebanyak satu persen menurunkan angka kemiskinan daerah dengan data versi BPS (Badan Pusat Statistik).
Sekretaris Baznas Ciamis Kikin Muttaqin menyebut memang target kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan tersebut belum tercapai, paling tidak ada 500-san lebih terkontrobusi BUMK dan taraf hidupna meningkat.
Kikin juga menyebut penerimaan infak Idulfitri tahun ini ada peningkatan sebesar Rp70 jutaan. Tahun ini pengumpulan infak Idulfitri sebesar Rp2500 perjiwa, mencapai Rp 2.373.921.500.-
Dana tersebut nanti oleh desa bisa digunakan untuk kegiatan – kegaitan keagamaan di sana, seperti perayaan hari besar, Porsadin, dan kegiatan keagamaan lainnya.
Pada Idulfitri tahun ini, 88,45 % penduduk asli berzakat di UPZ setempat.
BERITA09/04/2025 | sakata.id
Baznas Ciamis Dirikan Pos Mudik, Sediakan Berbagai Fasilitas Gratis
BAZNAS CIAMIS,- Menjelang libur lebaran 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis mendirikan Pos Mudik dengan berbagai layanan gratis bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Ciamis.
Posko mudik tersebut berlokasi di Halaman Masjid Al Ghani tepatnya di Jalan Jend. Sudirman No. 346, Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis.
Berbagai fasilitas gratis dapat di manfaatkan oleh pemudik seperti tempat istirahat, pengisian daya (charger), tambal ban, dapur air, pijat gratis dan takjil gratis.
Ketua BAZNAS Tanggap Bencana, Yudhi, menyampaikan bahwa keberadaan Pos Mudik BAZNAS ini bertujuan untuk membantu pemudik agar bisa beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan mereka.
Selain memberikan kenyamanan bagi para pemudik, ia menyampaikan inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya Baznas Ciamis dalam menebar keberkahan di bulan Ramadan.
Posko ini mendapat respons positif dari para pemudik yang merasa terbantu dengan fasilitas yang tersedia.
Seperti halnya Ahmad, salah satu pemudik dari Bekasi dirinya sangat berterima kasih sekali kepada Baznas Ciamis sudah memberikan fasilitas gratis yang nyaman untuk beristirahat.
BERITA28/03/2025 | galuhnews.com
Posko Mudik Lebaran Baznas Ciamis Sediakan Fasilitas 24 Jam untuk Pemudik
BAZNAS CIAMIS,- Dalam rangka memberikan pelayanan kepada para pemudik Lebaran, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis mendirikan Posko Mudik Lebaran di halaman Masjid Al Gani yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 346, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis.
Kepala Pelaksana Baznas Ciamis, Amas Tamsis, menjelaskan bahwa pendirian posko mudik ini bertujuan untuk memfasilitasi pemudik yang tengah dalam perjalanan pulang kampung untuk bersilaturahmi.
Ketua Pelaksana BAZNAS Ciamis, Amas menambahkan, dengan adanya posko ini, Baznas Ciamis ingin memberikan nilai tambah bagi masyarakat, agar mereka dapat merasakan manfaat dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan oleh Baznas.
Posko Mudik Lebaran ini buka 24 jam dan menyediakan berbagai fasilitas, seperti takjil gratis untuk berbuka puasa, air minum, kopi, serta tempat untuk beristirahat dan salat.
Pemudik juga dapat memanfaatkan layanan pengecasan ponsel dan obat-obatan P3K. Jika ada masalah dengan kendaraan, seperti ban bocor, Baznas juga menyediakan bantuan perbaikan.
Amas menambahkan bahwa selain di posko mudik, Baznas juga berencana mendirikan posko di rest area Cijeungjing untuk mendukung arus balik pemudik.
Baznas Ciamis juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
Dengan adanya posko mudik ini, diharapkan para pemudik dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan dalam perjalanan menuju kampung halaman, serta kembali dengan selamat ke tempat tinggal masing-masing.
30 orang personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) akan bertugas secara bergilir di posko ini.
BERITA28/03/2025 | asajabar.com
Direktur Pendistribusian Baznas RI Kunjungi Posko Mudik Ciamis Pantau Layanan untuk Pemudik
BAZNAS CIAMIS,- Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, Md, NLP, melakukan kunjungan ke Posko Mudik Baznas Ciamis yang berlokasi di area parkir Masjid Al Ghani, Desa Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Jumat (28/03/2025).
ini bertujuan untuk melihat langsung bagaimana pelayanan yang diberikan kepada pemudik yang singgah di posko tersebut.
Ahmad Fikri menegaskan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran.
Ia sengaja datang ke Posko Mudik Baznas Ciamis ini untuk memastikan bagaimana layanan yang telah disiapkan bagi para pemudik.
Menurutnya, hasil dari pemantauan ini akan dijadikan masukan penting dalam penyelenggaraan posko mudik dan balik yang dikelola oleh Baznas.
Agar, lanjut Ahmad Fikri, kedepan pelayanan di posko lebih optimal dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Ahmad juga menuturkan, sebelum tiba di Ciamis, ia telah mengunjungi Posko Mudik Baznas di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya.
Selanjutnya, ia akan melanjutkan kunjungan hingga ke Semarang dan Yogyakarta.
Pada kesempatan itu, Ahmad mengaku ingin memastikan semua posko benar-benar memberikan manfaat bagi para pemudik.
Fenomena mudik dan balik setiap Hari Raya Idul Fitri adalah bagian dari tradisi masyarakat Indonesia, dan Baznas RI sangat peduli dengan kebutuhan para pemudik.
Ketua Baznas Ciamis, Drs. Lili Miftah, MBA, melalui Person In Charge (PIC) Posko Mudik dan Balik Baznas Ciamis 2025, Yudhi Riyadi, S.H, menjelaskan, Posko Mudik Baznas telah resmi beroperasi sejak Rabu, 26 Maret 2025, dan akan berlangsung hingga 30 Maret 2025.
Posko ini tidak hanya menyediakan tempat istirahat bagi pemudik, tetapi juga berbagai layanan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Seperti takzil, layanan pengisian daya ponsel (charger) gratis, akses WiFi gratis, tambal ban gratis, hingga layanan kesehatan berbasis terapi bekam.
Selain itu, Posko Mudik Baznas Ciamis juga membuka layanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat fitrah, infak, serta sedekah secara langsung di lokasi.
Tidak hanya mendirikan Posko Mudik, Baznas Ciamis juga akan mengoperasikan Posko Balik yang diperuntukkan bagi pemudik yang kembali ke kota asal setelah perayaan Idul Fitri.
Posko Balik ini akan berlokasi di Desa Pamalayan dan beroperasi mulai 3 April hingga 7 April 2025.
Yudhi menjelaskan, fasilitas dan layanan yang disediakan di Posko Balik akan sama dengan yang ada di Posko Mudik.
Setiap hari, posko ini akan dijaga oleh empat personel yang siap melayani para pemudik yang membutuhkan bantuan.
BERITA28/03/2025 | reportasee.com
Baznas Ciamis Perkuat Layanan Pemudik dan Optimalisasi Infak untuk Sosial
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis berperan akif dalam mendukung pemudik dengan mendirikan posko pelayanan di Masjid Al-Gani, Jalan Jenderal Soedirman.
Posko ini menjadi bagian dari program sosial yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam perjalalan mudik, terutama dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah.
Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Ciamis, Yudhi Riadi, menjelaskan bahwa posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembayaran zakat tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang.
Posko ini beroperasi dari 26 hingga 30 Maret 2025, tepat sebelum Idulfitri.
Selain posko mudik, BAZNAS Ciamis juga menyiapkan posko balik yang akan beroperasi mulai 3 April 2025 di Masjid At-Thohaeroh, Pamalayan.
Lokasi ini dipilih untuk menyesuaikan dengan arus pemudik yang kembali ke tempat asal.
Disisi lain optimalisasi infak sosial, BAZNAS Ciamias tidak mengelola zakat fitrah secara langsung melainkan bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat di tingkat desa dan kecamatan.
Sementara itu, pengalokasian dana infak dan sedekah yang terkumpul untuk berbagai program sosial.
Setiap infak yang tersalurkan terbagi ke beberapa pos: Rp500 untuk UPZ masjid setempat, Rp500 untuk UPZ desa, dan Rp500 untuk UPZ kecamtan.
Sisa dana sebesar Rp1.000 kembali ke desa dalam bentuk program sosial, salah satunya Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Program RLHB ini menjadi salah satu prioritas BAZNAS Ciamis dalam menyalurkan dana infak dan sedekah.
BERITA28/03/2025 | diksinasinews.co.id
BAZNAS Ciamis Melalui UPZ Desa Laksanakan Kegiatan Santunan Ramadhan
BAZNAS CIAMIS,- Unit Pengumpul Zakat ( UPZ ) Bojongmengger bersama Pemerintah Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis akan gelar kegiatan santunan ramadhan berupa paket sembako.(25/03/2025).Jawabarat
Ojat Suryana selaku ketua UPZ Baznas Desa Bojongmengger menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini BAZNAS melalui UPZ desa telah banyak membantu warga masyarakat Desa Bojongmengger, dirinya menjelaskan mulai dari kegiatan sosial kepada masyarakat dalam bantuan bidang kesehatan sampai dengan bantuan Rehabilitasi Rutilahu.
Penyaluran santunan yang akan di gelar pada hari Rabu, ( 26/03/2025 ). Terdiri dari 130paket sembako yang akan di salurkan dalam acara Santunan Ramadhan di tujukan untuk para imam tajuk, guru ngaji, serta para kolektor pengumpul infaq sebagai bentuk apresiasi penghargaan perjuanganya.
Ketua UPZ Desa Bojongmengger mempunyai harapan kepada imam tajuk, guru ngaji, terutama kolektor infaq yang ada di Desa Bojongmengger untuk terus meningkatkan semangat juangnya.
BERITA26/03/2025 | Peristiwajabar.co.id
Operator UPZ se-Kabupaten Ciamis Ikuti Bimtek SIAP ZIS
BAZNAS CIAMIS,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (SIAP ZIS) serta Laporan Zakat Fitrah tahun 2025.
Acara ini berlangsung di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Ciamis, selama 5 hari dari 22 sampai 26 Februari 2025 dan diikuti oleh seluruh Operator Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UPZ di setiap eks-kewadanan, seperti Banjarsari, Lakbok, Purwadadi, Pamarican, dan Banjaranyar.
Ketua Baznas Ciamis, Lili Miftah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh UPZ mengenai tata cara penggunaan aplikasi SIAP ZIS.
Dengan adanya aplikasi SIAP ZIS, diharapkan sistem pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis semakin modern dan efisien, serta dapat meningkatkan akuntabilitas dalam pendistribusian dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ia menjelaskan bahwa Baznas Ciamis mencatat pengumpulan zakat pada tahun 2024 mencapai Rp24 miliar, dan untuk tahun ini Baznas mentargetkan peningkatan hingga Rp25 miliar.
Ketua Baznas Ciamis, Lili Miftah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh UPZ mengenai tata cara penggunaan aplikasi SIAP ZIS.
BERITA25/02/2025 | galuhnews.com

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ciamis.
Lihat Daftar Rekening →